BANTUAN: Hibah Bupati senilai Rp20 juta untuk operasional dan pembenahan Masjid Baitul Makmur, diserahkan Abah Sanusi. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
MALANG POST – Bupati Malang, HM. Sanusi, memimpin safari Sholat Subuh Keliling (Suling) Berjamaah di Masjid Baitul Makmur, Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan, sekaligus menyerahkan hibah masjid serta paket sembako bagi warga setempat, Jumat (11/9/2026) pagi.
Membangun daerah tidak cukup hanya dengan memoles fasilitas fisik atau menata jalan beton. Penguatan spiritual serta moral masyarakat menjadi pondasi tak kasatmata yang menjaga keharmonisan dan keberkahan suatu wilayah.
Prinsip itulah yang terus dirawat oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Malang.
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., memimpin langsung pelaksanaan agenda Sholat Subuh Keliling (Suling) Berjamaah.
Kegiatan keagamaan tersebut dipusatkan di Masjid Baitul Makmur, Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan, Jumat (11/9/2026) pagi.
Abah Sanusi—sapaan akrab Bupati Malang—hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si., serta Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah.
Kedatangan rombongan pimpinan daerah disambut hangat oleh Takmir Masjid Baitul Makmur, Ustadz Einardi, bersama ratusan jamaah dan warga Desa Jambuwer.

TAUZIAH: Bupati Malang ketika memberikan pengarahan dalam safari sholat subuh keliling di masjid Baitul Makmur, Jambuwer Kromengan. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
Dalam tausiahnya di hadapan jamaah, Sanusi menegaskan bahwa safari Suling merupakan pengejawantahan dari visi dan misi Kabupaten Malang yang Agamis.
Sanusi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menggembleng keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
“Suling ini menjadi salah satu dari misi dan visi Pemerintah Kabupaten Malang, yakni Agamis. Mari kita semua selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Untuk menghindari musibah serta meraih barokah dari langit dan bumi, kita diperintahkan memperbanyak sholawat dan istighfar,” terang Sanusi, Jumat (11/9/2026).
Politisi senior itu juga menyuntikkan pesan-pesan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia mengingatkan warga untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan meresponsnya dengan kebaikan sesuai ajaran Islam.
“Jika ada orang berbuat jahat, jangan dibalas dengan yang jahat. Islam tidak mengajarkan itu. Perbuatan jelek yang dibalas dengan perbuatan baik akan menghapus keburukan,” tambahnya.
Tak sekadar datang untuk sholat berjamaah, Pemkab Malang memboyong sederet bantuan sosial dan layanan publik langsung ke lokasi.
Bersama Ketua DMI Kabupaten Malang, KH. Imam Sibaweh, Bupati menyalurkan berbagai paket sembako secara simbolis.
Bantuan tersebut bersumber dari kolaborasi lintas instansi. Meliputi 25 paket sembako dari Baznas Kabupaten Malang, 10 paket dari Bank Jatim Cabang Kepanjen, 15 paket dari Perumda Tirta Kanjuruhan, serta 50 paket dari HKTI.
Satu orang marbot Masjid Baitul Makmur juga secara khusus menerima penyerahan bantuan secara simbolis.
Selain sembako, Pemkab Malang menggelontorkan Bantuan Hibah Bupati senilai Rp 20 juta untuk operasional dan pembenahan Masjid Baitul Makmur, ditambah Bantuan Baznas sebesar Rp 5 juta.
Rangkaian agenda Suling diakhiri dengan peninjauan stan pelayanan terpadu dari berbagai OPD Kabupaten Malang.
Warga Desa Jambuwer memanfaatkannya untuk mengurus perizinan usaha, dokumen kependudukan di stan Dukcapil, hingga melakoni pemeriksaan kesehatan gratis di tempat. (PKP/Ra Indrata)




