Connect with us

Hi, what are you looking for?

Di's way

Vaksinasi Butuh Waktu 40 Menit

PERCOBAAN: Simulasi vaksinasi di Kota Batu, kemarin dilakukan untuk menentukan waktu yang dibutuhkan dalam proses pemberian vaksin tersebut. (Ananto Wibowo/DI’s Way Malang Post)

Batu – Meski vaksin Covid-19 baru akan datang di bulan Februari mendatang, Kota Batu telah bersiap untuk lakukan vaksinasi. Kesiapan itu ditandai dengan dilakukannya simulasi proses vaksinasi. Dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu. Dalam proses simulasi vaksinasi ini, dilakukan di dua tempat. Yakni di Puskesmas Batu dan RS Baptis, Rabu (13/1).  

Kadinkes Kota Batu, drg Kartika Trisulandari mengatakan, pihaknya kemarin telah melakukan simulasi vaksinasi Covid-19. Dalam proses vaksinasi ini, semuanya menggunakan aplikasi. Oleh sebab itu pihaknya melakukan kerjasama dengan BPJS. 

‘’Karena aplikasi yang digunakan, semuanya didukung oleh BPJS. Sedangkan untuk total nakes (tenaga kesehatan, Red.) yang telah didaftarkan untuk di vaksinasi, ada sekitar 2.033 nakes,” ujarnya. 

Namun dari jumlah yang didaftarkan itu, kata Kartika, baru 1.662 nakes yang akan mendapatkan feedback dari Kementerian Kesehatan. Untuk dilakukan vaksinasi.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Komisariat Kota Batu, dr Susana Indahwati menjelaskan, alur dari vaksinasi Covid-19. Dimulai dari meja pertama, sebagai tempat pendaftaran.

‘’Sebelum melakukan vaksinasi, masyarakat akan mendapatkan SMS dari KPCPEN (Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional). Setelah mendapat SMS itu, selanjutnya diwajibkan untuk menunjukkan SMS itu sebagai e-ticket vaksinasi,’’ ujarnya. 

Diwajibkannya menunjukkan SMS itu, bertujuan agar petugas dapat memastikan. Apakah orang tersebut, benar-benar terdata dalam sasaran vaksinasi. Setelah dari meja pertama, kemudian di lanjutkan menuju meja kedua. Untuk dilajukan proses screening

‘’Disitu masyarakat akan dilihat kondisi kesehatannya. Apakah bisa dilakukan vaksinasi atau tidak. Setelah dari meja ke dua, selanjutnya masyarakat akan diarahkan langsung ke meja tiga, yaitu dimeja imunisasi,’’ jelas Susan. 

Dimeja itu, kata dia, akan dilakukan pemantauan suhu vaksin. Jadi vaksin yang akan diberikan, adalah vaksin yang betul dan telah memenuhi standar suhu. Yang telah disyaratkan, yakni bersuhu sekitar 2-8 derajat.

‘’Setelah dari meja tiga, selanjutnya masyarakat yang sudah dilakukan vaksinasi akan diarahkan ke meja 4 atau di area 4,’’ jelasnya. 

Di lokasi itu, pasien akan dilakukan monitoring dan observasi selama 30 menit. Hal itu bertujuan untuk melihat, apakah akan timbul efek samping atau tidak, pasca dilakukan vaksinasi. 

Di Kota Batu sendiri, terdapat sembilan fasilitas layanan kesehatan, yang bisa digunakan untuk vaksinasi. Yakni terdiri dari lima puskesmas. Yaitu Puskesmas Batu, Puskesmas Sisir, Puskesmas Bumiaji, Puskesmas Junrejo dan Puskesmas Beji.

Serta empat rumah sakit. Terdiri dari RS Karsa Husada, RS Baptis, RS Hasta Brata dan RS Etty Asharto. Setiap harinya, hanya akan menerima 20 pasien, yang akan divaksinasi untuk setiap lokasi tersebut.

‘’Sementara itu untuk satu kali pelayanan vaksinasi, akan memakan waktu antara 40 – 45 menit. Ini karena proses monitoringnya saja telah memakan waktu 30 menit,’’ ungkapnya. (ano/rdt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Dahlan Iskan

Oleh: Dahlan Iskan Dalam hal darurat, kalau perlu pecahkan kaca jendela. Mantra itu diucapkan Jamie Raskin, dua tahun lalu. Ia lulus magna cum laude dari Harvard...

Di's way

Malang – Rentang waktu 66 tahun, gelaran kompetisi di Tanah Air, sejak Kejurnas Perserikatan PSSI tahun 1951. Hingga Liga 1 2020 dalam 66 musim,...

Bisnis

PEDAGANG pasar dan welijo (pedagang sayur asongan) kota Malang bakal tersenyum lebih lebar. Program OJIR (Ojo Percoyo Karo Rentenir), diteruskan. Bisa hutang 10 jt...

Di's way

Malang – Dari sekitar 875 ribu penduduk Kota Malang, nantinya ada 571 ribu warga yang akan menerima vaksin Covid-19. Data itu didapatkan Dinas Kesehatan...

Di's way

Malang – Tanggap bencana banjir yang melanda Dusun Simo Desa Sidodadi Kecamatan Ngantang Malang. Melalui program UMM Berbagi untuk Negeri. Kali ini mengirimkan tiga...

News

Batu – Setidaknya 183 kursi formasi guru dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) akan digelar 2021. Diperebutkan 1074 Guru Tidak Tetap (GTT)...

Di's way

Malang – Lereng hutan Semeru banyak menyimpan situs atau prasasti bersejarah. Sejarawan melihat letusan gunung Semeru, ancaman serius. Bagi situs Mandala Kukup di lereng...

Di's way

Malang – Longsor di Perumahan Tirtasari Jl Gangga RT 07 RW04, Desa Sitirejo sudah dikoordinasikan. Antara Pemdes Sitirejo, BPBD Kab Malang, Kecamatan dan Dinas...

Di's way

Malang – Sebanyak empat rumah warga Perumahan Tirtasari Residence terancam longsor. Bencana pertama Selasa (13/1) sore. Saat hujan deras. Siapa peduli dan berkewajiban membantu...

Di's way

Malang – BNPB akan memberikan dana stimulan bagi warga yang memiliki rumah dan mengalami kerusakan akibat Gempabumi Sulawesi Barat (Sulbar) Magnitudo 6,2 yang terjadi...

Di's way

Malang – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo meminta penangananan pengungsian warga yang terdampak gempa bumi Sulawesi Barat (Sulbar), agar memisahkan antara...

Di's way

Jakarta – Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, sudah mengalami perkembangan yang cukup banyak, pada bulan kesebelas ini. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku...