MALANG POST – Seorang pemuda berusia 18 tahun meninggal dunia usai sepeda motor Kawasaki KLX yang dikendarainya hilang kendali hingga menabrak pohon di tepi Jalan Raya Ir. Soekarno, Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Insiden kecelakaan maut lalu lintas tunggal (out of control) terjadi di Jalan Raya Ir. Soekarno, Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Selasa (6/10/2026) dini hari. Seorang pemuda berusia 18 tahun meninggal dunia setelah sepeda motor Kawasaki KLX yang dikendarainya hilang kendali dan menabrak pohon di tepi jalan.
Korban teridentifikasi bernama Muhammad Naufal Maulana Arrasyid, seorang karyawan swasta yang berdomisili di Jalan Anjasmoro Dalam Nomor 5, RT 07/RW 11, Desa Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu. Korban mengalami luka parah di bagian kepala akibat benturan keras tersebut.
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Matheus Jaka Iswantara, menjelaskan bahwa peristiwa tragis itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Kawasaki KLX melaju dari arah timur menuju barat, atau dari arah kawasan Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, hendak menuju ke Kota Batu.
”Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan bergerak melebar atau oleng ke arah kiri lalu menabrak pohon di tepi jalan,” terang Jaka, Selasa (6/10/2026).

OLAH TKP: Personel Satlantas Polres Batu saat melakukan Olah TKP di lokasi kejadian kecelakaan tunggal yang menewaskan seorang pemuda 18 tahun. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Kerasnya benturan mengakibatkan korban menderita cedera kepala berat (head injury). Korban sempat dievakuasi oleh tim medis menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Hasta Brata Batu untuk mendapatkan penanganan darurat.
Namun, takdir berkata lain. Nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Berdasarkan laporan penanganan awal kepolisian, sepeda motor yang dikendarai korban diketahui belum terpasang pelat nomor polisi. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengidentifikasi faktor utama penyebab kecelakaan tersebut.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, indikasi kecelakaan diduga berasal dari faktor manusia (human error) maupun kelaikan kendaraan yang masih dalam pendalaman. Sementara itu, faktor alam dan kondisi geometrik jalan dipastikan tidak memberi pengaruh signifikan terhadap insiden tersebut.
Petugas Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Batu telah mendatangi lokasi, menggelar olah TKP, mengamankan barang bukti, serta menggali keterangan dari sejumlah saksi mata di sekitar tempat kejadian.
”Untuk penyebab pasti terjadinya kecelakaan lalu lintas ini masih dalam proses penyelidikan (lidik),” tegas Jaka.
Atas insiden ini, Kasat Lantas Polres Batu mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan dan mengedepankan prinsip kehati-hatian selama berkendara, terlebih saat melintasi jalur rawan pada dini hari. Pengendara diingatkan untuk membatasi kecepatan serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian.
”Jangan memaksakan kecepatan tinggi. Utamakan keselamatan, jaga konsentrasi penuh saat berkendara, dan selalu patuhi aturan serta rambu-rambu lalu lintas,” pungkas Jaka. (Ananto Wibowo)




