Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, meninjau stan UMKM di Kota Pasuruan. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Upaya itu sejalan dengan Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Pasuruan serta rangkaian Kampanye Nasional Bulan Literasi Keuangan bertema “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas”.
Sebagai tindak lanjut hasil Rapat Pleno TPAKD Kota Pasuruan, OJK Malang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) menyelenggarakan kegiatan Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Guna Mendukung Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan UMKM pada Senin (11/5/2036) di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Pasuruan.
Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, menyampaikan bahwa pemahaman keuangan yang baik akan membantu masyarakat dalam memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara bijak. “Sukses itu lahir dari persiapan dan keberuntungan. Karena itu, mari mulai membiasakan menabung dan mempersiapkan diri dari sekarang, sebab kita tidak pernah tahu kapan kesempatan dan keberuntungan datang,” ujar Farid.

Farid Faletehan, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang. (Foto: Istimewa)
Walikota Pasuruan, Adi Wibowo, menyampaikan apresiasi kepada OJK Malang dan seluruh lembaga jasa keuangan yang telah mendukung kegiatan edukasi keuangan di Kota Pasuruan. “Sinergi antara pemerintah daerah, OJK, dan sektor jasa keuangan sangat penting dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat dan UMKM,” ucap Adi.
Dalam kegiatan itu, 240 peserta yang mayoritas berasal dari komunitas dan pelaku UMKM perempuan memperoleh edukasi mengenai pengelolaan keuangan, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan formal, serta peningkatan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas keuangan ilegal dari OJK Malang dan perencana keuangan Bareyn Mochaddin.
Kegiatan turut diramaikan dengan booth layanan dan pameran UMKM serta partisipasi berbagai Lembaga Jasa Keuangan (LJK). Melalui booth tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi layanan keuangan, konsultasi produk keuangan, akses pembiayaan, hingga layanan pembukaan rekening dan edukasi keuangan secara langsung.
Acara hari ini juga merupakan bagian dari implementasi Program Kerja Unggulan TPAKD Kota Pasuruan, yaitu P4-LK (Penguatan, Pemanfaatan, Pemerataan dan Pemahaman Layanan Keuangan) sebagai program terpadu dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Pasuruan bersama OJK Malang berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, mampu memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara bijak, serta terhindar dari berbagai aktivitas keuangan ilegal. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana peningkatan kapasitas ekonomi keluarga dan pelaku UMKM Kota Pasuruan.(Eka Nurcahyo)




