ALUMNI: Bupati Malang, menerima vandel dari Rektor UIB Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, S.Ag., M.Si., CAHRM., CRMP. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
MALANG POST – Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., menghadiri Temu dan Silaturahmi Akbar Alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, sekaligus berkomitmen memperlebar serta mengaspal hotmix jalan menuju Kampus III FKIK di Kota Batu, Minggu (01/11/2026) siang.
Momentum reuni akbar perguruan tinggi Islam ternama di Malang Raya, dimanfaatkan secara maksimal oleh pimpinan daerah, untuk memberi kontribusi nyata bagi almamater tercinta.
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., menghadiri agenda Temu dan Silaturahmi Akbar Alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Acara dipusatkan di Auditorium Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Kampus III UIN Malang, di kawasan Kota Batu pada Minggu (1/11/2026) siang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UIN Maliki Malang, Wali Kota Batu, jajaran pimpinan Kementerian Agama, Pengurus Pusat IKA UIN Malang (Kamaliki), serta ratusan alumni lintas angkatan.
Sebagai alumni, Sanusi mengawali sambutannya dengan mengenang masa-masa menempuh pendidikan, di Jurusan Tadris Bahasa Inggris hingga lulus pada tahun 1983.
Abah Sanusi -panggilan akrab Bupati Malang- menceritakan perjalanan hidupnya yang bermula dari seorang pendidik hingga dipercaya memimpin Kabupaten Malang.
Namun, kehadirannya tidak sekadar untuk bernostalgia.
Sanusi membawa jajaran kepala perangkat daerah terkait; seperti Kepala Bappeda, Kepala Dinas Bina Marga, dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.
Ia mengajak para pejabat tersebut melihat langsung kondisi akses jalan menuju Kampus III yang dinilai masih terlalu sempit.
“Tadi saya ajak Kepala Bappeda dan Dinas Pendidikan melihat jalan ke sini yang masih kecil. Tahun depan harus diperlebar dan diaspal hotmix supaya akses mahasiswa dan warga lancar,” tegas Sanusi, Minggu (1/11/2026).
Refleksi Keimanan dan Integritas Moral
Di luar pesan pembangunan fisik, Bupati Sanusi menyampaikan refleksi kehidupan yang sarat nilai-nilai spiritual bagi para alumni.
Mengutip Al-Qur’an Surah Muhammad ayat 7, ia mengingatkan, barang siapa yang bersungguh-sungguh menolong agama Allah, niscaya Allah akan memberikan pertolongan dan meneguhkan kedudukannya.
Keberkahan hidup tidak semata-mata diukur dari tumpukan materi atau jabatan formal, melainkan dari ketulusan mendedikasikan diri untuk kebaikan sesama.
Ia mencontohkan kehidupan para kiai dan guru spiritualnya, yang senantiasa dicukupkan rezekinya karena mendedikasikan hidup untuk dakwah.
Sanusi juga mengajak para alumni untuk terus menjaga integritas moral dengan berpedoman pada Surah Al-Isra’ ayat 7.
Ia mewanti-wanti agar menyebarkan kebaikan, menjaga lisan, serta menghindari tabiat saling mencela atau membicarakan keburukan orang lain.
“Setiap perbuatan baik pasti dibalas kebaikan oleh Allah. Perbuatan buruk akan kembali kepada pelakunya sendiri. Mari kita berikan perbuatan yang terbaik,” ungkapnya.
Ijazah Amalan Pohon Uang
Menutup pesannya, Bupati Malang mengajak seluruh alumni menghadapi ujian hidup dengan memperbanyak istighfar dan membaca sholawat, sesuai petunjuk Surah Al-Anfal ayat 33.
Sebagai bekal spiritual, Sanusi turut membagikan ijazah amalan Sholawat Syajaratun Nuqud (Sholawat Pohon Uang).
Amalan tersebut yakni Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala ali sayyidina Muhammad, yang dianjurkan untuk dibaca sebanyak 400 kali saban malam usai salat Isya.
Ia menyebut amalan tersebut diperoleh dari guru spiritualnya sebagai wasilah memohon pertolongan Allah SWT dalam melapangkan rezeki dan mengurai kesulitan hidup.
Sanusi berharap ikatan alumni UIN Maliki Malang sanggup melahirkan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat, daerah, dan bangsa. (PKP/Ra Indrata)




