MALANG POST – Libur sekolah memang tinggal menghitung hari. Namun, peluang menikmati destinasi wisata baru di Kota Batu dengan harga lebih hemat masih terbuka. Mikutopia memilih menutup musim liburan semester genap dengan dua kabar baik sekaligus, yaitu mengembalikan tarif tiket high season ke harga normal dan memperpanjang pertunjukan budaya Journey of Wonderland hingga 12 Juli 2026.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga geliat kunjungan wisatawan sekaligus memberi kesempatan bagi masyarakat yang belum sempat berlibur selama musim liburan sekolah.
Sebelumnya, selama periode high season, Mikutopia memberlakukan tarif tiket reguler Rp45 ribu dan tiket terusan Rp95 ribu. Mulai pekan terakhir libur sekolah, tarif hari kerja kembali seperti semula, yakni Rp40 ribu untuk tiket reguler dan Rp80 ribu untuk tiket terusan. Sementara itu, harga tiket akhir pekan tetap berlaku Rp45 ribu untuk reguler dan Rp95 ribu untuk tiket terusan.
Tak hanya itu, pertunjukan budaya Journey of Wonderland yang semula dijadwalkan berakhir pada 5 Juli juga diperpanjang hingga 12 Juli 2026. Seluruh pengunjung yang membeli tiket masuk dapat menikmati pertunjukan tersebut tanpa biaya tambahan.
Manajer Operasional Mikutopia, Panji Akbar Ramadhani, mengatakan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat selama musim libur sekolah.

ANIMO TINGGI: Pertunjukan budaya gratis di Mikutopia berhasil menarik kunjungan wisatawan, karena itu management memperpanjang jadwal pertunjukan dan menurunkan tiket ke harga normal. (Foto: Ananto Wibowo / Malang Post)
“Kami ingin semakin banyak keluarga dapat menikmati pengalaman berwisata di Mikutopia. Karena itu, pada pekan terakhir libur sekolah kami kembali memberlakukan harga normal dan memperpanjang pertunjukan budaya Journey of Wonderland hingga 12 Juli. Seluruh pertunjukan ini dapat dinikmati secara gratis oleh setiap pengunjung yang membeli tiket masuk,” ujarnya, Senin (6/7/2026).
Menurut Panji, Journey of Wonderland menjadi salah satu atraksi yang paling banyak mendapat respons positif dari pengunjung. Pertunjukan tersebut memadukan tarian tradisional, musik, hingga berbagai atraksi bertema Nusantara yang dikemas dengan konsep hiburan modern sehingga menarik perhatian anak-anak maupun orang dewasa.
Selain menyuguhkan hiburan, pertunjukan tersebut juga menjadi media edukasi untuk mengenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada keluarga yang berkunjung ke Mikutopia.
Manajemen berharap kebijakan harga yang lebih terjangkau pada hari kerja dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang masih ingin memanfaatkan sisa masa liburan sekolah tanpa harus mengeluarkan biaya lebih besar. Di sisi lain, perpanjangan pertunjukan budaya diharapkan mampu menambah alasan wisatawan untuk datang ke Kota Batu.
Dengan kombinasi tarif yang kembali ramah di kantong dan sajian hiburan gratis, Mikutopia optimistis tren kunjungan wisatawan tetap terjaga hingga berakhirnya musim libur sekolah. Langkah tersebut sekaligus menjadi strategi untuk menjaga denyut sektor pariwisata Kota Batu tetap ramai meski puncak musim liburan mulai berlalu. (Ananto Wibowo)




