SIMBOLIS: Rektor Unisma, Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D menyerahkan hewan kurban kepada pengurus Takmir Masjid Ainul Yaqin (Foto: M. Abd. Rachman Rozzi/Malang Post)
MALANG POST- Sebagai salah satu kampus perguruan tinggi swasta Islam yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) dan berlokasi di Kota Malang, Jawa Timur.
Tentu Unisma juga ikut merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Tahun ini, Kampus Hijau tersebut menyalurkan puluhan hewan kurban yang terdiri dari 22 ekor sapi dan 33 ekor kambing.
Seluruh bantuan hewan kurban ini didistribusikan secara merata ke berbagai wilayah pelosok di Malang Raya, utamanya ke pondok pesantren, sekolah, hingga permukiman warga yang membutuhkan di sekitar Malang raya hingga ke pelosok.
Selain disalurkan ke berbagai titik di pelosok Malang Raya, Unisma juga melaksanakan prosesi penyembelihan hewan kurban secara langsung di area Masjid Ainul Yaqin berjumlah 11 Sapi dan 9 kambing.
Hewan kurban yang disembelih di masjid kampus ini nantinya akan dibagikan kepada warga di sekitar area universitas, sebagai wujud syukur dan kepedulian internal kampus.
Perayaan Idul Adha tahun ini dimaknai oleh Unisma tidak sekadar sebagai momentum ibadah ritual, tetapi juga sebagai ruang penguatan kepedulian dan solidaritas sosial secara nyata antara civitas akademika dengan masyarakat luas.

Rektor Unisma Prof. Drs. H. Junaidi, M. Pd.,P.hD menyatakan bahwa esensi utama dari ibadah kurban ini adalah menumbuhkan keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui langkah konkret ini, universitas ingin memastikan kehadiran kampus membawa dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah-daerah pinggiran.
Prof. Junaidi menambahkan bahwa alhamdulillah penyembelihan hewan kurban di Unisma tahun ini juga mengalami peningkatan daripada tahun sebelumnya.
Meskipun saat ini kondisi ekonomi masyarakat mengalami ketidakpastian, tetapi hal tersebut tidak mengurangi niat dan animo masyarakat untuk menyembelih hewan kurban.
“Meskipun ekonomi saat ini lesu, ternyata tidak menurunkan minat dan kepercayaan masyarakat untuk menyembelih hewan kurbannya melalui Unisma,” tambahnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk dapat memaknai Idul Adha sebagai momentum untuk melatih sifat ikhlas dan sabar dalam diri, sekaligus dalam meneladani kekuatan iman Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
“Semoga keikhlasan, ketabahan, dan kesabaran kita semakin bagus. Kita bisa meneladaninya dalam kekuatan iman Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS,” ujarnya.
Semakin kita dipercaya oleh masyarakat, maka akan semakin banyak pula masyarakat yang memercayakan penyembelihannya ke lembaga kita.
“Oleh karena itu, pendekatan yang kita bangun adalah pendekatan personal dan kekeluargaan”, ungkap Prof Jun.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Ainul Yaqin Unisma, Dr. Kukuh Santoso, M.Pd. I mengucapkan rasa syukurnya atas bantuan hewan kurban dari para mitra juga masyarakat jemaah masjid.
“Alhamdulillah antusiasme masyarakat tinggi, meskipun saat ini harga daging melambung,” ujarnya dalam sambutan.
Ia pun berharap bahwa hal ini dapat membawa keberkahan dan kebermanfaatan bagi Unisma serta masyarakat. (M. Abd. Rachman. Rozzi-Januar Triwahyudi)




