Connect with us

Hi, what are you looking for?

Di's way

Pasien Sembuh Meningkat Pesat.

Prof Wiku Adisasmito Koordinator Tim Pakar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19.

Jakarta – Pasien sembuh dari Covid-19 per 31 Oktober 2020, bertambah sebanyak 3.506 orang. Jumlah tersebut menambahkan kesembuhan kumulatif pasien, menjadi 337.801 orang. DKI Jakarta masih menjadi provinsi yang menyumbang pasien sembuh tertinggi harian, dengan jumlah 1.032 kasus dan kumulatifnya menembus angka 93.251 kasus. 

Dari data yang dilaporkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, pada Sabtu (31/10) siang, Jawa Barat berada di posisi kedua, dengan tambahan harian sebanyak 289 kasus dan kumulatifnya mencapai 25.644 kasus.

Ketiga harian terbanyak, berada di Jawa Tengah dengan 286 kasus dan kumulatifnya mencapai 28.094 kasus. Sejumlah provinsi lain yang mengalami kesembuhan harian yang pesat diantaranya Kalimantan Timur, sebanyak 270 kasus dan kumulatifnya 11.066 kasus. 

Lalu, Sumatera Barat menambahkan sebanyak 261 kasus dan kumulatifnya mencapai 10.270 kasus, Jawa Timur menambahkan 226 kasus dan kumulatifnya masih kedua tertinggi mencapai 46.378 kasus, dan Riau yang mencatatkan kesembuhan harian sebanyak 225 kasus dan kumulatifnya 11.162 kasus.

Data yang disampaikan Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito lewat kanal Youtube Sekretariat Presiden itu juga menyebut, tambahan pasien terkonfirmasi positif bertambah sebanyak 3.143 kasus dan kumulatifnya mencapai 410.086 kasus.

Kasus aktif Covid-19 memperlihatkan penurunan dengan jumlah 58.418 kasus per 31 Oktober.

Sebaran daerah dengan kasus tertinggi harian berada di DKI Jakarta dengan tambahan harian sebanyak 750 kasus dan kumulatifnya mencapai 105.597 kasus. Diikuti Jawa Tengah dengan 617 kasus dan kumulatifnya mencapai 33.912 kasus. 

Ketiga harian terbanyak berada di Jawa Barat dengan 411 kasus dan kumulatifnya mencapai 36.338 kasus. Sumatera Barat urutan selanjutnya menambahkan pasien positif mencapai 252 kasus dan kumulatifnya mencapai 14.537 kasus.

Sementara itu, Jawa Timur menambahkan sebanyak 223 kasus dan kumulatifnya masih kedua tertinggi sebanyak 52.465 kasus. Untuk kasus pasien meninggal bertambah sebanyak 87 kasus dan kumulatifnya mencapai 13.869 kasus.

DKI Jakarta menambahkan pasien meninggal terbanyak yaitu 19 kasus dan kumulatifnya masih berada di urutan kedua tertinggi sebanyak 2.251 kasus. Jawa Tengah menjadi kedua harian dengan 11 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 1.745 kasus. 

Jawa Timur mengikuti dengan mencatatkan pasien meninggal sebanyak 10 kasus dan kumulatifnya bertambah menjadi 3.768 kasus. Kalimantan Timur urutan selanjutnya mencatatkan 10 kasus dan kumulatifnya sebanyak 482 kasus. Untuk Jawa Barat mencatatkan 1 kasus meninggal dan kumulatifnya 719 kasus.

Selain itu per 31 Oktober, jumlah suspek ada 67.900 kasus dan spesimen selesai diperiksa sebanyak 29.001 spesimen. Untuk sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 502 kabupaten/kota. (STPC19 – rdt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

headline

Akhirnya terjawab. Kondisi Sutiaji, Walikota Malang yang beberapa hari tak hadir dalam beberapa giat. Padahal Pak Aji, selalu hadir di tengah masyarakat. Ia selalu...

headline

Balai Kota Malang mulai Senin (30/11) juga diberlakukan kebijakan pembatasan sosial. Bentuknya berupa work from home (WFH) bagi para ASN. Terutama yang reaktif dan komorbid....

headline

Aktifitas Gunung Semeru, Selasa (1/12/2020) dilaporkan sedikit mereda. Meskipun begitu, dua titik pengungsian yang sudah dibangun, diupayakan untuk tetap beroperasi. Saat ini ada dua...

Di's way

Malang  – Melihat dan melahirkan senyuman bahagia. Itulah sisi kecil yang diupayakan komunitas motor tua ini. Mayoritas anggotanya adalah pengusaha konter Kota Malang yang tidak...