Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Heboh Pasar Muamalah Depok, Kiai Ma’ruf Bilang Begini

Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto : Ig@kyai_marufamin)

Jakarta – Kemunculan Pasar Muamalah di Jl Tanah Baru, Beji, Kota Depok, yang beroperasi sejak 2014 lalu,  ditanggapi Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Menurut Kiai Ma’ruf, praktik Pasar Muamalah tersebut  tidak sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

“Ini berbeda sekali antara keinginan untuk menerapkan ekonomi dan keuangan syariah dengan cara-cara di luar aturan yang ada,” ujar Kiai Ma’ruf Kamis (4/2), mengutip Antara.

Baca Juga ----------------------------

Wapres juga menjelaskan,  praktik Pasar Muamalah yang disebut meniru tradisi jual beli di zaman Rasulullah SAW, boleh saja dilakukan, asal sesuai dengan koridor regulasi ekonomi syariah yang berlaku di Indonesia. Mengingat Indonesia telah memiliki regulasi dan lembaga keuangan berbasis syariah yang telah mengakomodasi kegiatan ekonomi sesuai dengan sistem keuangan nasional.

“Sistem keuangan di negara kita kan ada aturannya, bagaimana transaksi itu diatur, ada ketentuannya tentang keuangan dan ekonomi. Termasuk sekarang perkembangan ekonomi dan keuangan syariah, itu berdasarkan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang ada dan sudah ditetapkan peraturan pelaksanaannya,” jelasnya.

Wapres juga menyoroti penggunaan  uang dinar dan dirham yang diterapkan di Pasar Muamalah Depok,.

“Penggunaan uang emas atau dirham itu tidak sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada di negara kita,” tegas Wapres.

Sebelumnya, kemunculan Pasar Muamalah di Depok menjadi perbincangan masyarakat, karena bertransaksi dengan dinar dan dirham. Polisi kemudian  menetapkan pendiri Pasar Muamalah Zaim Saidi sebagai tersangka atas pasal 9 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana dan pasal 33 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, dengan ancaman hukuman satu tahun penjara dan denda Rp200 juta.

Zaim menentukan harga beli koin dinar dan dirham sesuai dengan harga yang berlaku di PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, dengan ditambahkan 2,5 persen sebagai keuntungan. Dinar yang digunakan dalam transaksi di Pasar tersebut berupa koin emas seberat 4,25 gram dan emas 22 karat, sedangkan dirham yang dipakai berupa koin perak murni seberat 2,975 gram.

Diketahui pasar tersebut digunakan sebagai kegiatan perdagangan atau bazar sejak tahun 2014. Pasar tersebut dilaksanakan dua minggu sekali pada pukul 10.00 WIB sampai 12.00 WIB. (ant/cnn/anw)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

News

AMEG – Berbagai cara dipilih pelaku wisata untuk menarik minat masyarakat di tengah pandemi dan larangan mudik, mulai promosi, mengoptimalkan zona aglomerasi, hingga penurunan...

Ekobis

AMEG – Malang Raya patut bersyukur, karena secara zona Covid-19 masih lebih aman di banding wilayah sekitarnya. Optimisme itu disampaikan Sekretaris Prodi Doktor Ilmu...

News

AMEG – Anggota PHRI yang juga General Manajer Hotel Aston Inn Batu, Didik Rocki Wahyono SS, memastikan, tingkat hunian hotel di Kota Batu mengalami...

Ekobis

AMEG – Sekretaris Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Merdeka Malang, Dr Bambang Supriadi SE MM, berpendapat, pengelola tempat wisata dan hotel harus mencoba...

Ekobis

AMEG – Untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan, The 101 Malang OJ mengelar costumer gathering. Dengan mengundang perwakilan klien yang selama ini setia menjadi tamu hotel....

Nasional

AMEG-Kapal VLCC Pertamina Pride telah diresmikan di Teluk Semangka, Lampung pada 15 April 2021. Ini semakin menegaskan bahwa Pertamina International Shipping (PIS) siap menjadi...

Nasional

Whistleblower from Depok, Sandi Butar Butar, tambah moncer. Kasusnya direspons Men PAN-RB Tjahjo Kumolo, Kemendagri, Kejaksaan Negeri Depok, dan Polres Depok. Sebelumnya, Lembaga Perlindungan...

News

Batu – Pandemi sepanjang tahun 2020 bukan penghalang bagi Perumdam Among Tirto Kota Batu. Terbukti mengalami kenaikan laba 40 persen, senilai Rp 2,1 miliar....