Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Mereka yang Jadi Andalan Tim

Kurnia Meiga Hermansyah

Malang – Sepuluh tahun atau dalam 11 musim kompetisi di Tanah Air. Pada kurun waktu 2009-2019, tercatat hanya ada empat pemain, yang memiliki minutes played tertinggi. Mereka selalu tampil penuh 90 menit, dalam 34 laga di satu musim.

Artinya keempat pemain tersebut, tak tergantikan sepanjang timnya tampil dalam semusim kompetisi. Yang diikuti 18 tim dan dalam durasi maksimal 3.060 menit.

Baca Juga ----------------------------

Mereka yang masuk posisi pertama minutes played, adalah I Made Wirawan, ketika mengawal gawang Persiba Balikpapan pada ISL 2009/2010. Kemudian bek PSM Makassar, Zulkifli Syukur pada ISL 2013.

Berikutnya Silvio Escobar Benitez, striker naturalisasi Perseru Badak Lampung, kelahiran Asuncion Paragauay dan Aleksandar Rakic, striker TIRA Persikabo asal Serbia pada Liga 1 2018.  

Posisi kedua striker naturalisasi kelahiran Belem-Brasil, Alberto Goncalves da Costa, ketika memperkuat Persipura Jayapura pada ISL 2011/2012. Tampil dalam 34 laga dan durasi 2.983 menit.

Urutan ketiga dan keempat, diborong bek Persipura Jayapura, Yustinus Pae dalam 33 laga mencatat 2.970 menit (Liga 1 2017) dan 33 laga dengan durasi 2.962 menit pada Liga 1 2018.

Peringkat kelima dan keenam dihuni dua mantan pilar Arema FC. Yakni kiper Kurnia Meiga Hermansyah, saat mengawal gawang tim Singo Edan, pada ISL 2013. Tampil dalam 31 laga berdurasi 2.963 menit. Kemudian gelandang asal Mali, Makan Konate, ketika memperkuat Arema dalam 33 laga, pada Liga 1 2019, dengan minutes played 2.962 menit.

‘’Minutes played seorang pemain, tentu sangat penting. Apakah dia itu pemain lokal maupun asing. Sangat berpengaruh terhadap karir dia ke depan. Termasuk pantauan untuk masuk timnas Indonesia atau timnas negara si pemain asing. Tinggi tidaknya minutes played, atau sering tidaknya pemain diturunkan atau tidak, bergantung kebutuhan tim,’’ terang pelatih Persela Lamongan, Nil Maizar, kepada Di’s Way Malang Post.

Pelatih yang pernah membela AC Sparta Prague (1990-1992), ketika menjuarai liga Czechoslovak First League 1990/1991 dan 1992/1993 tersebut, juga menyebut bahwa pelatih akan melihat kesiapan fisik, teknis, taktikal dan mental si pemain. Untuk bisa masuk starting line up.

Dia menggarisbawahi, pemain yang mempunyai menit bermain bagus, adalah pemain yang dibutuhkan tim. Dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Juga berdasarkan skill individunya

Dalam daftar 25 Besar minutes played tertinggi, sejak kompetisi ISL 2008/2009 sampai dengan Liga 1 2019, (Liga 1 2020 belum tuntas, Red.) juga tercatat ada tiga pemain lainnya, memiliki durasi di atas 2.900 menit dalam satu musim.

Mereka adalah Alberto Goncalves da Costa (Sriwijaya FC, Liga 1 2017, 33 laga, 2.937 menit), penjaga gawang Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta, Liga 1 2017, 33 laga, 2.936 menit) dan Tony Sucipto, bek Persib Bandung di ISL 2013 mencatat 2.900 menit dalam 34 laga.

‘’Pelatih memiliki klasifikasi tersendiri, untuk menentukan si pemain bakal main atau tidaknya. Atau sebagai starter atau tidak. Pelatih setiap hari bertemu dengan pemain. Jadi serta merta pelatih menjadi tahu kelebihan dan kekurangannya. Untuk siap tidaknya dimainkan.’’

‘’Intinya semua aspek teknis dan non-teknis, dimiliki lengkap seorang pemain. Sudah pasti pemain itu akan mendapatkan jam bermain tinggi. Begitu pula sebaliknya,’’ tandas pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro.

Fullback Arema FC, Johan Ahmad Farizi, menerobos masuk 20 Besar posisi ke-18 dengan durasi bermain 2.789 menit, ketika memperkuat Arema FC pada kompetisi  Liga 1 2018 dalam 31 pertandingan. Dalam 20 Besar di urutan ke-12, ada center back Victor Chukwuekezie Igbonefo dengan minutes played 2.836 menit, yang dia catat ketika membela Arema pada  ISL 2013 dalam 32 laga.

Posisi ke-30, ada Hamka Hamzah dengan durasi 2.700 menit (30 laga), saat membela Arema pada kompetisi pengganti Indonesia Soccer Champiosnhip A 2016 (ISC A). Posisi ke-32 dan 33 juga diduduki pilar tim Singo Edan lainnya, yaitu striker Dendi Santoso pada Liga 1 2018 dalam 31 laga membukukan 2.681 menit, dan bek tengah asal Kamerun, Pierre Djaka Njanka-Beyaka, ketika membawa Arema menjuarai ISL 2009/2010 silam dalam 31 laga dan 2.654 menit.

‘’Pengalaman saya sebagai pelatih di beberapa klub, ada berbagai pertimbangan untuk menentukan, siapa pemain yang akan bermain atau tidaknya. Apakah sebagai starter atau duduk di bangku cadangan. Atau bahkan tak masuk daftar susunan 18 pemain dalam sebuah pertandingan.’’ 

‘’Kalau saya tentukan dari efektivitas dalam tim, kebutuhan strategi, performance dalam pertandingan, performance dalam latihan dan  komitmen si pemain kepada tim. Itu semua saya terapkan untuk semua pemain. Baik lokal maupun asing,’’ ujar pelatih Persipura Jayapura, Jacksen Ferreira Tiago. (act/rdt)

Pemain Arema Minutes Played Tertinggi 2009-2019

1.   Kurnia Meiga Hermansyah  (kiper, Arema FC, ISL 2013, 31 laga, 2.963 menit)

2.   Makan Konate (gelandang, Arema FC, Liga 1 2019, 33 laga, 2.962 menit)

3.   Victor Chukwuekezie Igbonefo (bek, Arema FC, ISL 2013, 32 laga, 2.836 menit)

4.   Johan Ahmad Farizi (bek, Arema FC, Liga 1 2018, 31 laga, 2.789 menit)

5.   Raphael Guillermo Eduardo Maitimo (gelandang, Arema FC, ISC A 2016, 31 laga, 2.754 menit)

6.   Johan Ahmad Farizi (bek, Arema FC, ISC A 2016, 31 laga, 2.753 menit)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, membuka donasi bagi korban erupsi gunung Semeru. Ketua PWI Malang Raya, Cahyono mengatakan, open donasi...

Malang Raya

Malang Post – Vaksinasi di Kota Malang menyasar warga dari berbagai lapisan umur, mulai dari remaja sampai lansia. Contohnya, vaksinasi di Kelurahan Tanjungrejo oleh...

Olahraga

Malang Post — Kompetisi MS Glow For Men Liga 3 Zona Jatim 2021 sudah masuk fase 16 Besar. Sebanyak 16 klub lolos dari fase 32...

News

Malang Post — Seorang sopir rentalan ditemukan tewas, Minggu (5/12/2021) sore, di hutan Balekambang. Sekitar pukul 18.25 WIB, ambulan Sibat Gedangan tiba di halaman ruang...

headline

Kondisi jembatan Gladak Perak setelah diterjang lahar dingin Semeru. (istimewa) Malang Post —  Malang Post – Terang benderang siang itu mendadak gelap gulita seperti malam....

Pendidikan

Malang Post — Jurusan Ekonomi Pembangunan FE Universitas Negeri Malang menggelar Seminar Nasional bertajuk Inovasi Pembelajaran Digital, Selasa (16/11/2021). Dilakukan daring melalui platform Zoom dan terhubung dengan...

Pendidikan

Malang Post — Tax Center Universitas Negeri Malang (UM) telah menyelenggarakan event Workshop Sosialisasi Perpajakan Pada Guru SMA dan SMK di Kota Malang. Pelaksanaan kali...

Malang Raya

Malang Post – Puluhan mahasiswa Universitas Tribuana Tunggadewi dari Fakultas Administrasi Publik melaksanakan kerja bakti, Minggu (5/12). Mereka kerja bakti bersama Babinsa-Bhabinkamtibmas Tlogomas, di...