Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Kejari Kota Batu Periksa Banggar DPRD.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batu, Supriyanto. (Foto: Ananto/HARIAN DI’S WAY MALANG POST)

Batu – Badan Penganggaran (Banggar) DPRD Kota Batu. Dipanggil Kejari Kota Batu. Untuk dimintai keterangan dalam dugaan kasus korupsi mark up tentang pengadaan lahan SMAN 3 Kota Batu. 

Kajari, Supriyanto mengungkapkan tujuannya memanggil Banggar adalah untuk mengetahui, seperti apa proses perencanaan dan penganggaran pada pembelian lahan. Langkah tersebut dilaksanakan sesuai kesepakatan antara tim dari Kejari Kota Batu dan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Jawa Timur

Baca Juga ----------------------------

“Hasil penelitian BPKP, proses perencanaan dan penganggaran dilakukan pada tahun 2013. Yang sudah barang tentu melibatkan DPRD melalui tim Banggar. Maka dari itu kemarin sudah dipanggil sama rekan-rekan penyidik untuk dimintai keterangan,” bebernya kemarin (11/11) 

Pemanggilan itu dilakukan karena tim Penyidikan Kejari ingin mengetahui seperti apa proses penganggarannya. Sebelum dilaksanakannya realisasi pembelian lahan. 

“Selain itu kami juga telah menemukan dokumen penganggaran yang dimiliki Banggar waktu itu. Apabila nanti menemui kesulitan kami bisa melakukan langkah hukum lainnya. Misalnya dengan melakukan penggeledahan dan semacamnya,” tuturnya. 

Pria asal Sragen itu menegaskan jika BPKP telah sepakat jika memang terdapat penyimpangan. Namun, untuk kerugian negara, ia mengaku belum mampu memastikan. 

“Kalau besaran kerugian negara, saya tak mau mendahului. Intinya memang ada penyimpangan. Mohon doa dan dukungannya agar proses berjalan lancar,” tandasnya. 

Sebelumnya dalam penyelidikan, total ada 50 orang dari kalangan pejabat lingkup Pemkot Batu, Pemerintah Desa Sumbergondo, dan DPRD Kota Batu telah dimintai keterangan secara bertahap.

Dugaan mark up pengadaan lahan untuk pembangunan SMA Negeri 3 mencuat setelah surat pemanggilan dari tim penyidik Pidsus Kejari Kota Batu, merujuk Surat Perintah Penyelidikan (Sprindik) Kajari Kota Batu Nomor : Print– 02.a/M.5.44.Fd1/06/2020/ tanggal 22Juni 2020.

Dalam pengadaan lahan, Pemkot Batu menganggarkan melalui APBD tahun 2014 dengan total kurang lebih Rp 8,8 Miliar. (ant/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Polres Malang menggelar pemilihan Duta Lalu Lintas 2021 di Gedung Satpas Polres Malang, Jum’at (24/9/2021). Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono bersama...

headline

Malang Post – Anggota Komisi I DPR RI dapil Malang Raya, Kresna Dewanata Phrosakh menanggapi persoalan tersebut. Menurutnya,Jika dinilai dari sisi historis Kabupaten Malang...

headline

Malang Post — Tersangka pembunuh Ratna Darumi (56) warga Jl Emprit Mas, RT 04/RW 10, Kelurahan/Kecamatan  Sukun, Kota Malang telah ditetapkan Polresta Malang Kota. Pelaku...

Malang Raya

Malang Post – Wakil Walikota Malang, Ir H Sofyan  Edy  Jarwoko, memberi apresiasi pada FKUB Kota Malang yang menggelar dialog umat beragama di Hotel Tugu...

Malang Raya

Malang Post – Guna kelancaran kegiatan Vaksinasi di wilayah Kota Makang, TNI/POLRI dan Tim Satgas Covid-19 Kota Malang melaksanakan pengamanan dan pemantauan jalannya vaksinasi...

Malang Raya

Malang Post – Upaya untuk  menanggulangi dan menekan  penyebaran Virus Corona (Covid-19)  di wilayah Kecamatan Sukun terus dilaksanakan. Kali ini Forkopimcam Sukun mengadakan Rakor...

Malang Raya

Malang Post – Serbuan vaksin Kodim 0833 Kota Malang terus berlanjut. Kali ini lokasi vaksinasi bertempat di Yayasan Sekolah Al Irsyad Jalan Arif Margono...

headline

Malang Post – GMNI Malang melakukan unjuk rasa menyikapi Walikota Malang Sutiaji yang diduga melanggar peraturan PPKM, Minggu 19 September 2021. Viral di medsos...