Connect with us

Hi, what are you looking for?

Belanja

Sunday Market Geliatkan UMKM Batu

Harian DIs Way Malang Post

Batu – Sejumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kota Batu kini tersenyum. Merekamemiliki tempat baru untuk menggeliatkan usahanya kembali. Sejak pandemi Covid-19usaha mereka vakum setelah kesulitan menjual produk.

Fasilitas tempat itu diberikan Hill House Resto and Bar. Mengusung tema ‘Sunday Market’. Mereka menggelar dagangannya di stand yang berlokasi halaman Hill House Resto and Bar Jl Mawar, Kelurahan Songgokerto. Konsep yang diusung Sunday Market adalah berkumpulnya keluarga di hari minggu sembari menikmati hidangan khas Kota Batu.

Selain menyediakan makanan ‘Sunday Market’ juga menjajakan kerajinan tangan khas Kota Batu. Ada juga hasil-hasil pertanian seperti sayur mayur dan buah-buahan. Sunday Market yang diharapkan selalu ada pada setiap hari minggu ini telah diikuti kurang lebih 15 pelaku UMKM.

Marketing Hill House Restorant, Marisa Fortunata, mengatakan mengenai harga tak perlu dikhawatirkan lagi. Karena para pelaku UMKM dibebaskan mematok harga standar yang biasa mereka jual di hari-hari biasa, sehingga dapat dipastikan harga yang dipatok sangat pas dikantong.

“Contohnya sajian nasi pecel atau nasi kuning yang biasanya dijual dengan harga Rp 15.000 hingga Rp 20.00, di Sunday Market tetap dijual dengan harga yang sama. Bahkan pengunjung juga bisa menikmati makanan khas Kota Batu seperti, gado-gado dan sayuran organik,” jelasnya.

Selain tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Para pengunjung juga tak perlu khawatir mengenai cita rasa olahan. Hal itu dikarenakan para UMKM lokal itu sehari-hari juga menjual makanan yang disajikan di Hill House.

“Mengenai harga dan rasa sudah pasti bisa dijamin. Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati sajian makanan di dalam resto Hill House. Dengan suguhan pemandangan alam Kota Batu yang sejuk dan pegunungan yang memanjakan mata,” katanya.

Sementara itu, untuk mendukung program pemerintah yakni zero waste, pihak terkait juga mewajibkan para pedagang untuk menjual makanannya menggunakan piring yang ramah lingkungan. Selain itu gelas yang digunakan juga harus menggunakan bahan yang ramah lingkungan.

“Misalnya piring yang digunakan terbuat dari bahan rotan yang atasnya diberi alas dari daun pisang. Sedang untuk makanan yang akan dibawa pulang. Harus sudah dimasukkan kedalam wadah kardus,” jelasnya.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Arief As Siddiq menguraikan jika bisa berdampak positif bagi pelaku UMKM dan kesadaran masyarakat atau wisatawan dengan ikut menjaga kebersihan.”Kami mengapresiasi kepada manajemen Hill House yang telah melaksanakan kegiatan Sunday Market. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi pengusaha lain untuk mengadakan acara yang serupa,” harap Arief.

Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian dalam meringankan beban masyarakat di masa pandemi Covid-19. “Apalagi Sunday Market ini sangat memperhatikan protokol kesehatan (prokes) secara ketat, baik dari penjualnya maupun cara penyajiannya,” pungkasnya

Diharapkan event ini bisa berlangsung rutin setiap hari minggu mulai pukul 08.00 -12.00 WIB. Ant/ekn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Di's way

Batu – Kota Wisata Batu, akan menjadi tuan rumah Jambore Desa Wisata 2020, yang digelar Dinas Pariwisata (Disparta) Jawa Timur 3-5 Desember 2020. Lokasinya...

Di's way

Malang – Makin hari, kelanjutan mega proyek kereta gantung makin terang. Itu setelah rapat koordinasi Pemkot Batu dan pihak terkait soal proses pembangunan. Hasil...

Bisnis

Malang – Kondisi ekonomi dengan inflasi Years on Years (YOY) di level 1,22 persen dianggap masih belum bersemangat. Kota Malang menginginkan berada di posisi...

Di's way

Tahun 2021 tinggal sebulan lagi. Mega proyek di Kota Wisata Batu (KWB) pun menanti. Yaitu, pembangunan Pasar Besar. Kalau tepat waktu, tentu ada realisasi...