MALANG POST – Pascakalah 0-2 dari Dewa United di pekan ke-18 Super League musim 2025/2026, Arema FC langsung memborong pemain. Menambah dua pemain baru, yang sudah didatangkan sebelum putaran kedua berjalan.
Tidak tanggung-tanggung, langsung tiga pemain didatangkan. Joel Vinicus, striker Brasil yang dibeli dari Borneo FC. Plus satu paket pemain pinjaman dari Persija. Hansamu Yama Pratama dan Rio Fahmi.
Bahkan konon bakal segera dikenalkan pemain asing baru, khusus untuk menambal lini belakang.
Tak pelak dengan datangnya lima pemain baru -jika Pablo Oliveira tidak dihitung sebagai pemain baru- diprediksi akan mengubah skema permainan Arema.
Marcos Vinicius dos Santos Goncalves, pelatih Arema, sering memakai skema 4-2-3-1, dengan mengandalkan Dalberto sebagai striker tunggal.
Kalau pun ada perubahan formasi di tengah-tengah laga, biasanya ada so sektor belakang dan tengah. Sesekali saja ada perubahan dengan menambah kekuatan di depan dengan memasukkan striker lokal. Karena stok Arema di lini depan, selain Dalberto semuanya adalah striker lokal.
Tapi kali ini dengan masuknya Joel Vinicius, jelas akan menjadi jalan bagi munculnya ‘cakar kembar’. Menjadi duet striker asal Brasil. Dalberto dan Vinicius.
Ditambah dengan apiknya penampilan perdana Gabriel ‘Gabi’ Silva dan Gustavo Granca, rasanya agak mustahil jika saat menjamu Persijap di pekan ke-19 Super League, Senin (2/2/2026) sore di Stadion Kanjuruhan, keduanya tidak diturunkan.
Praktis skema main 4-4-2 menjadi formasi yang paling realistis. Meski jika skema itu yang dipakai, harus ada lebih banyak pemain asing yang duduk di bangku cadangan. Atau bahkan tidak masuk dalam daftar susunan pemain.
Apalagi Arema harus bisa memaksimalkan momen menang kandang. Diakhir putaran pertama, Arema berhasil unggul 2-1 atas Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan. Itu adalah kemenangan perdana setelah enam laga kandang berturut-turut gagal menang.
Jika melihat penampilan Arema saat dijamu Dewa United, yang cukup menjanjikan dengan hadirnya pemain baru, rasanya bukan mustahil Arema bisa mempertahankan poin kandang.
“Persiapan cukup bagus. Bergabungnya pemain baru seperti Gabi (Gabriel Silva) dan Joel (Vinicius) banyak membantu tim.”
“Mereka telah menjalani latihan dan membuat tim ini lebih kuat. Lebih bagus untuk putaran kedua Super League,” kata Marcos Santos, dalam prematch press conference, di kandang singa, Minggu (1/2/1026).
Sekalipun bukan pekerjaan mudah bagi Arema untuk mempertahankan poin, namun Marcos Santos memiliki optimisme yang tinggi, agar tidak memberi peluang Persijap mencuri poin.
Pelatih asal Brasil ini juga memiliki janji yang tertunda. Untuk memberikan kemenangan, yang akan dipersembahkan bagi almarhum Kuncoro, asisten pelatih yang berpulang 18 Desember lalu.
“Tapi kami besok harus bisa mempertahankan tiga poin kandang. Demi Aremania dan untuk almarhum coach Kuncoro.”
“Kami harus lebih kuat lagi di putaran kedua.”
“Kami harus lebih fight. Apalagi kami bermain di kandang sendiri. Waktunya kami menjaga tiga poin dalam pertandingan besok (Senin sore ini, Red),” sebut pelatih berlisensi Pro Conmebol ini.
Tetapi Marcos juga tetap meminta pemainnya tidak memandang rendah Persijap. Meski tim debutan di musim 2025/2026 ini, berada di papan bawah klasemen.
“Apapun itu, kami harus tetap menghormati lawan. Mereka juga baru saja ganti pelatih. Kami tetap harus menghormati mereka.”
“Persijap beda dengan putaran pertama. Ada pemain yang didatangkan. Salah satunya dari Liga India,” kata pelatih 48 tahun ini.
Gabriel Silva sendiri juga mengaku dalam kondisi siap tempur. Adaptasi dengan cuaca di Malang dan permainan Arema, sudah bisa dilakukan.
Pemain asal Brasil itu juga mengaku sudah paham apa yang diinginkan pelatih di dalam latihan. Juga kerjasama yang makin kompak bersama pemain Arema lainnya.
“Peran saya di depan adalah untuk membantu. Tadinya saya ingin membuat manuver-manuver penting dan tentu saja itu sangat penting bagi saya.”
“Tetapi yang terpenting adalah saya harus melakukan apa pun yang saya bisa untuk Arema.”
“Besok (Senin sore, Red) saya akan kerja keras. Yang penting Arema harus menang,” tegasnya. (Ra Indrata)




