MALANG POST – Wali Kota Batu Nurochman, memberikan kesempatan kepada siswa SMAN 2 Batu, Habib Wirazuda, untuk menjadi ajudan sehari melalui program ADC Youth Talent Experience di Balai Kota Among Tani, Batu, Senin (28/9/2026), guna mengenalkan tata kelola pemerintahan sejak dini.
Balai Kota Among Tani menjadi ruang belajar yang berbeda dan berkesan bagi Habib Wirazuda, Senin (28/9/2026). Siswa kelas XII SMA Negeri 2 Batu itu tidak hanya hadir sebagai pelajar biasa, melainkan berkesempatan merasakan langsung dinamika kerja harian Wali Kota Batu, Nurochman, melalui program pengaderan Aide-de-Camp (ADC) Youth Talent Experience.
Habib, yang juga merupakan wakil pengurus Forum Anak Songgokerto, dipercaya menjalankan peran sebagai ajudan magang wali kota. Sejak pagi, ia mendampingi seluruh rangkaian protokoler kegiatan Wali Kota Nurochman, mulai dari agenda penatausahaan surat masuk, memimpin apel pagi aparatur sipil negara (ASN), hingga menghadiri rapat koordinasi pemerintahan.
Kesempatan berharga tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Batu untuk membuka ruang partisipasi anak dalam mengenali dari dekat mekanisme kerja sistem tata kelola pemerintahan daerah. Bagi Habib, pengalaman praktis tersebut memberikan gambaran konkret yang tidak didapatkan dari pelajaran di sekolah formal.
Wali Kota Batu, Nurochman, menjelaskan bahwa generasi muda perlu diberi panggung untuk menyuarakan gagasan sekaligus memahami persoalan pembangunan daerah secara objektif. Menurutnya, ruang edukasi politik seperti ini sangat vital untuk mencetak generasi penerus yang aktif, kritis, serta memiliki kepekaan terhadap isu publik.
“Anak-anak perlu diberi ruang yang luas untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan, sekaligus mengamati langsung bagaimana proses pengambilan keputusan di pemerintahan,” ujar Cak Nur, sapaan akrab Nurochman, Senin (28/9/2026).
Ia berharap pengalaman empiris tersebut dapat menjadi pemantik motivasi bagi anak-anak di Kota Batu untuk berani mencoba hal baru dan aktif terlibat dalam memecahkan persoalan di lingkungan sosial masing-masing.
Agenda belajar kepemimpinan anak tersebut dirangkaikan dengan pelaksanaan apel pagi ASN di lingkungan Pemkot Batu. Pada kesempatan yang sama, Cak Nur menyerahkan Piagam Penghargaan dan SK Purna Tugas kepada 10 orang ASN yang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) terhitung mulai 1 Oktober 2026.

RUANG BELAJAR: Wali Kota Batu Nurochman membuka ruang belajar melalui ADC Yout Talent Experience. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Dua di antaranya merupakan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), yakni Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batu, Santi Restuningsasi, serta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu, Susetya Herawan. Selain itu, purna tugas juga diikuti oleh pejabat administrator, pejabat fungsional, dan staf pelaksana yang telah tuntas menjalankan pengabdiannya.
Cak Nur menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih setinggi-tingginya atas dedikasi serta loyalitas para ASN selama berpuluh tahun mengabdi. Menurutnya, memasuki purna tugas bukan berarti memutus kontribusi bagi daerah. “Purna tugas memang mengakhiri masa dinas formal, melainkan tidak pernah menghentikan nilai pengabdian sosial kepada masyarakat,” pesannya.
Ia menambahkan bahwa berakhirnya masa jabatan dinas merupakan bagian dari siklus alamiah dan regenerasi kepemimpinan di tubuh birokrasi Pemkot Batu. Estafet kepemimpinan dan mutu pelayanan publik selanjutnya akan diteruskan oleh generasi ASN jenjang di bawahnya.
“Bagi pejabat yang memasuki masa pensiun, proses regenerasi organisasi akan berjalan otomatis. Generasi di bawahnya tentu harus bersiap melanjutkan estafet kepemimpinan di seluruh organisasi perangkat daerah di Kota Batu,” tegasnya.
Dalam apel pagi tersebut, Cak Nur juga mengingatkan jajaran birokrasi agar komitmen menjaga kelestarian lingkungan tidak kendor pasca-peringatan World Cleanup Day (WCD) Jumat pekan lalu. Gerakan kebersihan lingkungan, tekannya, harus menjadi budaya harian yang dimulai dari area kerja unit masing-masing.
“Mari kurangi timbulan sampah, jaga kebersihan ruang kantor, dan jangan pernah meninggalkan persoalan limbah lingkungan untuk diselesaikan oleh orang lain,” imbaunya.
Pesan serupa disampaikan menyongsong Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Batu. Ia menginstruksikan seluruh Perangkat Daerah (PD) agar merancang rangkaian agenda peringatan yang tidak sekadar meriah secara seremonial, melainkan mampu menggerakkan roda perekonomian pelaku UMKM dan memfasilitasi ekspresi seni warga lokal.
Ia juga mengimbau instansi swasta maupun elemen masyarakat yang berniat memberikan ucapan selamat hari jadi agar memilih media digital atau papan bunga berbahan ramah lingkungan demi menekan timbulan sampah visual dan plastik.
Sementara itu, Habib menyambut antusias kesempatan langka mendampingi agenda kepemimpinan daerah. Menurutnya, pengalaman ini membukakan wawasan baru mengenai kompleksitas tanggung jawab seorang kepala daerah.
“Ini menjadi pengalaman luar biasa untuk melihat dari dekat bagaimana kerja keras Bapak Wali Kota dan jajaran Pemkot Batu. Teman-teman pemuda di Kota Batu harus berani mengambil peluang untuk mempelajari hal-hal baru seperti ini,” ungkap Habib.
Ia berharap program magang ajudan ADC Youth Talent Experience ini dapat dipatenkan menjadi agenda rutin sehingga semakin banyak generasi muda Kota Batu yang mendapatkan kesempatan belajar langsung di lingkungan pemerintahan. (Ananto Wibowo)




