Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Polemik Terminal Wisata Tumpang Masih Berlanjut, Dewan Turun Tangan

Ganggu Estetika : Lokasi Pembangunan toilet dan Musholla ini lah yang masih dipermasalahkan beberapa pihak. Khususnya pedagang pasar Tumpang.

KABUPATEN MALANG – Pembangunan terminal wisata Tumpang Kabupaten Malang ternyata masih menyisakan pekerjaan rumah. Khususnya bagi dinas terkait. Dalam hal ini adalah Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Perdagangan (Disperindag).

Saat ini, terminal wisata Tumpang telah dibangun sejumlah kios. Beberapa fasilitas penunjang seperti toilet dan Musholla saat ini tengah dalam proses pembangunan.

Baca Juga ----------------------------

Namun ternyata, pembangunan toilet dan Musholla ini lah yang masih dipermasalahkan beberapa pihak. Khususnya pedagang pasar Tumpang.

Para pedagang pasar Tumpang ini menyayangkan rencana pembangunan toilet dan musholla yang diletakan persis di depan Pasar Tumpang. Tidak jauh dari lokasi terminal wisata ini dibangun.

Melihat polemik yang kunjung ada titik temu ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang turun ke lokasi untuk meninjau langsung polemik yang terjadi.

“Para pedagang merasa bahwa tata letak bangunan toilet dan musholla tersebut mengganggu estetika pasar, yang menyebabkan penolakan pedagang pasar,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Darmadi.

Dirinya menilai, polemik tersebut bukan menjadi masalah yang cukup urgent. Namun, menurutnya hanya ada masalah miskomunikasi antara Dishub sebagai pihak pengelola terminal wisata Tumpang, dan Disperindag yang mewadahi para pedagang pasar.

“Hasilnya , kita sudah minta kepada kedua belah pihak termasuk melibatkan camat , untuk mencari solusi tepat terkait polemik tersebut. Kita tunggu jawaban hingga hari Sabtu besok seperti apa hasilnya,” imbuh Darmadi.

SIDAK : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang turun ke lokasi untuk meninjau langsung polemik yang terjadi di Terminal Wisata Tumpang.

Kendati demikian Darmadi meminta agar kedua belah pihak yakni Dishub dan Disperindag punya win-win solution tepat agar polemik penolakan tersebut segera ada jalan keluar yang diterima semua pihak.(jay/yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Kesehatan

Malang-Post – Dominasi kostum kuning  begitu eye catching pada  senam anti Covid (Senavid,  Minggu (20/6/2022) pagi tadi di Lapangan Rampal Kota, Malang.  Para ibu-ibu, hingga remaja...

Malang Raya

Malang-Post – Gerakan penghijauan dengan menggalakkan penanaman pohon pule terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.  Minggu (20/6/2021), Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko...

Malang Raya

Malang-Post – Dalam rangka penerapan PPKM Mikro di wilayah Sukun, aparat gabungan menggelar kegiatan pembagian masker dan sosialisasi protokol kesehatan kepada pengguna jalan.  Bertempat...

Dahlan Iskan

Ia tergolong barisan from zero to hero zaman baru: Siboen. Si juara YouTuber di kelasnya. Si orang desa. Si anak buruh tani. Si penderita...

Malang Raya

Malang Pos – Tidak semua daerah memiliki pusat pengaduan atau layanan panggilan darurat seperti Kota Malang, yakni Ngalam 112. Para operator bertugas selama 24...

Malang Raya

Malang Post – Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang tukang jahit berinisial M (50) asal Desa Pesanggrahan menjadi cermin masih maraknya kasus pelecehan seksual...

headline

Malang Post – Kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Nine Café & Karaoke, Malang, sepertinya bakal panjang. Pasalnya kuasa hukum pelapor MT, Rudy Murdhani...

Malang Raya

Malang-Post – Upacara Pembukaan Persami dan Pengukuhan Pengurus Saka Wira Kartika (SWK) TW. II TA 2021 Kodim 0833/Kota Malang digelar pada Sabtu (19/6/2021) pagi. ...