KOMPAK: Atraksi Polwan Satlantas bertajuk SRIKANDI, berhasil memukau hadirin dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Malang. (Foto: Humas Resma)
MALANG – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolres Malang, Rabu (1/7/2026), tidak hanya diisi upacara. Atraksi Polisi Wanita (Polwan) Satlantas bertajuk Srikandi (Safety Riding, Kreatif, dan Edukasi) serta penyerahan penghargaan kepada pemenang lomba Sistem Keamanan Lingkungan (Satkamling) menjadi pesan bahwa keamanan lahir dari profesionalisme aparat dan partisipasi masyarakat.
Tepuk tangan bergemuruh berkali-kali di halaman Mapolres Malang. Bukan karena aksi hiburan semata, melainkan karena dua pesan penting disampaikan dalam satu panggung: keselamatan berlalu lintas dan kepedulian menjaga keamanan lingkungan. Keduanya menjadi warna peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Sorotan utama datang dari atraksi 10 personel Polwan Satlantas Polres Malang yang menampilkan Srikandi (Safety Riding, Kreatif, dan Edukasi). Pertunjukan itu memadukan keterampilan berkendara dengan edukasi keselamatan lalu lintas.
Atraksi diawali simulasi aksi pengendara ugal-ugalan yang diperagakan tim freestyle binaan Satlantas Polres Malang. Adegan tersebut menggambarkan perilaku di jalan yang dapat memicu kecelakaan.
Cerita kemudian berlanjut dengan simulasi penanganan korban kecelakaan. Dalam skenario itu, para Polwan bekerja sama dengan tim ambulans Relawan Siaga Utara (Resita) memberikan pertolongan pertama sebelum korban dievakuasi.
Aksi semakin menegangkan ketika para Polwan memperagakan pengejaran terhadap pelaku tabrak lari menggunakan sepeda motor dinas. Pelaku berhasil dihentikan dan diamankan personel Satlantas Polres Malang.

TERBAIK: Bupati Malang, HM Sanusi, menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba Satkamling. (Foto: Humas Resma)
Penampilan ditutup dengan demonstrasi mengendarai sepeda motor berkapasitas mesin besar yang biasa digunakan dalam mendukung tugas kepolisian. Atraksi tersebut mendapat sambutan meriah dari tamu undangan dan masyarakat.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, atraksi itu bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi media edukasi tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus menunjukkan kesiapsiagaan personel Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui atraksi ini kami ingin menunjukkan bahwa Polwan memiliki kemampuan, profesionalisme, dan kesiapsiagaan yang sama dalam menjalankan tugas kepolisian. Di sisi lain, masyarakat juga kami ajak untuk semakin peduli terhadap keselamatan berlalu lintas karena setiap pelanggaran dapat berujung pada kecelakaan,” katanya.
Menurut Taat, kolaborasi Polwan dengan relawan dalam simulasi tersebut juga menggambarkan pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat saat menangani keadaan darurat di jalan raya.
“Sinergi antara Polri, relawan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Semangat inilah yang terus kami bangun sejalan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80,” ujarnya.
Semangat kolaborasi itu juga tercermin melalui pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba Sistem Keamanan Lingkungan (Satkamling). Penghargaan diserahkan usai upacara Hari Bhayangkara sebagai bentuk apresiasi kepada warga yang aktif menjaga keamanan lingkungan secara swadaya.
Juara pertama diraih Satkamling Jalan Kenongo Sari Gang II RT 01 RW 05, Kelurahan Turen, Kecamatan Turen dengan nilai 208. Posisi kedua ditempati Satkamling RT 23 RW 03 Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen dengan nilai 195, sedangkan juara ketiga diraih Satkamling RT 03 RW 11 Desa Banjararum, Kecamatan Singosari dengan nilai 168. Para pemenang menerima piagam penghargaan dan uang pembinaan.
Taat menegaskan, Satkamling tetap menjadi garda terdepan dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan di tingkat lingkungan. Karena itu, Polres Malang terus mendorong penguatan sistem keamanan berbasis masyarakat.
“Penghargaan ini bukan semata untuk para pemenang, tetapi menjadi motivasi bagi seluruh warga agar terus menghidupkan kembali budaya gotong royong dan kepedulian dalam menjaga keamanan lingkungan. Kamtibmas yang kondusif hanya bisa terwujud melalui sinergi antara Polri dan masyarakat,” tegasnya. (HmsResma / Ra Indrata)




