Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Acara Habib Rizieq Tidak Dibubarkan, Ini Alasan Pemprov DKI…

Tangkapan Layar Program Pilah-Pilih Urus Pandemi. (Dok. YouTube najwa Shihab)

Jakarta – Pemprov DKI Jakarta tidak membubarkan kerumunan orang dalam  acara pernikahan putri Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat pada Sabtu (14/11) pekan lalu, karena dua alasan. Hal tersebut diungkapakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dalam acara Mata Najwa Trans7.

Menurut Riza, pembubaran paksa akan menimbulkan banyak kontak fisik antara petugas dan massa yang ada di tempat acara itu.

Baca Juga ----------------------------

 “Yang pertama akan terjadi kontak fisik, maka terjadi penyebaran virus corona yang dimungkinkan,” ujar Riza.

Alasan kedua jelas Riza, adalah  potensi terjadi konflik yang meluas jika acara tersebut dibubarkan. Hal in karena acara tersebut dihadiri ribuan orang, sehingga pemprov lebih memilih melakukan mitigasi dan pencegahan.  Karena itulah imbauan untuk menjaga jarak dan membagikan masker menjadi pilihan bijak dalam acara tersebut.

Riza juga menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta tidak memiliki kewenangan untuk membubarkan suatu acara, karena tidak diatur dalam undang-undang dan peraturan daerah di DKI Jakarta.

“Jadi memang tidak ada dalam pergub bahwa kami bisa membubarkan, yang kami lakukan adalah memberikan imbauan seperti surat, kemudian menutup menyegel,” ungkapnya.

Meski acara tersebut tidak dibubarkan,  Satpol PP berkoordinasi dengan pihak yang memiliki kewenangan dalam pembubaran acara.

“Saat itu Satpol PP berkoordinasi dengan aparat keamanan di situ untuk mengambil langkah-langkah. Apa yang dilakukan tidak mungkin dibubarkan,” kata dia.

Sebelumnya, kerumunan massa terjadi saat penjemputan HRS di Bandara Internasional Soekarno Hatta.  Hal yang sama terjadi saat FPI menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tebet, Jakarta Selatan, dan  di sekitar kediaman HRS di Petamburan, saat HRS menikahkan putrinya, Sharifa Najwa Shihab, sekaligus menggelar peringatan Maulid Nabi. Sejumlah pihak juga telah dimintai klarifikasi oleh Polri, termasuk Gubernur DKI Anies Baswedan. (kps/anw)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Polresta Malang Kota kembali melakukan serbuan vaksinasi dosis pertama di Lapas Kelas I Malang, Selasa (28/9/2021). Dalam kegiatan ini, Polresta Malang Kota...

Kriminal

Malang Post – Upaya Satuan Reskrim Polresta Malang Kota berhasil mengungkap pembunuh di Jalan Emprit, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Pelakunya, tidak lain, suami siri korban...

Malang Raya

Malang Post – Forum lalu lintas Kota Batu mulai merumuskan penerapan pembatasan kendaraan dengan sistim ganjil genap. Rumusan tersebut sesuai dengan Inmendagri Nomor 43 tentang...

Malang Raya

Malang Post – Kota Batu jadi kota ke-9 di Jatim yang mencapai herd immunity vaksinasi Covid-19. Sebelumnya, delapan daerah di Jatim telah mencapai herd immunity...

Malang Raya

Malang Post – Serbuan vaksin Kodim 0833 Kota Malang terus  menarget segala lini.Kali ini Selasa, 28 September 2021, sejumlah kawasan menjalankan vaksinasi. Antara lain,...

Pendidikan

Malang Post — Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang, menyabet penghargaan Bupati Malang. Kategori Lembaga Pendidikan Integratif dengan Posyandu dan Keluarga...

News

Malang Post – Polresta Malang Kota, Senin (27/9/2021) siang, membeberkan minuman keras jenis arak Bali. Ini  hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021 dan Operasi Patuh Semeru....

Malang Raya

Malang Post – Serbuan Vaksinasi massal untuk masyarakat terus bergulir. Kali ini bertempat di Universitas Negeri Malang, Senin (27/9). Serbuan Vaksin ni merupakan vaksinasi...