Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Tiga Tetap Setia

SETIA: Pemain Arema saat selebrasi usai mencetak gol. Kostum yang mereka gunakan dengan sponsor di depan, Indomie, tetap akan memberikan support kepada Arema, di musim 2021 mendatang. (DI’s Way Malang Post)

Malang – Manajemen Arema FC mulai bisa menarik nafas panjang. Jelang menghadapi penyelenggaraan kompetisi musim baru, Liga 1 2021/2022. Yang diproyeksikan digelar dalam bulan Maret 2021.

Di saat seluruh klub tengah dihimpit kendala finansial pasca Liga 1 2020, yang hanya sempat berlangsung tiga pekan laga kemudian dibubarkan (20/01), justru tiga sponsor lamanya pastikan tetap bertahan.

Tiga dari total enam sponsor utama tim Singo Edan musim 2020, yaitu Indomie (PT Indofood Sukses Makmur), Kratingdaeng dan MS Glow For Men. Memutuskan tetap menggandeng Arema pada Liga 1 2021/2022 mendatang.

Sedangkan tiga sponsorship lainnya, belum menentukan sikapnya. Yaitu Joseph Refo Investment Inc, Rhinoflex (Rhino Indonesia) dan satu-satunya sponsor khusus jersey latihan tim, Bola88.fun

‘’Alhamdulillah untuk persiapan tim menghadapi kompetisi Liga 1 2021/2022, yang kick off masih belum kami ketahui, ada tiga sponsor utama tim musim 2020, yang telah memastikan diri. Bersama tim atau menjalin kerjasama dengan Arema.’’

‘’Mereka adalah Indomie, Kratingdaeng dan MS Glow For Men. Tentu saja kami sangat berterimakasih dan bersyukur. Mereka para sponsor, tetap setia bertahan bersama Arema musim depan,’’ tegas Manajer Bisnis dan Marketing Arema, Yusrinal Fitriandi.

Indomie sendiri, genap empat musim menjadi sponsor tim Singo Edan. Sejak pertamakali menjalin kerjasama pada Liga 1 2018. Termasuk Piala Presiden 2018. Sedangkan Kratingdaeng dan MS Glow For Men, menjadi bagian dari Arema sejak kerjasama pertama kali, awal Liga 1 2020 lalu.

‘’Namun kami belum ada pembicaraan, terkait berapa nilai nomial masing-masing dari ketiga sponsor tersebut. Baik Indomie, Kratingdaeng maupun MS Glow For Men. Ternmasuk berapa lama durasi kerjasama.’’

‘’Kami tetap optimis sebelum kompetisi Liga 1 2021/2022 digelar, Inshaallah sponsor utama sudah deal semua. Termasuk sponsor lainnya. Di luar sponsor utama, Arema juga memproyeksikan pemasukkan dari pemasangan iklan-iklan insidentil laga home di E-board Electric di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen,’’ imbuh Yusrinal Fitriandi .

Pasca rilis hasil rapat Exco PSSI (executive committee) tanggal  20 Januari 2021, yang memutuskan membatalkan lanjutan kompetisi Liga 1 2020, manajemen Arema harus jatuh bangun meyakinkan para spsonsor-nya. Agar tetap bertahan bersama tim musim depan. Terlebih  kompetisi Liga 1 2021/2022, berpeluang tetap dalam kondisi force majeur pandemi virus corona (Covid-19). Alias bisa digelar tapi tanpa kehadiran penonton atau tertutup. (act/rdt)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Ekobis

AMEG – Adanya larangan mudik, benar-benar membuat sektor UMKM tercekik. Padahal di momen Idul Fitri seperti saat ini, merupakan saat […]

headline

AMEG – Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji menegaskan, kegiatan open house atau halal bihalal di lingkungan masyarakat umum, tidak […]

Ekobis

AMEG – Berdasarkan rilis inflasi BPS pada tanggal 3 Mei 2021, inflasi Kota Malang tercatat sebesar 0,10% (mtm) dengan Indeks […]

Malang Raya

AMEG – Rabu (5/5/2021) sore, Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 4 Koramil 0833/03 Blimbing Cabang XL Kodim 0833/Kota Malang bagi-bagi […]

Kesehatan

AMEG – Kota Batu kembali digerojog vaksin Covid-19. Jika sebelumnya vaksin Sinovac buatan Tiongkok, kali ini vaksin Astrazeneca buatan Inggris. […]

headline

AMEG – Pemkot Batu wanti-wanti kepada seluruh ASN agar tidak menggelar open house pada Idul Fitri kali ini. Di sisa […]

Malang Raya

AMEG – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, antara […]

Ekobis

AMEG – Omzet penjualan eceran di Malang Raya pada April 2021 menunjukkan pertumbuhan positif. Hal itu sesuai hasil survei Survei […]

Pendidikan

AMEG – Pribahasa “Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya” atau “Sedikit demi sediki lama-lama menjadi bukit” identik dengan aktivitas menabung. […]

%d bloggers like this: