
Dalam sambutannya Rektor UM menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak semata ditentukan oleh struktur jabatan, tetapi oleh kualitas kepemimpinan setiap individu. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Komitmen untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia terus diwujudkan Universitas Negeri Malang (UM) melalui agenda pengarahan dan penyerahan hasil pemetaan kompetensi tenaga kependidikan (tendik) tahun 2025.
Kegiatan ini digelar pada Selasa (8/7/2025) di Sasana Budaya dan dihadiri oleh Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., Wakil Rektor II, Prof. Dr. Puji Handayati, S.E., Ak., M.M., CA., CMA dan Direktur Sumber Daya Manusia, dan Keuangan Dr. Titis Shinta Dhewi, S.P, M.M untuk mendorong komitmen kolektif menuju perubahan.
“Setiap orang punya potensi luar biasa, tapi sering terkunci dalam kebiasaan.” Ini kutipan inspiratif dari Rektor Universitas Negeri Malang (UM), Prof. Dr. Hariyono, M.Pd. dalam sambutannya.
Agenda yang dihadiri oleh 636 tendik dari berbagai unit ini menandai awal transformasi SDM UM yang lebih strategis, adaptif, dan berbasis bukti nyata.
Rektor UM menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak semata ditentukan oleh struktur jabatan, tetapi oleh kualitas kepemimpinan setiap individu.
“Kita harus mulai berpikir besar dan mengambil tanggung jawab sebagai pemimpin, di posisi apa pun kita berada,” ujarnya.
Wakil Rektor II, Prof. Dr. Puji Handayati, S.E., Ak., M.M., CA., CMA., menambahkan bahwa pemetaan kompetensi merupakan momen evaluasi bersama untuk melompat lebih jauh.
“Transformasi tak bisa ditunda. Hanya SDM yang siap berkembang yang mampu menjawab tantangan masa depan,” tuturnya.
Pemetaan ini bertujuan menggali potensi tendik, mengukur kecocokan antara kompetensi individu dan tuntutan jabatan, serta menyusun pelatihan yang tepat sasaran.
Proses ini mengacu pada regulasi nasional dan standar internal UM, mencakup aspek teknis, manajerial, dan kemampuan adaptif lintas bidang.
Hasil pemetaan berlaku selama satu tahun dan akan ditindaklanjuti melalui pelatihan dan pendampingan.
Seluruh langkah ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang pendidikan berkualitas dan poin 8 mengenai pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. (*/M Abd Rachman Rozzi-Januar Triwahyudi)