MALANG POST – Akademi Arema FC terus memperluas jangkauan pembinaan pemain muda. Kali ini, tim pencari bakat Singo Edan menggelar seleksi terbuka di Lapangan Debes, Tabanan, Bali, Sabtu (11/7/2026), untuk menjaring calon pesepak bola potensial dari Pulau Dewata.
Jalan menuju Malang kini terbuka dari Pulau Dewata.
Akademi Arema FC mulai memperluas pencarian talenta muda ke luar Jawa Timur dengan menggelar seleksi terbuka di Lapangan Debes, Tabanan, Bali, Sabtu (11/7/2026).
Puluhan anak dan remaja mengikuti proses seleksi dengan satu tujuan yang sama: mendapat kesempatan bergabung dengan Akademi Arema FC sebagai langkah awal menuju karier sepak bola profesional.
Tim talent scouting Akademi Arema FC dipimpin langsung Endrik Vedes Waluyo.
Menurutnya, antusiasme peserta menjadi salah satu catatan positif selama proses seleksi berlangsung.
“Alhamdulillah hari ini anak-anak peserta sangat antusias sekali. Semangat mereka luar biasa. Banyak dari mereka yang memiliki cita-cita besar untuk bergabung dengan Arema. Itulah yang kami cari,” ujar Endrik.
Ia menjelaskan, seleksi di Bali merupakan bagian dari program pencarian bakat yang mendapat dukungan penuh manajemen Akademi Arema FC.

CALON SINGO: Para peserta seleksi terbuka Akademi Arema FC yang digelar di Lapangan Debes, Tabanan, Bali, tampak antusias mendengarkan pengarahan dari talent scouting. (Foto: Arema Official)
Selain di Pulau Dewata, agenda serupa juga digelar di Purwakarta sebagai upaya memperluas jangkauan pembinaan pemain muda di berbagai daerah.
Pelaksanaan seleksi di Bali turut melibatkan Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Debes sebagai tuan rumah sekaligus fasilitator kegiatan.
Kepala SSB Putra Debes Bali, I Wayan Suadiastra, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Arema FC. Ia didampingi Dede, salah seorang orang tua pemain asal Bali yang lebih dahulu bergabung dengan Akademi Arema FC.
“Kami selaku SSB Putra Debes Bali bertindak sebagai fasilitator dan jembatan. Kami sangat berterima kasih kepada Coach Endrik dan manajemen Arema yang sudah memercayai kami untuk menyelenggarakan seleksi yang luar biasa ini,” katanya.
Menurut Suadiastra, pihaknya terbuka bagi klub-klub Liga 1 lain yang ingin menggelar pembinaan maupun seleksi di Bali. Langkah tersebut dinilai memberi ruang lebih besar bagi pesepak bola muda lokal untuk menembus level profesional.
Bagi para peserta, seleksi ini menjadi peluang yang tidak datang setiap hari.
Rafa, salah satu peserta seleksi, mengaku sengaja mengikuti kegiatan tersebut demi mengejar cita-citanya menjadi pesepak bola profesional.
“Terima kasih untuk hari ini, seleksi berjalan sangat baik. Alasan saya ikut seleksi ini karena ingin mengejar cita-cita. Harapannya bisa lolos dan berangkat ke Malang,” ujarnya.
Melalui seleksi di berbagai daerah, Akademi Arema FC berharap dapat menemukan lebih banyak talenta potensial yang nantinya menjadi bagian dari pembinaan berjenjang dan memperkuat masa depan Singo Edan. (Ra Indrata)




