MALANG POST- Universitas Negeri Malang (UM) semakin meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat melalui kegiatan khitan massal bertajuk “Khitan Sehat Berdampak Kuat bagi Masyarakat”.
Program yang merupakan hasil kolaborasi Pusat Kesehatan dan Pangan LPPM UM, FK UM serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al-Hikmah UM ini digelar pada Jumat (19/6/2026) di halaman depan Gedung FK UM. Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan UM untuk memberikan dukungan dan semangat kepada para peserta.
Khitan massal ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian UM kepada masyarakat melalui penyediaan layanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas.
Selain membantu meringankan beban ekonomi keluarga, kegiatan ini juga berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan organ reproduksi sejak dini.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari pimpinan universitas dan panitia pelaksana, kemudian dilanjutkan dengan proses tindakan khitan yang dilakukan oleh tim medis.
Program ini terbuka tidak hanya bagi sivitas akademika UM, tetapi juga masyarakat umum dari wilayah Kota Malang maupun Kabupaten Malang. Sebanyak 22 anak laki-laki mengikuti khitan massal tersebut.
Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Eriyanto Fanani, M.K.K.K., menegaskan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus upaya menghadirkan layanan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Tingkatkan Kepedulian Sosial, UM Gelar Khitan Massal. (Foto: Humas UM for Malang Post)
“Kegiatan khitan massal ini merupakan salah satu cara merealisasikan kepedulian terhadap sesama sekaligus memberikan pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat,” ujar Eriyanto.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada tindakan medis, tetapi juga memiliki misi edukatif.
Menurutnya, pemahaman tentang kesehatan reproduksi perlu diimplementasikan secara langsung agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Apabila kesehatan organ reproduksi hanya sebatas teori di kelas, pengetahuan itu tidak akan berkembang dan hanya berhenti di ruang pembelajaran. Melalui kegiatan khitan sehat ini, teori tersebut diaplikasikan secara nyata untuk meningkatkan kesehatan sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, UM juga berupaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi sebagai bagian dari pencegahan berbagai masalah kesehatan.
Edukasi semacam ini dinilai penting untuk membentuk perilaku hidup bersih dan sehat yang berkelanjutan.
UM berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas.
Berbagai program berbasis edukasi dan pelayanan kesehatan akan terus dikembangkan guna mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., dalam sambutannya berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi lahirnya program-program sosial yang lebih luas di masa mendatang.
“Kegiatan ini akan menjadi pemantik yang baik ke depan untuk menghadirkan berbagai program lain yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan khitan massal ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Good Health and Well-being) tentang kehidupan sehat dan kesejahteraan, serta Tujuan 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi berbagai unit di lingkungan UM dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat. (M. Abd. Rachman. Rozzi-Januar Triwahyudi)




