MALANG POST – Peluang pelajar Kota Batu melaju ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi, masih terbuka, setelah Kemendikdasmen menetapkan jadwal baru OSN 2026, menyusul kendala teknis yang terjadi saat pelaksanaan OSN tingkat kabupaten/kota di sejumlah daerah.
Harapan pelajar Kota Batu untuk melangkah ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi belum pupus. Pemerintah pusat akhirnya menetapkan jadwal baru pelaksanaan OSN 2026 setelah seleksi tingkat kabupaten/kota (OSN-K) di sejumlah daerah sempat diwarnai kendala teknis.
Bagi peserta OSN-K di Kota Batu, keputusan itu menjadi kepastian yang telah lama ditunggu. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menetapkan pengumuman hasil OSN-K susulan akan dilakukan pada Jumat (10/7/2026). Dari pengumuman itulah akan diketahui siswa yang berhak melanjutkan perjuangan ke tingkat provinsi.
Merespons keputusan tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batu langsung menyampaikan informasi resmi kepada seluruh sekolah. Tujuannya sederhana, memastikan seluruh peserta, guru pendamping, dan satuan pendidikan memperoleh informasi yang sama sehingga tidak terjadi kebingungan.
Kepastian itu dituangkan dalam Surat Dinas Pendidikan Kota Batu Nomor 420/766/35.79.401/VII/2026 sebagai tindak lanjut atas surat Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen Nomor 1225/B/H3/PN.00/2026 tertanggal 1 Juli 2026 yang mengatur perubahan jadwal OSN sekaligus pelaksanaan uji coba bagi jenjang SD/MI dan SMP/MTs sederajat.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, mengatakan pihaknya sengaja bergerak cepat agar tidak muncul informasi yang berbeda di lapangan.
“Alhamdulillah kami sudah menyampaikan surat resmi kepada seluruh sekolah sebagai tindak lanjut surat pertama yang kami kirim sebelumnya, sekaligus menindaklanjuti surat balasan dari Puspresnas Kemendikdasmen,” ujarnya, Senin (6/7/2026).

BERCENGKRAMA: Kepala Disdik Kota Batu, Alfi Nurhidayat saat bercengkarama dengan salah satu wali murid dan pelajar Kota Batu. (Foto: Ananto Wibowo / Malang Post)
Menurut Alfi, langkah Disdik sebenarnya sudah dimulai sebelum surat balasan dari Puspresnas diterima. Pada 29 Juni 2026, pihaknya lebih dahulu mengirimkan surat kepada sekolah-sekolah sebagai respons atas belum diumumkannya hasil OSN-K sesuai jadwal semula.
“Sebelum surat balasan dari Puspresnas diterima, kami telah lebih dulu mengirimkan surat kepada sekolah-sekolah pada 29 Juni 2026 sebagai bentuk respons atas belum diumumkannya hasil OSN-K,” katanya.
Mengacu pada jadwal terbaru, pengumuman hasil OSN-K susulan akan dilakukan pada 10 Juli 2026. Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya mengikuti uji coba OSN tingkat provinsi tahap kedua pada 14-15 Juli 2026.
Seleksi OSN tingkat Provinsi dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli 2026 untuk jenjang SD, sedangkan jenjang SMP akan mengikuti seleksi pada 23 Juli 2026.
Tahapan berikutnya, hasil OSN tingkat Provinsi diumumkan pada 12 Agustus 2026. Para siswa terbaik dari masing-masing provinsi kemudian akan berlaga di Olimpiade Sains Nasional tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 25-31 Agustus 2026.
Alfi menegaskan, perhatian pemerintah daerah kini tertuju pada upaya memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama mengikuti setiap tahapan kompetisi, bukan lagi memperdebatkan persoalan yang sempat muncul saat pelaksanaan OSN-K.
“Pada prinsipnya kami tidak ingin mencari siapa yang benar atau salah atas dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan OSN-K kemarin. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada tim OSN Puspresnas Kemendikdasmen yang telah merespons surat kami dengan cepat,” ujarnya.
Ia berharap jadwal baru tersebut menjadi penyemangat bagi para pelajar Kota Batu. Waktu yang masih tersedia diminta dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperdalam materi sehingga siap bersaing di tingkat provinsi.
“Kami sangat menghargai dan mendukung semangat anak-anak yang telah berkompetisi pada OSN tingkat kota. Kami menginstruksikan agar mereka terus belajar sehingga nantinya siswa yang terpilih mewakili Kota Batu pada OSN tingkat Provinsi dapat meraih prestasi terbaik sekaligus membawa harum nama Kota Batu,” pungkasnya. (Ananto Wibowo / Ra Indrata)




