MALANG POST – Jawa Timur Park (JTP) Group terus memperkuat posisinya sebagai pelopor wisata edukasi di Indonesia. Terbaru, perusahaan tersebut tengah membangun fasilitas edukasi anyar bernama Museum Mega Science Center dan Budaya di kawasan Jatim Park 1, Kota Batu.
Proyek yang saat ini masih dalam tahap pembangunan itu menjadi bagian dari pengembangan berkelanjutan JTP Group dalam memperkuat ekosistem wisata edukasi nasional.
Kehadiran museum tersebut juga menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan sarana pembelajaran yang lebih interaktif, modern dan relevan dengan perkembangan zaman.
Museum Mega Science Center dan Budaya dirancang sebagai pusat edukasi yang mengintegrasikan unsur sains, teknologi dan budaya dalam satu kawasan. Kehadirannya diharapkan mampu melengkapi berbagai fasilitas pembelajaran yang selama ini telah dikembangkan JTP Group melalui konsep edutainment, yang menjadi karakter utama perusahaan.
Dibangun di atas lahan seluas sekitar 18.000 meter persegi, museum ini akan menghadirkan beragam zona tematik. Mulai dari ruang angkasa, fisika, matematika, biologi, kimia, teknologi, kebencanaan, hingga budaya.
Setiap zona dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih imersif melalui media interaktif, alat peraga, simulasi, hingga teknologi modern. Dengan pendekatan tersebut, pengunjung diharapkan tidak hanya melihat, tetapi juga dapat memahami berbagai konsep ilmu pengetahuan secara lebih aplikatif dan menyenangkan.

PEMBANGUNAN: Jatim Park Group tengah mengebut pembangunan Museum Mega Science Center dan Budaya di kawasan Jatim Park 1, memperkuat eduwisata nasional. (Foto: Jatim Park for Malang Post)
Pengembangan Museum Mega Science Center dan Budaya dilatarbelakangi komitmen JTP Group dalam mendukung peningkatan literasi sains, teknologi, dan budaya di Indonesia. Tidak sekadar menjadi destinasi wisata edukasi, museum ini juga diproyeksikan sebagai ruang belajar yang dapat dimanfaatkan pelajar, akademisi, keluarga, hingga masyarakat umum.
Manajer Marketing dan Public Relations Jawa Timur Park Group, Titik S. Ariyanto menjelaskan, bahwa pembangunan museum tersebut merupakan bagian dari visi perusahaan untuk terus berkontribusi pada pengembangan pendidikan nonformal melalui pariwisata berbasis edukasi.
“Museum Mega Science Center dan Budaya merupakan salah satu langkah pengembangan yang kami lakukan untuk menghadirkan sarana pembelajaran yang lebih komprehensif. Melalui fasilitas ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap sains, teknologi dan budaya, sekaligus memperkuat posisi Kota Batu sebagai destinasi wisata edukasi yang memiliki daya saing di tingkat nasional,” ujarnya, Senin (29/6/2026).
Selain memperluas portofolio destinasi yang dimiliki perusahaan, pembangunan museum ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan pendidikan di Kota Batu.
Kehadiran fasilitas baru tersebut menjadi bagian dari upaya JTP Group dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukatif serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Saat ini proses pembangunan masih terus berlangsung. JTP Group akan menginformasikan perkembangan proyek secara berkala hingga museum tersebut siap diperkenalkan kepada publik,” tuturnya.
Melalui pembangunan Museum Mega Science Center dan Budaya, JTP Group kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan destinasi yang mendukung pembelajaran, pelestarian budaya, sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengalaman edukatif yang dapat diakses berbagai kalangan.
Informasi terkait tiket dan promo terbaru dapat diakses melalui website resmi jtp.id serta media sosial Instagram dan TikTok @megasciencecenter dan @jawatimurpark. (Ananto Wibowo)




