Connect with us

Hi, what are you looking for?

Advertorial

Ayo, Masyarakat Bisa Bayar PBB di Awal Januari 2021

Kepala Bapenda Kota Malang, Ir Ade Herawanto MT. (Dok. ameg.tv)

Malang – Kemajuan teknologi benar-benar dimanfaatkan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang guna memberi pelayanan yang mudah bagi masyarakat. Selain itu juga ikut mengurangi risiko, bahkan mencegah penyebararan virus Covid-19.

Kemajuan teknbologi yang digunakan berbasis aplikasi lewat jaringan internet. Di antaranya,  Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perkotaan Elektrokik atau E-SPPT.

Baca Juga ----------------------------

“Aplikasi E-SPPT PBB telah kami luncurkan. Melalui aplikasi ini, wajib pajak (WP) bisa mengecek langsung secara online berapa besaran pajak terutang yang harus dibayarnya, kapan saja dan dimana saja” kata Kepala Bapenda Kota Malang, Ir Ade Herawanto MT, Kamis(5/11).

Adanya aplikasi E-SPPT juga memudahkan WP pada tahun 2021. Biasanya, pada awal bulan Januari, WP sudah bingung membayar. Mereka pun bertanya-tanya, kok belum dapat SPPT. Padahal, bulan-bulan itu lagi proses distribusi SPPT. Namun, dengan adanya aplikasi E-SPPT, masyarakat bisa mencetak salinannya secara mandiri.

“Ini yang ingin kami sosialisasikan ke wajib pajak, bahwa dengan cetak salinan mandiri itu, dengan catatan benar-benar cetak dari E-SPPT, maka WP bisa minta bukti stempel di Kantor Bapenda, kalau memang belum menerima salinan SPPT resmi, itu sudah sah,” papar Ade.

WP bisa mengisi nomor objek pajak (NOP) di E-SPPT. Itu disesuaikan, dan nanti dicek. Kalau sudah benar tinggal dicetak. Dan juga bisa mengecek kalau ada yang salah, bisa langsung ke kantor Bapenda untuk melakukan pembetulan.

Setelah WP mencetak mandiri SPPT PBB, WP bisa langsung membayar ke Bank Jatim. “Jadi Januari WP sudah bisa membayar, tanpa harus menunggu sampai menerima SPPT yang resmi, Meski begitu, Bapenda tetap akan mendistribusikan SPPT PBB yang resmi kepada para WP,” paparnya.

Setelah launching SPPT PBB pada Januari, Bapenda bekerjasama dengan Pokmas Sadar Pajak langsung melakukan distribusi SPPT hingga ke tingkat RT/RW, untuk selanjutnya disampaikan ke para WP.

Sekali lagi sistem E-SPPT diluncurkan Pemkot Malang melalaui Bapenda Kota Malang guna semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi tentang SPPT PBB Perkotaan. Para WP dapat mengakses E-SPPT melalui link http://pajak.malangkota.go.id/sppt .

“Selain memudahkan masyarakat untuk mengakses dan mencetak SPPT sesuai NOP masing-masing, ini juga merupakan upaya Pemkot Malang menjalankan protokol kesehatan di masa pandemi. Yakni meminimalisir tatap muka antara masyarakat dengan petugas pajak. Karena WP bisa langsung mengakses aplikasi dimanapun mereka berada,” beber Ade Herawanto.(ekn/Adv)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Kota Malang sudah masuk PPKM Level II, sesuai Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021. Beberapa kampus mulai mengajukan Perkuliahan/Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Meski...

News

Malang Post — Kepanikan terjadi, Selasa (19/10/2021) malam di sebuah rumah milik Semiati warga RT 03/RW 01 Desa/Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Sebuah tabung LPG 3...

News

Malang Post — Sehari sudah, tim gabungan SAR Malang Raya mencari keberadaan Paino (56) pemancing yang terhanyut saat sungai Brantas mendadak berarus deras. Selasa (19/10/2021)...

Malang Raya

Malang Post – Kodim 0833 Kota Malang menggelar Penyaluran Bantuan Tunai untuk Pedagang Kali Lima dan Warung (BTPKLW-TNI) kepada 4.200 PKL dan warung di...

Malang Raya

Malang Post – Operasi gabungan dilakukan Bapenda, Satpol PP dan Dishub Kota Malang. Kembali menindak reklame yang telat bayar pajak dan masa ijinnya kadaluwarsa. Kepala...

News

Malang Post — Brakkk!!!! Mobil Box N 9187 TI, Senin (18/10/2021) pukul 14.45 WIB menabrak teras rumah warga di Jl Raya Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Teras...

News

Malang Post — Dua korban luka parah akibat tabrakan, Minggu (17/10/2021) siang di Jl Raya Wendit Timur Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Tabrakan ini melibatkan...

News

Malang Post — Diduga depresi masalah ekonomi, seorang penjual bakso Bareng, mengakhiri hidupnya. Senin (18/10/2021) siang, korban ditemukan tidak bernyawa di belakang gedung Kartini atau...