Fais Al Huda menyampaikan materi aplikasi Tebak Benda bersama Farel dan Rara kepada guru PAUD Terpadu Zamzam Malang. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya, menggelar pelatihan penggunaan aplikasi seluler berbasis kecerdasan buatan, bagi guru PAUD Terpadu Zamzam di Malang, Sabtu (17/10/2026), untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran interaktif pengenalan objek anak usia dini.
Universitas Brawijaya (UB) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) menyelenggarakan program pelatihan khusus bagi tenaga pendidik di PAUD Terpadu Zamzam Malang, Sabtu (17/10/2026). Agenda ini berfokus pada pengenalan inovasi media pembelajaran berbasis teknologi seluler bertajuk “Penerapan Aplikasi Mobile Berbasis Computer Vision sebagai Media Edukasi Interaktif Pengenalan Objek bagi Anak TK”.
Program pengabdian masyarakat ini didanai melalui DIPA Filkom UB Tahun Anggaran 2026, diketuai oleh Fais Al Huda, S.Kom., M.Kom., serta melibatkan kontribusi aktif dari unsur mahasiswa.
Fitur dan Keunggulan Aplikasi “Tebak Benda Bersama Farel dan Rara”
Aplikasi Android ini dikembangkan secara intuitif untuk membantu anak-anak usia dini mengenali ragam benda di sekitar mereka memanfaatkan kamera ponsel secara otomatis. Fais Al Huda menjelaskan bahwa aplikasi ini dirancang dengan memprioritaskan keamanan serta perlindungan data pribadi anak.
- Keamanan dan Privasi: Berjalan secara luring (offline) tanpa koneksi internet, bebas dari tayangan iklan, tidak memerlukan pendaftaran akun, serta tidak merekam maupun menyimpan dokumentasi foto pengguna.
- Mengenal 85 Jenis Objek: Mencakup berbagai kategori benda harian, seperti buah-buahan, fauna, sarana transportasi, hingga peralatan sekolah.
- Fitur Dwibahasa dan Fakta Edukatif: Mengandalkan dua karakter maskot bernama Farel dan Rara yang membimbing anak melafalkan nama benda dalam bahasa Indonesia dan Inggris, lengkap dengan informasi fakta sederhana.
- Mode Jelajah dan Mode Misi: Selain mode eksplorasi bebas, tersedia tantangan interaktif. Sebagai contoh, maskot Rara memberikan instruksi seperti “Cari benda berwarna merah!”, yang mana anak yang berhasil menyelesaikan misi akan memperoleh stiker digital interaktif.
Sesi Materi dan Praktik Pelatihan

Pelatihan bagi para guru dibagi menjadi dua sesi utama yang dikemas secara komprehensif:
- Pengoperasian Aplikasi: Panduan teknis penggunaan aplikasi Tebak Benda Bersama Farel dan Rara, simulasi penerapan metode belajar di ruang kelas, serta konfigurasi kontrol guru, seperti manajemen durasi penggunaan dan pengaturan bahasa.
- Pemanfaatan Smartboard: Pelatihan integrasi penggunaan papan tulis digital (smartboard) untuk mendukung efektivitas penyampaian materi belajar interaktif. Para peserta berkesempatan langsung menguji fitur aplikasi selama sesi berlangsung.
Apresiasi dan Rencana Tindak Lanjut
Kepala PAUD Terpadu Zamzam Malang, Siti Mahmudah, S.E., S.Pd.I., menyambut baik inisiatif terobosan ini dan berharap kemitraan berkelanjutan bersama Filkom UB dapat terus terjalin. Harapan senada diutarakan oleh Fais Al Huda agar produk edukatif ini tidak hanya bermanfaat di lingkungan sekolah mitra, melainkan dapat diakses dan dioptimalkan oleh masyarakat luas.
Rangkaian acara diakhiri dengan penyerahan bantuan perangkat pembelajaran secara simbolis dari ketua tim PKM kepada pimpinan sekolah.
Sebagai langkah berkesinambungan, tim Filkom UB akan memberikan pendampingan berkala bagi para guru dalam mengintegrasikan aplikasi ke dalam kegiatan belajar harian, sekaligus menghimpun evaluasi pengguna demi penyempurnaan versi aplikasi mendatang. (M. Abd. Rachman Rozzi-Januar Triwahyudi)




