News

Liga 1 Diusulkan Main di Kaltim

DI KALTIM: Arema FC saat bertanding di ajang Piala Gubernur Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu. Untuk musim 2021 mendatang, ada usul digelar di Kaltim dengan sistem bubble. (Foto: istimewa)

Malang – Perusahaan olahraga Nine Sport mengusulkan, agar Liga 1 2021 digelar dengan sistem bubble. CEO Nine Sport, Arif Putra Wicaksono mengusulkan, Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi lokasi penyelenggara kompetisi sepak bola tersebut.

Arif yang berpengalaman selaku promotor event olahraga, menawarkan sistem bubble, setelah melihat sukses beberapa event olahraga besar.

Sistem itu digunakan di kompetisi bola basket Amerika Serikat (NBA) dan kompetisi sepak bola Amerika Serikat (MLS). Hingga tiga ajang bulu tangkis di Thailand yang baru berakhir pada pekan kemarin. 

‘’Melihat kondisi dunia dan maraknya inovasi yang terjadi di negara maju, saya sebagai pelaku bisnis sepakbola, tergerak untuk ikut berpikir dan mencoba mengusulkan sebuah konsep. Yang sekiranya layak untuk digunakan di Indonesia,’’ kata Arif seperti dilansir dari Tempo.

Dalam sistem bubble itu, setiap tim nantinya akan menjalani isolasi ketat. Mereka tak akan diperbolehkan keluar dari kawasan yang telah ditentukan. Agar terhindar terjangkit Covid-19. Selain itu area pertandingan juga akan dipastikan steril. 

Mantan calon Ketua Umum PSSI pada Munas 2019 itu menilai, Kalimantan Timur 

layak dipertimbangkan. Karena memiliki tiga stadion sepakbola yang sudah bertaraf internasional. Yakni Stadion Palaran, Aji Imbut dan Batakan.

Untuk Stadion Palaran, kondisinya saat ini hanya perlu dipoles lagi. Karena sudah lama tak digunakan. Menurut dia, memusatkan pertandingan di Kaltim, akan memudahkan kerja kepolisian dalam pengawalan terhadap kemungkinan datangnya suporter.  Pasalnya hanya ada dua klub asal Kalimantan yang berlaga di Liga 1. Yakni Borneo FC dari Samarinda dan Barito Barito Putera dari Banjarmasin. 

‘’Crowd control dengan cara melihat; demografik dan geografik, Kaltim memiliki jumlah penduduk jauh lebih sedikit dibanding Jawa. Juga dengan animo sepakbola yang berbeda. Jarak antara pulau Jawa ke Kaltim, akan mempersulit jangkauan para pecinta sepakbola dari pulau Jawa, guna menghindari kerumunan berlebih,’’ ungkap dia.

Meskipun demikian, dia menilai Kaltim tak cocok, jika dijadikan tempat untuk menyelenggarakan ajang Liga 2. Pasalnya, terdapat setidaknya empat kontestan Liga 2 dari Kalimantan. Seperti Mitra Kukar, Kalteng Putra, Persiba Balikpapan dan Martapura FC.

‘’Kaltim ini sangat layak untuk dipromosikan sebagai daerah percontohan bebas Covid-19 seperti New Zealand. Yang mampu menjadi lokasi prioritas vaksin dan perketat perbatasan,’’ kata dia menjelaskan tawarannya perihal konsep pertandingan Liga 1 Musim 2021.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru sebelumnya telah menggulirkan wacana kompetisi Liga 1 2021. Kompetisi itu disebut sebagai pengganti Liga 1 2020, yang telah dipastikan dihentikan. 

Liga 1 2020 sendiri akhirnya terpaksa dihentikan, setelah tak kunjung mendapatkan izin dari aparat kepolisian untuk bergulir kembali.

PSSI dan PT LIB sebelumnya telah tiga kali mengundur jadwal bergulir kembalinya kompetisi sepak bola tertinggi di tanah air itu. (act/rdt)

Click to comment

You May Also Like

Pendidikan

AMEG – Di tengah pandemi Covid-19, tak sedikit yang punya hobi baru, salah satunya adalah berkebun. Sepertihalnya warga Desa Kedungpedaringan, Kepanjen, […]

Malang Raya

AMEG – Selain bertujuan menekan angka persebaran Covid-19, larangan mudik juga berhasil menekan volume sampah di Kota Batu, karena mobilitas […]

headline

AMEG – Pondok Pesantren Nusantara di Dusun Sumbergesing RT06/RW06, Desa/Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Senin (17/5/21) siang, terbakar. Sekitar pukul 11.00 […]

Malang Raya

AMEG – Wawali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, langsung menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Senin […]

Malang Raya

AMEG – Pemkot Batu melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu pada tahun 2021 ini akan melakukan pembenahan 160 Rumah Tidak Layak […]

headline

AMEG – Peraturan peniadaan mudik sudah diujung tanduk. Peraturan tersebut akan berakhir pada 17 Mei pukul 23.59. Setelah tahap peniadaan mudik […]

Malang Raya

AMEG – Hari terakhir pemberlakuan kebijakan larangan mudik, Senin (17/5/2021) sejumlah ruas jalan di Malang Raya sudah mulai dipadati kendaraan. […]

headline

AMEG – Layanan pemeriksaan Rapid Test Antigen dan GeNose C19 di Stasiun Malang dipindahkan ke lokasi baru yang berada di sisi […]

Dahlan Iskan

Akhirnya polisi sepakat dengan Tesla: kecelakaan itu tidak ada hubungannya dengan autopilot. Itu berarti, polisi Texas harus meralat keterangan awalnya. Yang […]

Olahraga

AMEG – Rencana kompetisi Liga 1 2021, yang akan bergulir Juli mendatang, kini mulai ramai menjadi perbincangan. Sebab ada beberapa […]

Copyright © 2020 Malang Post I All rights reserved.

Exit mobile version