MALANG POST – Setelah resmi beroperasi selama satu tahun, sejak kuartal keempat 2024, BYD Haka Suprapto – Malang, menandai tonggak penting dalam perjalanan adopsi kendaraan listrik di Malang Raya.
Dalam kurun waktu yang relatif singkat, BYD melalui Haka Auto, berhasil membangun fondasi kuat di Kota Pendidikan ini. Mulai dari pertumbuhan penjualan, meningkatnya kesadaran masyarakat, hingga kepercayaan konsumen terhadap teknologi EV BYD.
Perjalanan satu tahun ini menjadi bukti, Malang memiliki kesiapan, minat dan potensi besar untuk berkembang sebagai kota ramah kendaraan listrik.
CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, menegaskan, perkembangan BYD di Malang mencerminkan perubahan besar dalam pola konsumsi masyarakat Jawa Timur.
“Satu tahun di Malang membuktikan, masyarakat di kota ini sangat terbuka pada inovasi yang membawa manfaat nyata.”
“Efisiensi, keamanan dan kualitas teknologi BYD terbukti mampu menjawab kebutuhan mobilitas modern di Malang Raya.”
“Kami melihat pertumbuhan yang konsisten dan kepercayaan yang semakin kuat dan Haka Auto akan terus menjaga standar layanan untuk memenuhi ekspektasi tersebut,” ujar Hariyadi.
Dari sisi produk, BYD M6 dan BYD Sealion 7 menjadi model yang paling berkontribusi dalam pertumbuhan penjualan selama setahun terakhir.
Joseptian Feliks, Branch Manager BYD Haka Suprapto, menegaskan, karakter kedua model tersebut sangat sesuai dengan kebutuhan keluarga dan profesional di Malang.
“M6 adalah satu-satunya MPV full EV yang benar-benar aman, nyaman, dan efisien. Banyak keluarga di Malang Raya memilih M6 karena value-nya sangat optimal, terutama varian captain seat yang memberi pengalaman premium di baris kedua.”
“Untuk Sealion 7, desainnya yang sporty dan fiturnya yang canggih membuatnya menjadi pilihan favorit anak muda dan profesional,” jelas Josep.

Ia menambahkan, teknologi blade battery BYD menjadi faktor utama tumbuhnya kepercayaan konsumen.
“Keamanan baterai, biaya penggunaan yang rendah, dan efisiensi energi menjadi kombinasi yang sulit ditolak.”
“Di tengah isu BBM oplosan yang meresahkan pemilik mobil ICE, EV BYD memberikan ketenangan dan kepastian. Ini sangat berpengaruh dalam peningkatan adopsi EV selama satu tahun terakhir,” tambahnya.
Di tengah meningkatnya minat masyarakat Malang terhadap kendaraan listrik, satu model baru ikut mempercepat gelombang perubahan itu.
BYD Atto 1, yang mulai hadir di BYD Haka Suprapto dan dikirim ke konsumen sejak Oktober 2025, langsung menjadi wajah baru yang banyak diperbincangkan di Malang Raya.
Kedatangannya terasa tepat waktu. Saat masyarakat sudah mulai nyaman dengan M6 dan Sealion 7, Atto 1 muncul sebagai opsi yang lebih ringan, lebih terjangkau, dan sangat cocok untuk pembeli mobil pertama.
Dampaknya langsung terasa: antusiasme di showroom meningkat, test drive bertambah, dan keluarga muda mulai memasukkan Atto 1 sebagai kandidat paling realistis untuk mobil harian mereka.
Secara nasional, Atto 1 juga mencatatkan pencapaian yang luar biasa. Pada bulan pertama peluncurannya -Oktober 2025- langsung menjadi mobil terlaris di Indonesia, sekaligus mengukuhkan diri sebagai mobil listrik dengan penjualan tertinggi sepanjang tahun.
“Kehadiran Atto 1 memperkuat penerimaan konsumen kami secara signifikan.”
“Dengan harga yang sangat menarik dan fitur yang lengkap, Atto 1 menjadi pilihan alami bagi mereka yang ingin memulai perjalanan pertama bersama kendaraan listrik,” ujar Joseptian Feliks.
Kehadiran Atto 1 bukan hanya menambah pilihan, tetapi ikut menggerakkan dinamika pasar EV di Malang, memperluas jangkauan konsumen, dan menutup tahun pertama BYD Haka Suprapto dengan momentum yang lebih kuat.
Selama setahun terakhir, BYD Haka Suprapto secara aktif menginisiasi berbagai program untuk memperluas pengetahuan masyarakat tentang kendaraan listrik. Mulai dari showroom event, test drive rutin, hingga customer gathering yang dihadiri puluhan pengguna EV BYD.
Program-program tersebut tidak hanya memperkuat komunitas BYD di Malang, tetapi juga membantu masyarakat memahami manfaat kendaraan listrik untuk jangka panjang: mulai dari efisiensi biaya, kemudahan perawatan, hingga kenyamanan berkendara. (*/Ra Indrata)




