MALANG POST – Sebanyak 122 pelajar SD dan SMP di Kota Batu, dipastikan tetap melaju ke ajang Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi (OSN-P) Tahap II Tahun 2026. Kepastian yang mengakhiri kecemasan para siswa ini, menyusul terbitnya surat resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Nomor 1311/B/H3/PN.00/2026 tertanggal 10 Juli 2026, yang sekaligus menjadi titik terang atas polemik dugaan kelalaian administrasi unggah dokumen yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.
Puluhan siswa Kota Batu yang sempat diliputi kecemasan akhirnya bisa bernapas lega. Setelah sebelumnya terancam gagal melaju akibat dugaan persoalan administrasi dan sempat viral, sebanyak 122 pelajar SD dan SMP di Kota Batu dipastikan lolos ke Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi (OSN-P) Tahap II Tahun 2026.
Kepastian itu menyusul terbitnya surat resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Nomor 1311/B/H3/PN.00/2026 tertanggal 10 Juli 2026 tentang Pengumuman Hasil OSN Tingkat Kabupaten/Kota Tahap II Jenjang Pendidikan Dasar Tahun 2026.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Batu, Cahyawisesa Sri Rama Atmaja, membenarkan hasil tersebut. Menurut dia, pengumuman kelulusan peserta OSN tingkat provinsi untuk jenjang SD maupun SMP telah resmi diterima. “Pengumuman soal OSN sudah keluar, baik tingkat SD maupun SMP,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).
Dari hasil tersebut, Kota Batu akan mengirimkan total 122 siswa terbaiknya untuk bersaing di tingkat provinsi. Rinciannya, sebanyak 69 siswa berasal dari jenjang SD dan 53 siswa dari jenjang SMP.
Untuk jenjang SD, delegasi Kota Batu terdiri atas 21 siswa bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), 21 siswa bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan 27 siswa bidang Matematika. Sementara itu, untuk jenjang SMP terdiri atas 15 siswa bidang IPA, 20 siswa bidang IPS, serta 18 siswa bidang Matematika.

Kabar ini sekaligus menjadi titik terang atas polemik yang sempat mencuat beberapa waktu lalu. Sebelumnya, puluhan siswa berprestasi di Kota Batu terancam gagal melanjutkan ke tahap berikutnya akibat dugaan kelalaian administrasi dalam proses unggah dokumen. Kini, setelah melalui proses verifikasi ulang oleh Puspresnas, para siswa dipastikan tetap bisa melanjutkan perjuangan mereka di ajang akademik bergengsi tersebut.
Sekretaris Daerah Kota Batu, Alfi Nurhidayat, mengaku bangga atas pencapaian para siswa. Menurutnya, hasil ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras para peserta dan guru pendamping tidak sia-sia.
“Kami sangat mengapresiasi semangat juang anak-anak hebat Kota Batu dan para guru pendamping. Pengumuman dari Pusat Prestasi Nasional ini menjadi penanda bahwa perjuangan belum selesai. Sekarang saatnya kita fokus penuh melangkah ke babak berikutnya di tingkat provinsi,” katanya.
Meski demikian, Alfi mengingatkan seluruh pihak agar tidak lengah. Sebab, jadwal pelaksanaan OSN-P Tahap II terhitung cukup padat. Bahkan, uji coba pelaksanaan telah digelar pada 14–15 Juli 2026.
Karena itu, Pemkot Batu meminta Dinas Pendidikan dan seluruh sekolah segera melakukan percepatan persiapan, mulai dari pendampingan intensif siswa, kesiapan sarana dan prasarana, hingga memastikan tidak ada lagi persoalan teknis maupun administratif yang mengganjal.
“Saya meminta Dinas Pendidikan melakukan pendampingan melekat. Jangan sampai ada anak didik kita yang terkendala masalah teknis atau administratif, seperti kelalaian unggah berkas yang berakibat pada kegagalan kepesertaan mereka,” tegas Alfi.
Dalam surat keputusan yang diterbitkan Kemendikdasmen, Puspresnas juga menegaskan bahwa proses verifikasi peserta telah dilakukan secara menyeluruh dan transparan. Penilaian mencakup kelengkapan berita acara pelaksanaan, pakta integritas, bukti tautan siaran langsung YouTube, hingga hasil murni tes utama OSN tingkat kabupaten/kota.
Adapun masyarakat, sekolah, maupun orang tua dapat mengakses daftar peserta yang lolos melalui laman resmi Pusat Prestasi Nasional. Dengan kepastian ini, harapan Kota Batu untuk kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional pun kembali terbuka lebar. Dukungan dan persiapan maksimal kini menjadi kunci agar ratusan talenta muda tersebut mampu berbicara banyak di level yang lebih tinggi. (Ananto Wibowo / Ra Indrata)




