JUARA UMUM: Kontingen Kota Batu tampil gemilang dalam Kejurda NPCI Jatim 2026 hingga berhasil mempertahankan juara umum. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Kontingen Kota Batu sukses mengunci posisi puncak klasemen akhir Kejuaraan Daerah (Kejurda) NPCI Jawa Timur 2026 setelah menyapu dua medali emas dan dua perak dari cabang olahraga boccia. Capaian ini sekaligus mengantarkan atlet paralimpik Kota Batu bersiap menuju Kejurnas Boccia 2026 di Jakarta.
Kontingen Kota Batu tampil gemilang dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Timur 2026. Berbekal dua medali emas dan dua perak dari cabang olahraga (cabor) boccia, Kota Batu sukses mengunci posisi puncak klasemen akhir.
Capaian tersebut sekaligus menempatkan Kota Batu sebagai kontingen terbaik dalam ajang olahraga paralimpik tingkat provinsi itu. Kota Batu unggul atas Kabupaten Tuban yang menempati peringkat kedua dan Kota Malang di posisi ketiga.
Menariknya, seluruh medali Kota Batu lahir dari persaingan di cabor boccia. Bahkan, dominasi atlet Kota Batu terlihat jelas di kategori BC2 dan BC1. Kedua kategori tersebut sama-sama menghadirkan final sesama atlet Kota Batu.
Di kategori BC2, Amanda Shavina berhasil keluar sebagai juara pertama sekaligus menyumbangkan medali emas. Sementara itu, Amanda Shavira harus puas di posisi kedua dan membawa pulang medali perak.
Dominasi serupa berlanjut di kategori BC1. Ariska Prima Dayanti sukses merebut podium tertinggi dan medali emas. Sedangkan Azka Ramadhani menyusul di posisi kedua untuk melengkapi raihan medali perak.
Hasil tersebut membuat Kota Batu mengoleksi total empat medali, masing-masing dua emas dan dua perak. Prestasi ini sekaligus memperlihatkan kualitas serta daya saing atlet paralimpik Kota Batu di level Jawa Timur.
Ketua NPCI Kota Batu, Neny Arizza, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan rasa bangga yang luar biasa atas perjuangan pantang menyerah yang ditunjukkan seluruh atlet dan tim pelatih.
Keberhasilan mempertahankan gelar juara umum ini merupakan bukti nyata dari kerja keras, kedisiplinan, serta konsistensi pembinaan atlet disabilitas di Kota Batu.
“Raihan manis di Mojokerto ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan batu loncatan untuk mengarungi tantangan yang lebih besar. NPCI Kota Batu langsung mengalihkan fokus dan memantapkan persiapan menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Boccia 2026 yang akan digelar di Pluit Mall, DKI Jakarta, pada 3 hingga 6 Desember 2026 mendatang,” kata Neny.
Wali Kota Batu, Nurochman, mengapresiasi pencapaian para atlet yang telah berjuang membawa nama daerah. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi.
Ia berharap capaian di Kejurda NPCI Jawa Timur 2026 menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan menorehkan prestasi di kompetisi yang lebih tinggi.
“Prestasi ini patut kita apresiasi dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Batu. Terima kasih kepada para atlet yang telah berjuang dengan penuh semangat hingga berhasil membawa Kota Batu menjadi pemuncak klasemen. Ini membuktikan bahwa semangat, kerja keras, dan kesempatan yang setara dapat melahirkan prestasi luar biasa,” ujar Nurochman.
Ke depan, Cak Nur berharap pembinaan olahraga, baik olahraga umum maupun olahraga disabilitas, terus berjalan secara berkelanjutan dan berjenjang.
Tujuannya tidak hanya melahirkan atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional, tetapi juga membangun generasi muda yang sehat secara fisik, tangguh secara mental, berkarakter kuat, dan tetap berprestasi di bidang pendidikan.
“Pemkot Batu akan terus hadir memberikan dukungan. Kami ingin olahraga menjadi jalan untuk membangun Kota Batu yang inklusif, di mana semua memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi,” urainya.
Dengan hasil ini, kontingen Kota Batu tidak sekadar membawa pulang empat medali. Mereka juga menunjukkan bahwa pembinaan olahraga paralimpik mampu melahirkan atlet-atlet kompetitif yang dapat bersaing dan menjadi yang terbaik di tingkat provinsi. (Ananto Wibowo)




