Connect with us

Hi, what are you looking for?

Di's way

KPK Urus Fasum Malang

Foto : Harian DIs Way Malang Post

Malang – LELETNYA penyerahan fasilitas umum (prasarana dan utilitas; PSU) dari pengembang kepada pemerintah kota– menggugah Komisi Pemberantasan Korupsi turun ke Malang, kemarin (7/10); pasal korupsi bisa menjerat kalau ada penyimpangan. Datanya mencengangkan, dalam rentang 29 tahun (1991-2020), baru 27 pengembang yang sudah menyerahkan. Jumlah pengembang 336.   

Masih bisa terkait kejahatan stellionnaat rangkaian pasal 385 KUHP.  Walikota juga bikin Perwali Malang No 64/2019 untuk mendorong pengembang segera realisasi penyerahan fasum – fasos. Dari jumlah yang menyerahkan itu, 10 di antaranya diserahkan pada 2020 ini. Dua wakil KPK; Lili Pintauli Siregar bersama Edi Suryanto, Ketua Koordinator Supervisi dan Pencegehan (Korsupgah) KPK Wilayah VI, berpesan kepada pengembang di Balaikota kemarin, patuhi site plan yang telah diajukan ke pemkot saat mengajukan izin. Termasuk mematuhi penyerahan PSU. Dia juga mengingatkan pemkot untuk mengontrol.

“Mengubah fasum – fasos menjadi bangunan rumah pribadi, ruko dan lainnya, bisa korupsi. Biasanya, karena lokasi PSU lebih strategis, ditukar ke pinggir, tidak sesuai site plan awal,” tegas Lili.(ekn)

>>>>>>> Selengkpnya Di Harian DIs Way Malang Post Edisi Kamis (8/10)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Di's way

Malang – Tak hanya KPK yang turun ke daerah; mencermati fasum dan fasos perumahan. Kejaksaan Agung (Kajagung) pun punya program pengawasan dana di tingkat...

Nasional

Miris, kasusu korupsi yang terjadi di Indonesia hampir semua dilakukan oleh oknum-oknum berpendidikan tinggi. Berdasarkan data yang dirilis KPK RI. Kasus korupsi yang terjadi...

Nasional

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai ditinggalkan pegawainya. Pada tahun ini saja, sudah ada 37 pegawai yang mengundurkan diri, termasuk mantan jubir KPK...

headline

Jakarta – Kepala Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri  Diansyah  mundur dari lembaga anti rasuah tersebut . Ia juga telah mengirimkan surat pengunduran...

Copyright © 2020 MalangPost