VENUE: Tempat Kejuaraan Bulutangkis Antar Media (KBAM) 2026 Zona Timur, di GOR Suryanaga, Surabaya, pada 20–21 Oktober 2026,. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Kejuaraan Bulutangkis Antar Media (KBAM) 2026 Zona Timur, kebanjiran pendaftar dari kalangan jurnalis menjelang pelaksanaannya di GOR Suryanaga, Surabaya, pada 20–21 Oktober 2026, mendorong panitia tetap membuka pendaftaran hingga H-1 pelaksanaan guna merangkul seluruh wartawan.
Kejuaraan Bulutangkis Antar Media (KBAM) 2026 Zona Timur dibanjiri peserta dari kalangan insan pers. Tiga kategori kelompok usia yang dipertandingkan dalam ajang bergengsi yang didukung penuh oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation ini mencatatkan jumlah pendaftar yang melebihi estimasi awal panitia.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme yang ditunjukkan rekan-rekan media. Setiap kategori kelompok usia kini telah terisi lebih dari 16 pasangan ganda,” ujar Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) KBAM 2026 Zona Timur, Sidiq Prasetyo, dalam keterangan resminya, Rabu (14/10/2026).
Sesuai jadwal, agenda tahunan wartawan ini akan digebyar di GOR Suryanaga, Kota Surabaya, pada 20–21 Oktober 2026. Kendati jumlah kontestan telah melampaui kuota perkiraan, Sidiq menegaskan bahwa pihak panitia tetap membuka pintu pendaftaran peserta.
“Kami memutuskan memberikan kesempatan pendaftaran hingga H-1. Keputusan ini kami ambil karena masih ada rekan-rekan wartawan yang belum sempat mendaftar serta beberapa di antaranya masih dalam tahap mencari pasangan duet,” terangnya.
KBAM 2026 Zona Timur sendiri mempertandingkan tiga kelompok usia (KU), yakni KU 25–35 tahun, KU 36–45 tahun, dan KU 46 tahun ke atas. Hingga saat ini, persaingan di KU 25–35 tahun telah mengamankan 24 pasangan, KU 36–45 tahun dihuni 19 pasangan, dan KU 46 tahun ke atas diikuti 18 pasangan ganda.
“Tingkat persaingan teknis di lapangan dipastikan tetap sengit. Namun, esensi utama dari kejuaraan ini adalah merawat tali silaturahmi antar-insan media,” tambah Sidiq.
Penyelenggaraan KBAM 2026 menjadi magnet tersendiri bagi para jurnalis. Selain sebagai sarana konsolidasi silaturahmi, turnamen tahunan ini mengucurkan alokasi hadiah uang pembinaan yang sangat menggiurkan. “Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp45 juta, di mana masing-masing kategori menyediakan alokasi hadiah sebesar Rp15 juta,” jelasnya.
Sidiq merinci, pasangan juara pertama di setiap kategori berhak mengantongi uang pembinaan sebesar Rp7,5 juta, runner-up mendapatkan Rp5 juta, dan peringkat ketiga bersama memperoleh Rp2,5 juta. Posisi ketiga diperebutkan secara otomatis oleh dua pasangan yang gugur di babak semifinal.
KBAM 2026 sendiri digelar secara simultan di tiga zona wilayah Indonesia. Selain Kota Surabaya yang menjadi tuan rumah penyelenggara Zona Timur, pelaksanaan Zona Tengah dipusatkan di Kota Semarang, Jawa Tengah, sedangkan Zona Barat dihelat di DKI Jakarta.
“Untuk Zona Tengah di Semarang telah bergulir pada 13–14 Oktober 2026 di Polytron Stadium Undip, sedangkan Zona Barat akan dilaksanakan di GOR Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada 27–29 Oktober 2026,” pungkas Ketua Panitia Pusat KBAM 2026, Sudaryadi. (Ra Indrata)




