Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Pelaku Usaha Ajukan Keringanan Pajak

KEBIJAKAN: Pemerintah Kota Malang akan mengkaji pengajuan permohonan keringanan pajak pelaku usaha. (Foto: Istimewa)

Malang – Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ternyata berdampak. Salah satunya dirasakan para pelaku usaha.

Mereka mengalami penurunan pendapatan yang cukup signifikan. Maka pelaku usaha tersebut, meminta bantuan keringanan pajak dari Pemkot Malang.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Malang Sutiaji menjelaskan. Para pelaku usaha seperti perhotelan dan pusat perbelanjaan yang terdampak PPKM di Kota Malang, bisa mengajukan keringanan pajak.

“Nantinya akan dikaji lebih dulu oleh Pemerintah Kota Malang. Pelaku usaha suruh mengajukan. Nanti akan dibuat telaah. Apakah boleh atau tidak,” katanya.

Pada periode 2020, Pemkot Malang mendapat dana hibah dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) bagi 119 hotel dan restoran. Tercatat dana yang diterima berkisar dari Rp 15 miliar sampai Rp 19 miliar.

Ada kriteria bagi yang mendapatkan bantuan. Yaitu, pelaku usaha taat membayar pajak. Masih beroperasi selama pandemi. Melaporkan Rencana Anggaran Belanja (RAB) kepada Pemerintah Kota Malang.

Dana dari pemerintah pusat tersebut, telah diterima para pelaku usaha di Kota Malang. Dana hibah yang didapat masing-masing hotel dan restoran bervariasi. Tertinggi mencapai Rp 1 miliar.

“Kemarin kita dapat Rp 15 miliar hingga Rp 19 miliar. Ada salah satu hotel yang mendapat Rp 1 miliar,” ungkapnya.

Seperti diketahui, mulai 11-25 Januari 2021, Kota Malang menjalankan PPKM. Ini upaya menekan penyebaran virus corona. Harapannya, mampu menekan angka kematian akibat covid. Karena di Kota Malang cukup tinggi.

Pemkot Malang akan memperketat penerapan protokol kesehatan selama PPKM. Maka warga Kota Malang diminta mentaati segala ketentuan yang diterapkan.

Pelaksanaannya, disesuaikan karakteristik wilayah. Tercatat ada beberapa hal yang disesuaikan. Seperti jam beroperasi rumah makan, restoran, kafe dan mall atau pusat perbelanjaan. Diizinkan beroperasi sampai pukul 20.00. (jof/jan)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

News

AMEG – Anggota PHRI yang juga General Manajer Hotel Aston Inn Batu, Didik Rocki Wahyono SS, memastikan, tingkat hunian hotel […]

Pendidikan

AMEG – Sebanyak 236 proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Brawijaya (UB) lolos mendapat pendanaan dari Dikti. Jumlah tersebut menempatkan […]

Malang Raya

AMEG – Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, berharap ada pos anggaran untuk memfasilitasi atlet penyandang disabilitas. Menurutnya saat ini […]

headline

AMEG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, serius melarang aparatur sipil negara (ASN) nya untuk mudik. Tidak ingin kecolongan, Pemkab Malang […]

Kuliner

Lebaran sangat identik dengan ketupat, opor ayam, dan rendang. Sedangkan hidangan berbahan kambing biasanya disajikan saat libur hari raya Idul Adha. […]

Kuliner

AMEG – Ramadan tahun ini, Kota Batu semarak dengan aneka kuliner hidangan buka puasa. Disajikan berbagai hotel, yang menawarkan konsep, […]

headline

AMEG – Terhitung mulai 10 Mei 2021, PT KAI Daop 8 Surabaya, akan mengoperasionalkan Stasiun Malang Baru yang berada di […]

Pendidikan

AMEG – Syiar Ramadan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang), di hari ke 27 Ramadhan, […]

Malang Raya

AMEG – Pasangan pengusaha muda sukses asal kota Malang, Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari, memanfaatkan Ramadan tahun ini, dengan […]

%d bloggers like this: