Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Tim LaDub Kaji Lima Dugaan Pelanggaran

Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, Ali Ahmad. (Foto: GIMAN/HARIAN DI’S WAY MALANG POST )

Malang – Tim Pemenangan paslon Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut dua, Lathifah Shohib-Didik  Budi Muljono, bergerak cepat. Segera melakukan kajian terhadap beberapa dugaan pelanggaran Pilkada Kabupaten Malang 2020. 

Tim LaDub memiliki waktu tiga hari untuk menyampaikan permohonan sengketa ke Mahkamah Konstitusi terhadap hasil pleno KPU Kabupaten Malang. 

Baca Juga ----------------------------

“Tim saat ini sedang melakukan kajian mendalam. Terhadap beberapa indikasi dan temuan yang menandakan ada pelanggaran hukum selama proses pilkada,” ujar Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, Ali Ahmad. 

Pihaknya mencatat. Secara garis besar ada lima dugaan pelanggaran. Pertama, adanya dugaan penggunaan APBD Pemkab Malang untuk kepentingan petahana. 

“Sejauh kita tahu, paslon SanDi adalah petahana. Setelah kami telaah, APBD ada kenaikan anggaran sebesar 191 persen tahun ini. Termasuk dugaan instruksi kepada seluruh kepala desa. Untuk membuat surat pengajuan sepeda motor,” imbuh pria yang akrab disapa Gus Ali ini. 

Unsur kedua adalah mobilisasi Aparatur Sipil Negara Pemkab Malang. Agar memenangkan paslon SanDi. Sudah ditemukan banyak indikasi dan buktinya. Salah satunya, keterlibatan ASN dan Kepala Desa mengkoordinir pemberangkatan ziarah wali limo. Ujungnya dukungan untuk paslon SanDi. 

“Indikasi ketiga, penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan paslon Sandi. Ini sangat jelas terjadi. Kami punya banyak bukti,” imbuhnya. Indikasi keempat, dugaan operasi politik uang. Dilakukan terstruktur, sistematis dan masif. Hampir merata di seluruh Kabupaten Malang. 

“Indikasi terakhir, yang kami temukan adalah mempengaruhi netralitas penyelenggara Pilkada. Baik KPU dan Bawaslu,” ucap Gus Ali. 

Indikasi kelima ini, terjadi saat rekap hasil pemungutan suara. Pihaknya merasa dirugikan, karena hasil penghitungan tidak sesuai form C1. Itu terjadi di banyak Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

“Semua unsur itu, akan kami pelajari serius dengan tim. Kami punya waktu 3 hari untuk melakukan gugatan PHPU. Nanti akan kami putuskan. Apakah berlanjut ke MK atau tidak,” tandasnya. 

Gus Ali juga berterima kasih kepada seluruh pihak, yang telah berjuang bersama. “Ucapan terimakasih pada seluruh tim pemenangan, DPC PKB dan Hanura, KH Marzuki Mustamar, Pak Sujud Pribadi, para tokoh, ibu-ibu muslimat, mbak-mbak Fatayat, para Kyai pengasuh pesantren dan santri, relawan, warga NU. Seluruh masyarakat yang telah menaruh harapan besar dan memilih Paslon Ladub,” terangnya.

Pihaknya tetap menghormati hasil pleno KPU Kabupaten Malang. Sebab, hal itu merupakan bagian dari demokrasi. 

“Intinya kami menghormati hasil pleno KPU Kabupaten Malang. Kami juga mengucapkan terima kasih. Karena Pilkada Malang selama ini berjalan lancar dan damai,” pungkasnya. (riz-jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Opini

Pada awal tahun ini OJK meluncurkan inovasi baru dalam pembiayaan bagi UMKM. Inovasi tersebut berbentuk sebuah model crowdfunding yang menjadikan UMKM menjadi sasaran pembiayaan....

Malang Raya

Malang Post – Hujan deras di Malang, sore hingga jelang petang, Rabu (16/6/2021) mengakibatkan rusaknya satu jembatan. Akses utama menuju pantai Lenggoksono. Jalur sekitar juga banjir,...

Arema

Malang Post – Arema FC Women, meneruskan tren positif. Sekaligus menjadi tim paling superior dalam babak penyisihan Grup B Women Open Sriwijaya FC Championship 2021. Di laga...

News

Malang Post – Presiden Klub Arema, Gilang Widya Pramana, dalam sesi teleconference secara virtual dengan awak media, Minggu (6/6/2021) petang lalu, memasang target tinggi untuk ARema...

Arema

Malang Post – Di bawah kendali Presiden Klub yang baru, Gilang Widya Pramana, banyak gebrakan dan segudang rencana jangka pendek atau panjang untuk Arema FC....

Malang Raya

Malang Post – TP PKK Kota Malang bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) menggalakkan program urban farming atau pertanian perkotaan. Saat ini,...

Kriminal

Malang Post – Polsek Turen meringkus dua pelaku diduga terlibat kasus penipuan dan penadah barang kejahatan. Satu tersangka, seorang wanita dan pernah berstatus guru honorer. ...