Connect with us

Hi, what are you looking for?

Di's way

Bawa Parang Bisa Gak Pulang

NAKAL: Tersangka Agung di Tirtoyudo. (Foto: SantosoFN/HARIAN DI’S WAY MALANG POST )

Malang – Masih banyak orang yang melanggar hukum gara-gara bawa senjata tajam di jalanan. Terlebih pemuda yang beralasan untuk jaga diri di perjalanan. 

Sial ini kali pertama masuk bui polisi, tersangka Agung (18) warga Dusun/Desa Gading Kembar, Desa/Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Terpaksa masuk penjara karena  membawa tas berisi parang . 

“Saya bawa tiap hari kurang lebih sebulanan. Saya bawa untuk jaga diri kalau ada orang berbuat jahat,” aku tersangka di hadapan Kapolsek Tirtoyudo, AKP Lukman H, Kamis (12/11) malam. 

Suatu siang, tersangka menuju Tirtoyudo sendirian. Ia naik sepeda motor. Pengakuannya hendak ke rumah temannya. Apes di sekitaran Kaligadung atau pasar Gandusari Tirtoyudo. Anggota patroli Polisi curiga dengan gerak gerik tersangka.

“Ketika patroli, ada pemuda bingung mencurigakan. Insting kepolisian menanyai dan geledah. Kami temukan sajam parang dalam tasnya,” ungkap AKP Lukman H. (san/jan) 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Di's way

Malang – Seluruh pasien yang meninggal dunia, akibat terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang, bukan murni karena coronavirus disease. Melainkan karena ada komorbid atau...

Di's way

Jakarta – Sikap Habib Rizieq Shihab, yang memilih meninggalkan RS Ummi, Bogor, Jawa Barat, atas kemauan sendiri, semakin menambah panjang daftar kontroversi dalam seminggu...

Di's way

Jakarta – Kesembuhan pasien dari Covid-19 setiap hari terus bertambah. Dari data Kementerian Kesehatan per 29 November 2020, pasien sembuh bertambah lagi sebanyak 3.810...

Di's way

Malang – Pembukaan kembali pembelajaran tatap muka, dalam masa pandemi Covid-19, harus dilakukan dengan mengutamakan pencegahan penularan. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof...