MALANG POST – Sebuah mobil pengangkut logistik program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami kecelakaan tunggal hingga menghantam tiga rumah warga di Jalan Raya Desa Donomulyo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Senin (27/4/2026).
Insiden yang melibatkan kendaraan Mitsubishi L300 pick up box bernopol N-8626-CI milik Yayasan MBG Desa Tlogosari tersebut, diduga kuat dipicu oleh kegagalan teknis pada bagian kaki-kaki kendaraan saat melaju usai pengisian bahan bakar.
Meskipun tiga rumah warga mengalami kerusakan cukup serius di bagian depan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mencekam ini. Sopir kendaraan, Aldi Saputro (22), dan pendamping sopir, Dedi Setyawan, dilaporkan selamat tanpa luka berarti.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menjelaskan, kronologi kecelakaan bermula saat kendaraan melaju dari arah utara menuju selatan. Mobil tersebut baru saja keluar dari SPBU Donomulyo untuk menjalankan tugas distribusi rutin.
“Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba oleng dan tidak stabil. Diduga ada gangguan mendadak pada roda belakang sehingga pengemudi kehilangan kendali atas laju kendaraannya,” ujar AKP Bambang saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).
Oleng dan Tabrak Teras Warga
Dalam kondisi panik, Aldi selaku sopir berusaha membanting setir ke arah kiri untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan. Namun, laju mobil yang tidak terkendali justru membuat kendaraan naik ke bahu jalan dan menyasak bagian depan dari tiga rumah warga setempat.
“Berdasarkan hasil olah TKP sementara oleh unit lantas, faktor utama penyebab kecelakaan adalah kondisi teknis. Ada dugaan setelan spooring balancing yang tidak tepat serta kerusakan pada komponen kaki-kaki kendaraan,” ungkap Bambang.
Akibat hantaman keras tersebut, tembok teras dan pagar rumah warga mengalami kerusakan dengan total kerugian material ditaksir mencapai Rp18 juta.
Yayasan MBG Tlogosari Bertanggung Jawab
Tak lama setelah kejadian, pihak Yayasan MBG Desa Tlogosari, langsung merespons insiden tersebut. Ketua Yayasan, Kristina, tampak hadir di lokasi kejadian untuk berkomunikasi dengan para pemilik rumah yang terdampak.
Pihak yayasan menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh atas seluruh biaya perbaikan rumah warga yang rusak. Langkah kekeluargaan pun ditempuh guna menyelesaikan persoalan kerugian material tersebut.
Polres Malang melalui AKP Bambang Subinajar mengimbau kepada seluruh pengelola armada pelayanan publik, termasuk program strategis seperti MBG, untuk lebih disiplin dalam melakukan perawatan kendaraan.
“Kami imbau seluruh pengendara dan pengelola unit usaha untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan layak jalan sebelum beroperasi di jalan raya. Pengecekan rutin sangat penting guna mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang,” pungkasnya. (HmsResma/Ra Indrata)




