
WR IV UM Prof. Ir. Arif Nur Afandi, S.T., M.T., MIAEng, MIEEE, Ph.D., saat memberikan sambutanya dalam kegiatan Workshop Pengelolaan Humas pada Jumat (1/8) di Aula Lantai 9 Graha Rektorat UM. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Dalam upaya memperkuat manajemen komunikasi dan kehumasan, Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Workshop Pengelolaan Humas pada Jumat (1/8/2025) di Aula Lantai 9 Graha Rektorat UM. Kegiatan ini menjadi langkah strategis UM dalam memperkuat peran humas dalam era digital.
Wakil Rektor IV UM, Prof. Ir. Arif Nur Afandi, S.T., M.T., MIAEng, MIEEE, Ph.D., menegaskan bahwa penguatan fungsi humas bukan hanya untuk meraih penghargaan, melainkan juga untuk membangun sistem komunikasi publik yang lebih baik.
“Hari ini kita lakukan workshop bukan semata untuk persiapan AHD 2025, tapi untuk meningkatkan tata kelola kehumasan kita,” ujarnya.
Menurut Prof. Arif, humas kini tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai rujukan keakuratan informasi di tengah arus digital.
“Persebaran informasi sangat cepat. Maka, pengelolaan informasi harus akurat dan terukur agar tidak menyesatkan publik,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya integrasi teknologi dalam kehumasan. “Fungsi humas harus disentuh teknologi. Media digital hari ini sangat cepat memberi pengaruh, dan itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” tambahnya.
Kegiatan ini diikuti oleh dosen serta tenaga kependidikan (tendik) dari berbagai unit kerja yang terlibat dalam tugas kehumasan.
Selain sebagai ajang pembekalan teknis, workshop ini juga menjadi bagian dari komitmen UM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 (Pendidikan Berkualitas) dan ke-16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh).
“Harapannya, ini bukan hanya untuk persiapan menghadapi kompetisi, tetapi menjadi penguatan kompetensi humas UM ke depan,” tutup Prof. Arif. (*/M Abd Rachman Rozzi-Januar Triwahyudi)