PERDANA: Divo Band saat meluncurkan album perdana bertajuk Cinta Bikin Gila. Grup musik asli Malang ini mengambil genre pop rock. (Foto: Ra Indrata/Malang Post)
MALANG POST – Semangat Malang sebagai Barometer Rock Nasional kembali membara. Grup musik lokal, Divo Band, resmi menggebrak industri musik dengan meluncurkan album perdana bertajuk Cinta Bikin Gila.
Mengusung genre pop rock, album ini menjadi penanda kembalinya identitas musik cadas di Bhumi Arema.
Leader Divo Band, Yoga Adhinata mengungkapkan, pemilihan genre pop rock bukan tanpa alasan. Menurutnya, karakter masyarakat Malang sangat lekat dengan warna musik rock yang bertenaga namun tetap harmonis.
“Kami ingin berkontribusi menghidupkan kembali musik rock di Bhumi Arema. Akhir-akhir ini tren musik mulai tergeser ke genre hip hop, R&B, ambyaran, hingga jazz. Kami ingin menegaskan kembali bahwa jati diri Arema adalah rock,” tegas Yoga.
Formasi Baru dan 8 Lagu Andalan
Divo Band yang kini digawangi oleh formasi solid—Yoga (kibor), Okky (gitar), Novan (bas), Yosie (drum), dan Rafly (vokal)—menyuguhkan delapan lagu dalam album debut ini.

LAUNCHING: Leader Divo Band, Yoga Adhinata, yang juga pegang kibor, menjadi ‘pemain kunci’ lahirnya album perdana. (Foto: Ra Indrata/Malang Post)
Kedelapan trek tersebut adalah: Cinta Bikin Gila (Single Utama), Sakit Hati, Takdirmu Bersamaku, Pejuang Hati, Cinta Buta, Pesta Bujang, Elegi Tuk Ayah dan Amnesia.
Prosesi peluncuran album sekaligus penayangan perdana video musik (Music Video/MV) single utama dilakukan di Hi5 Lounge Anang Family Karaoke pada Selasa (21/4/2026) malam.
Target 10 Besar Nasional di Spotify
Tak berhenti di acara peluncuran, Divo Band telah menyusun rencana besar untuk melakukan tur ke berbagai kota di Indonesia. “Jadwal tur masih kami matangkan bersama sponsor utama,” tambah Yoga.
Selain tur fisik, Divo Band juga fokus merambah ranah digital. Seluruh materi lagu akan segera tersedia di berbagai platform streaming seperti Spotify. Yoga berharap karya anak Malang ini mampu bersaing di kancah nasional.
“Target kami, Divo bisa menembus jajaran 10 besar Spotify nasional. Ini adalah pembuktian bahwa musisi Malang tetap andal dalam berkarya dan menjaga eksistensi,” tuturnya optimistis.
Perjalanan Panjang Sejak 2011
Eksistensi Divo Band sebenarnya telah dimulai sejak 2011. Namun, kesibukan masing-masing personel sempat membuat band ini vakum cukup lama. Mereka kembali bangkit dengan formasi baru sejak 2018.
Meski terhitung baru meluncurkan album, para personel Divo bukanlah orang baru di dunia hiburan.
Mereka adalah musisi kawakan yang telah malang melintang di berbagai panggung musik sejak awal era 2000-an.
Kembalinya mereka kali ini membawa misi besar: mengembalikan kejayaan rock di kota kelahiran mereka. (Ra Indrata)




