TOKOH: Budiar Anwar ketika menerima piaga dan tropi PWI Jatim Award 2026 dari Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim. (Foto: Prokopim Sekda. Kab. Malang)
MALANG POST – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, menggelar Resepsi Puncak Hari Pers Nasional (HPN) dan Hari ulang tahun (HUT) ke-80 PWI di Dyandra Convention Center, Kota Surabaya, Kamis (16/4/2026) malam.
Dalam momen rangkaian HPN 2026 tingkat Jawa Timur tersebut, juga diberikan penghargaan PWI Jatim Award 2026, untuk sejumlah tokoh asli Jawa Timur, yang dinilai memiliki kontribusi nyata, dalam peningkatan kualitas layanan publik serta kemajuan kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai bidangnya.
Salah satunya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar meriah penghargaan dalam kategori Tokoh Penggerak Good Governance Daerah.
Predikat tersebut diberikan langsung Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim. Disaksikan Ketua PWI Pusat, Akhmad Munir; Menteri Haji dan Umrah Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf Hasyim dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak.
PWI Jatim memandang, penyematan predikat tokoh penggerak good governance di tingkat daerah, yang kali ini disandang Sekda Budiar, karena mantan Kabag Humas Pemkab Malang tersebut, dinilai mampu menjadi leader.
“Pak Sekda adalah aparatur pemerintahan yang tercatat mampu menjadi leader, dalam mendorong transparansi, akuntabilitas dan partisipasi publik.”
“Beberapa elemen dan contoh figur yang dikaitkan, lantaran Pak Sekda mampu mendorong reformasi birokrasi, transparansi anggaran dan peningkatan pelayanan publik melalui teknologi. Diantaranya seperti e-government,” sebut Lutfil Hakim, di Surabaya, Kamis (16/4/2026) malam.

Dikesempatan itu, Sekretaris Daerah dengan gelar Dr. Ir Budiar Anwar, M.Si., menyampaikan ucapan terimakasih dan terharu, atas penghargaan bergengsi tersebut. Terlebih-lebih, pihaknya baru 25 September 2025 lalu, dilantik secara resmi menggantikan Wahyu Hidayat, yang saat ini terpilih sebagai Wali Kota Malang.
“Terima kasih kepada PWI Pusat dan PWI Provinsi Jawa Timur, yang sudah memberikan penghargaan kepada saya. Karena selama ini, penghargaan itu hanya diperhatikan oleh media lokal.”
“Namun malam ini, penghargaan ini sampai dari media nasional. PWI luar biasa. Hari ini luar biasa. Saya sangat terharu dan tersanjung mendapatkan PWI Award ini,” tegas alumni pascasarjana Universitas Brawijaya ini.
Sebagai catatan, pria kelahiran 19 November 1970, di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut, terpilih menjadi tokoh penggerak good governance di tingkat daerah, lantaran dinilai mampu menjadi leader dalam mendorong transparansi, akuntabilitas dan partisipasi publik.
Budiar yang sebelum dilantik menjadi Sekretaris Daerah, tercatat menduduki jabatan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, juga contoh figur, yang dikaitkan lantaran turut mendorong reformasi birokrasi, transparansi anggaran dan peningkatan pelayanan publik melalui teknologi.
Pria 54 tahun ini, resmi dilantik dan diambil sumpah menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, oleh Bupati Malang, HM Sanusi, pada Kamis (25/9/2025) lalu.
Meskipun telah dilantik sebagai Sekda, Budiar masih berkeinginan kuat agar infrastuktur serta sanitasi di Kabupateb Malang, terus bisa terbangun dengan baik.
“Harapan saya, Kabupaten Malang, mampu mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” katanya, setelah dilantik oleh Bupati Malang Sanusi.
Selain itu, mantan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan ini, juga siap untuk melaksanakan tugas dari Bupati Malang, untuk menurunkan angka kemiskinan.
“Kami akan mendukung dan mengawal RPJMD Kabupaten Malang di lima tahun ke depan serta membantu untuk menurunkan angka kemiskinan,” tegasnya. (*/Ra Indrata)




