Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kesehatan

Jangan Langgar Prioritas Vaksinasi, Bisa Terjerat Hukum

dr Reisa Brotoasmoro, Juru Bicara Pemerintah. (Foto: Satgas Penanganan Covid-19)

Jakarta – Vaksinasi Covid-19 di Indonesia berlangsung secara bertahap. Pada tahap pertama memang diprioritaskan bagi tenaga kesehatan. Sehingga masyarakat umum diminta bersabar menunggu giliran divaksin. Pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan cara-cara melanggar hukum demi mendapat vaksin.

“Bagi kelompok masyarakat lainnya kami mohon agar bersabar untuk menunggu giliran untuk divaksinasi. Saat ini kita fokus kepada tenaga kesehatan, yang dilanjutkan petugas pelayan publik karena pelayanan mereka sangat kita butuhkan dan kita ingin mereka dalam kondisi sehat dan prima serta terlindungi risiko fatal COVID-19,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro, dalam konferensi pers yang disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (8/2).

Baca Juga ----------------------------

Raisa menyebut ada sanksi hukum yang dikenakan bagi masyarakat yang melanggar prioritas vaksin Covid-19.

“Jangan sampai melakukan perbuatan melanggar hukum untuk mendapatkan prioritas vaksinasi yang tidak sesuai dengan haknya, sanksi hukumnya tentu akan ada,” kata Reisa.

Ia juga memastikan semua warga akan divaksin, namun harus menunggu waktu yang telah ditentukan pemerintah .

“Tenang, pemerintah akan menyiapkan lebih dari 400 juta dosis untuk menjamin semua warga negara dapat divaksin dan menerima hak mereka, ini hanya tinggal menunggu waktu, giliran,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, program vaksinasi juga harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehan, agar upaya memutus penularan Covid-19 bisa berjalan maksimal.

“Disiplin dalam memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan baik dan benar. Ini yang akan memutus penularan. Hindarilah kerumunan, tetap di rumah saja dan ikuti protokol kesehatan kapan pun dan dimana pun,” ungkapnya. (stp/dtk/anw)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu menjadi desa kedua yang dinobatkan sebagai Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar) oleh Polres Batu. Sebelumnya di...

Malang Raya

Malang Post – Kuota penerimaan calon aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bertambah. Hal ini setidaknya menjadi sedikit angin segar...

headline

Malang-Post – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, memberikan apresiasi kepada tujuh fakultas atas terobosan, inovasi dan prestasi yang dicapai. Karena kerja keras yang dilakukan di...

Malang Raya

Malang-Post – Rencana sekolah tatap muka masih menuai pro kontra. Khususnya bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pengamat pendidikan menyarankan, pembelajaran berlangsung offline alias...

Malang Raya

Malang-Post – Seorang tukang jahit, M (50), asal Desa Pesanggrahan, Kota Batu, digelandang Satreskrim Polres Batu, diduga melakukan pelecehan seksual pada sejumlah anak-anak usia...

Malang Raya

Malang Post – AKBP Budi Hermanto resmi menjabat Kapolresta Malang Kota menggantikan Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata Permata. Prosesi penyambutan pejabat baru ini, dilakukan...

Malang Raya

Malang Post – Pemerintah Desa (Pemdes) Sengguruh berkomitmen menjadikan wilayahnya bebas dari penyalahgunaan narkoba. Diwujudkan dengan peresmian Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar) Desa Sengguruh. ...

Malang Raya

Malang Post – Mencegah penyakit atau gangguan kesehatan akibat lingkungan kontinyu dilakukan Dinkes Kota Malang. Melalui upaya preventif, promotif dan kuratif. Agar penyakit akibat...