Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Bawaslu Ungkap Ada 49.390 TPS Rawan di Pilkada Serentak

Konferensi Pers Peluncuran TPS RAWAN PILKADA 2020. (Kanal YouTube Bawaslu RI )

Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan ada  49.390 tempat pemungutan suara ( TPS) yang memiliki potensi kerawanan pada Pilkada Serentak 9 Desember mendatang. Indikator kerawanan yang dimaksud meliputi potensi terganggunya pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS yang berdampak pada menurunnya partisipasi. Hilangnya hak pilih, potensi kegagalan penghitungan suara melalui Sirekap, termasuk standar pelaksanaan protokol kesehatan di masa pandemi.

“Hasilnya, ditemukan sejumlah 49.390 TPS memiliki kerawanan yang tersebar menjadi sembilan indikator kerawanan,” kata Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal Youtube  Bawaslu RI, Senin (7/12).

Baca Juga ----------------------------

Menurut Afif, 49.390 TPS rawan tersebut diambil dari sedikitnya 21.250 kelurahan atau desa di 31 provinsi yang melaporkan kerawanan TPS di wilayahnya.

TPS rawan di antaranya; TPS yang sulit dijangkau karena letak geografis, cuaca, dan keamanannya tidak memungkinkan berjumlah 5.744 TPS. TPS tidak memiliki akses bagi pemilih penyandang disabilitas sebanyak 2.442 TPS. TPS dengan  pemilih yang tidak memenuhi syarat (meninggal dunia, terdaftar ganda, tidak dikenali) yang terdaftar di DPT sebanyak 14.534 TPS.

Berikutnya, TPS dengan pemilih memenuhi syarat yang tidak terdaftar di DPT sebanyak 6.291 TPS. TPS yang memiliki  kendala jaringan internet di lokasi sebanyak 11.559 TPS. Terkendala  aliran listrik di lokasi sebanyak 3.039 TPS. Serta penyelenggara pemilihan tidak dapat daftar (log in) Sirekap saat simulasi 3.338 TPS.

Sementara terkait penerapan  protokol kesehatan, sejauh ini Bawaslu mencatat ada sekitar 1.420 TPS yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan.

“TPS yang tidak sesuai protokol kesehatan, misalnya lokasi sempit, (TPS) di dalam ruangan, dan seterusnya. Itu (jumlahnya) 1.420,” kata Afif.

Selain itu, Bawaslu juga mendapati 1.023 TPS yang petugas penyelenggara pemilihan atau petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dinyatakan positif Covid-19. Hal tersebut juga masuk indikator kerawanan karena akan menggangu jalanya tahapan pilkada

“ Ini  masuk sebagai indikator kerawanan. Ini akan membuat petugas yang bersangkutan tidak dapat menjalankan tugas. Padahal tidak ada KPPS pengganti. Akibatnya, pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara dilakukan dengan petugas yang tidak lengkap,” tuturnya.

Pengambilan data pemetaan kerawanan pemungutan dan penghitungan suara dilakukan selama 2 hari pada tanggal 5-6 Desember 2020. Jumlah TPS rawan yang terpetakan tersebut  belum termasuk daerah Indonesia Timur seperti Papua dan Papua Barat. Hal ini  disebabkan oleh keterbatasan jaringan internet pada saat pengiriman data. (kps/anw)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Tren kasus Covid klaster keluarga di Kota Malang, masih menunjukkan kenaikan setiap harinya. Bahkan hingga meninggal dunia, saat dijemput ambulans menuju ke rumah...

headline

Malang Post – Kasus kematian terpapar covid-19 di Kota Malang mengalami penurunan. Sementara warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) naik. Diharapkan melapor ke puskesmas demi...

News

Malang Post – Musibah menimpa seorang pemotor lansia. Setelah menyalip, ia serempetan. Rabu (22/7/2021) pagi di Jl Raya Damean, Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari. Sopir truk...

headline

Malang Post – Walikota Malang didaulat Gubernur Jawa Timur. Memaparkan progres pelaksanaan penanganan covid-19 di masa PPKM Darurat yang berganti menjadi PPKM level IV. ...

headline

Malang Post– Tiga warga di Kota Batu menerima ancaman pembunuhan. Ketiganya resmi melapor ke kepolisian Polres Batu, Rabu (21/7/2021).  Ketiganya selama ini berprofesi sebagai...

News

Malang Post – Tepat peringatan hari raya Idul Adha 1442, Selasa (20/7/2021) sejak pagi hingga siang. Terjadi kebakaran beruntun di empat titik sekaligus di Kabupaten...

Malang Raya

Malang Post – Peringati Idul Adha. Polres Malang, Selasa (20/7/2021) pagi, sembelih hewan kurban. Kali ini, prosesi pemberian tanpa antrian penerima. Disalurkan melalui perwakilan...

Malang Raya

Malang Post – Jelang Hari Raya Idul Adha 1442 H, Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang menyalurkan puluhan ekor kambing kurban ke sejumlah...