Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Jam Malam 19.00, Kasihan PKL

Dewanti Rumpoko, Wali Kota Batu (Foto: Humas Pemkot Batu)

Batu – Walikota Batu, Dewanti Rumpoko, berusaha menyelamatkan dan membangkitkan perekonomian di saat pandemi Covid-19. Terutama ketika masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

Apalagi, informasinya PPKM akan diperpanjang karena kasus penyebaran Covid-19 belum juga mereda. Sejatinya PPKM I akan berakhir pada 25 Januari 2021. Setelah adanya perpanjangan, maka penerapan PPKM secara otomatis ditambah lagi selama dua minggu setelah 25 Januari. Sesuai perhitungan, PPKM II akan selesai tanggal 8 Februari 2021.  

Baca Juga ----------------------------

Dewanti mengaku hingga saat ini masih belum mendapat informasi apakah PPKM di Kota Batu akan diperpanjang atau tidak. Dewanti mengetahui rencana perpanjangan PPKM ini dari media. 

“Jika nanti informasi itu sudah benar-benar ada, dan secara resmi diberitahukan ke kami, maka saya juga akan langsung menginformasikan dan melakukan tinda lanjut,” ujar Dewanti kepada Di’s Way Malang Post, Kamis (21/1). 

Dewanti mengatakan, dengan adanya penerapan PPKM ini memang dampaknya sudah mulai terasa terhadap laju penularan virus Covid-19. Namun, dengan adanya PPKM ini, dampak secara ekonomi juga sangat terasa. Terutama dengan adanya pembatasan jam malam yang diberlakukan.

Karena itu, ketika diajak rapat nanti terkait perpanjangan PPKM oleh pemrov, dia akan usul agar ada penambahan pemberlakuan jam malam. “Kami akan memberi masukan, kalau bisa jangan jam 19.00 WIB pemberlakuan jam malam. Tetapi bisanya sampai jam 21.00 WIB,” ujarnya. 

Baca Juga ----------------------------

Dengan syarat, pihaknya bersama jajaran satgas Covid-19 Kota Batu akan mengawal, sehingga tidak terjadi kerumunan serta tak terjadi pelanggaran protokol kesehatan (prokes) agar semuanya bisa sama-sama berjalan. “Ekonomi jalan, dan kesehatan bisa dilokalisir dengan baik,” kata Dewanti. 

Diungkapkan Dewanti, adanya pembatasan jam malam juga sangat diperlukan. Hanya saja kalau bisa jam malamnya bisa lebih diperpanjang lagi. “Ini karena para PKL (pedagang kaki lima) baru buka setelah Maghrib. Masa jam 19.00 WIB harus sudah tutup. Dengan adanya peraturan itu sangat kasihan mereka,” kata Dewanti. 

Karena itu, ketika dia diajak dialog terkait evaluasi PPKM I dan perpanjangan PPKM, Dewanti akan memberikan masukan, semisal daerah yang masuk dalam zona kuning penyebaran Covid-19 agar jam malamnya dapat diperpanjang.(ano/ekn) 

Baca Juga ----------------------------
Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malangpost – Setelah Apel Gelar Pamor Keris pada Senin ( 24/1/2022 ) di halaman Balaikota Malang, tim gabungan Pamor Keris langsung menindaklanjuti dengan mengadakan...

headline

Malang Post –   Polresta Malang Kota kembali menerima tiga aduan baru dari 3 korban pelecehan seksual guru tari di wilayah Klojen. Tiga korban...

Malang Raya

Malang Post —  Bumdes memiliki peran vital menggerakkan perekonomian desa. Pasca ditetapkan menjadi Manajer Unit Pertanian dan Perikanan (UPP) Bumdes Joloarto Kecamatan Turen Kabupaten...

Malang Raya

Malangpost – Babinsa Kidul Dalem, Serda Gunawan bersama Dinas Sosial Kota Malang, bakti sosial di rumah warga Kidul Dalem.Yaitu, kediaman dari Subali, 74, warga...

News

Malang Post –  Lingkungan Umar Maksum RT 01/RW 02, Kedungkandang, Selasa (25/1/2022) siang mendadak geger saat ditemukan mayat di bawah jembatan sungai Amprong. Usai...

Beauty

Malangpost – Setiap wanita tentunya akan memiliki gaya dan jenis pakaian wanita yang tidak sama. Ada yang suka dengan gaya feminim dan ada yang lebih suka...

Malang Raya

Malang post – Kemenkumham korwil Malang deklarasi janji kinerja 2022 di Lapas Wanita Klas IIA Malang, Selasa (25/1). Jajaran samping, yaitu Kodim 0833 Kota...

Wisata

Malang Post – Februari adalah bulan yang sangat dinanti, karena terdapat momen spesial yang tepat untuk berkumpul bersama orang terkasih atau kerabat dekat. Disambut...