MALANG POST – Manajemen Arema FC secara resmi mengikat kerja sama selama satu musim penuh bersama penyedia jasa internet (ISP) lokal asal Malang, Bnet (Brother Fast Network), guna memperkuat infrastruktur konektivitas digital skuad Singo Edan hingga operasional sistem VAR di Stadion Kanjuruhan, Rabu (04/11/2026).
Transformasi pengelolaan industri sepak bola profesional di tanah air kini bergerak kian cepat dan serbadigital.
Mengarungi ketatnya jadwal persaingan Super League serta ajang i-League Cup musim 2026/2027, manajemen Arema FC mengambil langkah taktis di luar lapangan.
Kebutuhan akan pasokan data internet berkecepatan tinggi, kini dipandang sebagai modal primer yang tidak boleh terabaikan.
Mengisi agenda di Kandang Singa pada Rabu (4/11/2026), Arema FC meresmikan kemitraan bersama penyedia jasa internet (Internet Service Provider) lokal, Bnet (Brother Fast Network).
Chief Business and Commercial Arema FC, Irma Prianti, membeberkan alasan mendasar di balik penunjukan Bnet sebagai mitra teknologi resmi tim.
Bnet dinilai memiliki kesiapan infrastruktur fisik yang sangat matang di area Stadion Kanjuruhan, Kepanjen.
Kesiapan tersebut terbukti jauh lebih cepat dan responsif ketimbang penyedia jasa komunikasi lainnya.
Faktor emosional juga menjadi perekat kuat; mayoritas personel internal Bnet merupakan Aremania sejati yang memiliki kepedulian tinggi terhadap klub.
“Kesamaan visi dan semangat tumbuh bersama menjadi pertimbangan utama kami. Jaringan Bnet sudah siap di Kanjuruhan saat yang lain belum siap,” kata Irma Prianti, Rabu (4/11/2026).
Pasokan Dedicated dan Jalur Khusus VAR
Untuk mendukung hajatan pertandingan kandang (home) Singo Edan di Stadion Kanjuruhan, Bnet mengalokasikan pasokan jaringan khusus dengan skema terdedikasi (dedicated).

SEPAKAT: Chief Business and Commercial Arema FC, Irma Prianti, berjabatan tangan dengan Head Marketing and Business Bnet, Aditya Indra. (Foto: Arema Official)
Distribusi koneksi dipilah secara ketat ke dalam beberapa alokasi saluran independen.
Mulai dari saluran operasional panitia pelaksana (Panpel) pertandingan, area tribun penonton, hingga ruang kerja para wartawan media peliput.
Tak hanya itu, Bnet menyiapkan saluran mandiri tanpa hambatan khusus untuk menyokong perangkat Video Assistant Referee (VAR).
Koneksi internet tanpa henti ini menjadi kunci krusial untuk menggaransi kelancaran komunikasi teknis antara wasit di lapangan dan ruang kontrol VAR.
Tingkat akurasi pengambilan keputusan wasit saat laga sengit berlangsung kini terlindungi oleh kestabilan sinyal Bnet.
Irma menambahkan bahwa integrasi data digital menjadi kebutuhan mutlak di tengah sengitnya persaingan kompetisi sepak bola nasional.
Menjangkau Mess Hingga Akademi Club
Sementara itu, Head Marketing and Business Bnet, Aditya Indra, mengungkapkan rasa bangga atas terjalinnya sinergi bersama tim kebanggaan warga Malang Raya.
Sebagai entitas bisnis yang lahir dan tumbuh di Malang, Bnet merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Arema FC.
Aditya memaparkan bahwa kontrak kerja sama resmi ini sejatinya telah bergulir sejak 1 Oktober lalu.
Kemitraan bakal terus berjalan aktif hingga akhir musim kompetisi pada kisaran Juni atau Juli mendatang.
Cakupan pemasangan jaringan Bnet tidak hanya terfokus di arena Stadion Kanjuruhan semata.
Instalasi kabel serat optik Bnet telah menyasar seluruh fasilitas operasional internal Arema FC.
Titik koneksi dipasang merata mulai dari kantor manajemen pusat, toko resmi merchandise, akademi sepak bola Arema, hingga mess tempat tinggal para pemain.
Ketersediaan daya jangkau bandwidth yang melimpah dan stabil diharapkan sanggup mendongkrak efisiensi kerja internal klub secara keseluruhan.
“Kerja sama ini tidak sekadar bicara performa lapangan. Kami membawa misi bersama mempercepat transformasi digitalisasi di Malang Raya secara berkelanjutan,” pangkas Aditya Indra mantap. (Ra Indrata)




