Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

34 Negara Perdalam Bahasa Arab di Malang

FULL PESERTA: Room zoom meeting yang disediakan panitia JSA FS UM, dipenuhi peserta yang antusias.( Foto: Istimewa)

Malang – Bahasa Arab juga punya hari. Diperingati sedunia. Setiap tanggal 18 Desember. Ditetapkan UNESCO tahun 1973.

Bahasa Arab menjadi bahasa Resmi PBB yang keenam. Mendampingi lima bahasa resmi lainnya. Yaitu Inggris, Tionghoa, Perancis, Rusia dan Spanyol.

Baca Juga ----------------------------

Tahun ini, tanggal 18 Desember. Bertepatan dengan hari Jumat. Penuh berkah. Jurusan Sastra Arab (JSA), Fakultas Sastra (FS) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar seminar nasional. Bertajuk: Trend Pembelajaran Bahasa Arab Abad 21.

Diselenggarakan untuk memperingati hari bahasa Arab sedunia. Karena masih pandemi, maka dilaksanakan secara daring.

Berlangsung pukul 12.30 sampai 16.00. Bertindak sebagai moderator, Ustadz Faris Khoirul Anam. Pematerinya tak main-main. Empat Guru Besar JSA FS UM

Prof Dr Moh Ainin M.Pd, menyampaikan materi “Trend Pembelajaran Membaca Bahasa Arab”. Prof Dr Imam Asrori M.Pd, menyampaikan materi “Trend Pembelajaran Menyimak Bahasa Arab”. Prof Dr Nurul Murtadho M.Pd menyajikan materi “Trend Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab”. Prof Drs Muhaiban menyajikan materi “Trend Pembelajaran Menulis Bahasa Arab”. 

Seminar ini luar biasa. Merupakan seminar dengan peserta terbanyak. Dibandingkan seminar-seminar yang pernah digelar JSA FS UM. Bahkan dengan seminar bahasa Arab yang digelar kampus lain di Indonesia, sepanjang 2020 ini. 

Jumlah peserta 2.147 orang. Berasal dari 34 negara. Seperti, Indonesia, Yaman, Nigeria, Mesir, Uzbekistan, Malaysia, Singapura, Arab Saudi, Maroko, Irak, Palestina, Libanon, Pakistan, Prancis, Yordania, Algeria, Inggris, Turki, India, Sri Lanka, Niger, Bangladesh, Australia, Uni Emirat Arab (UEA), Amerika Serikat, Rusia, Nepal, Libya, Iran, Suriah, Kuwait, Benin, Tunisia dan Somalia.

Berasal dari berbagai kalangan. Mulai dosen, mahasiswa S1, S2, S3, guru, praktisi pendidikan dan guru pondok pesantren. Seminar virtual melalui Zoom Meeting ini, ternyata tidak mengurangi antusiasme peserta.

Mereka mengikuti mulai dari pra acara, pembukaan, diskusi panel dan tanya jawab. Hingga penutupan. Dibuktikan dengan ruang zoom milik FS dengan kapasitas 500. Dihadiri juga 500 peserta. Sampai berita ini ditulis, yang menyaksikan melalui youtube telah mencapai 1756. 

Pra acara diawali dengan pemutaran video profil dan lagu JSA UM, pengumuman juara lomba vlog bahasa Arab mahasiswa JSA dan pemutaran video vlog terbaik satu dan dua.

Video vlog terbaik pertama, karya Fityan Fikrut Tamam dkk. Mengangkat tema tentang Candi Badut. Sebagai salah satu warisan budaya yang menggambarkan sejarah perkembangan Kota Malang.

Video vlog terbaik kedua, karya Arya Wahyu Pratama. Mengangkat tema Profil JSA FS UM. Kegiatan lomba video vlog berbahasa Arab ini, diselenggarakan dalam rangka meningkatkan keterampilan berbahasa Arab mahasiswa.

Acara dibuka resmi Dekan Fakultas Sastra UM, Prof Utami Widiati M.A Ph.D. Dalam sambutannya, Prof Utami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Berharap kegiatan ini menjadikan JSA FS UM makin bermanfaat.

Dikenal luas manca negara. Sehingga muncul kerjasama-kerjasama akademik. Ketua JSA FS UM, Dr Hanik Mahliatussikah M.Hum. Dalam sambutannya, menyampaikan tentang kehebatan bahasa Arab dibandingkan bahasa lain.

Bahasa Arab memiliki 12.300.000 kosa kata. Sedangkan bahasa Inggris 600.000. Bahasa Prancis 150.000. Bahasa Rusia 130.000.

Bahasa Arab, selain menjadi bahasa komunikasi internasional, juga menjadi bahasa Agama Islam. Berdasarkan isian angket online, diketahui bahwa 95%  peserta menganggap kegiatan ini sangat menarik. Sejumlah 90% peserta menyatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat.

Para peserta juga berharap agar JSA FS UM bisa mengadakan kegiatan yang semacam ini pada tahun mendatang. Keberhasilan seminar kali ini tidak terlepas dari layanan terbaik yang diberikan oleh JSA pada kegiatan-kegiatan sebelumnya.

Yaitu Konferensi Nasional Bahasa Arab (Konasbara) VI. Dihadiri 25 negara. Seminar internasional bahasa Arab. Dihadiri 45 negara dengan peserta yang mencapai 1522 orang. (roz/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Beredar video penghadangan anggota Polri yang menjaga jalur masuk pantai di Malang Selatan. Video berdurasi 23 detik dengan penampakan rombongan diduga dari...

headline

Malang Post — Terkait viralnya video rombongan gowes yang diduga pejabat Pemkot Malang di berbagai medsos, karena masuk lokasi wisata pantai Malang Selatan, sebenarnya...

News

Malang Post – Kakek Samin (70) yang hilang di hutan Cungkup, tercatat pernah hilang dan pulang dalam kondisi sehat tahun 2020. Kali ini harapan besar...

Kesehatan

Malang Post – Kehadiran tikus rumah jelas sangat mengganggu. Tidak hanya bisa merusak barang-barang dan mengotori rumah, hama ini juga berpotensi menjadi agen penyebar...

headline

Malang Post – Dalam rangka percepatan Herd Immunity, Universitas Negeri Malang (UM) kembali sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac dosis pertama dan kedua yang ditujukan...

Pendidikan

Malang Post — SMAN 1 Sumberpucung berkomitmen mendukung pemerintah menangani pandemi Covid-19 yang belum mereda. Salah satunya melalui program vaksinasi remaja. Menggandeng Puskesmas Sumberpucung, vaksinasi dosis...

Ekobis

Malangpost – Kegiatan transfer uang antar bank merupakan salah satu jenis transaksi yang sering dilakukan oleh nasabah bank. Dalam kegiatan perbankan yang satu ini,...

Malang Raya

Malang Post – Hutan Kota Malabar menjadi pusat kegiatan aksi bersih-bersih yang diinisiasi jajaran Kodim 0833 dalam hal ini Koramil Klojen pemangku wilayah. Tidak...