ABSEN: Alfreandra Dewangga saat akan mendapatkan perawatan medis, seusai cedera dalam laga menjamu Isen Mulang Kalteng FC. Mantan pemain Persib ini, dipastikan absen saat Arema dijamu PSM Makassar. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Arema FC memboyong 23 pemain, bertolak menuju Parepare guna menantang tuan rumah PSM Makassar, pada Pekan 2 Super League 2026/2027, di Stadion Gelora BJ Habibie, tanpa diperkuat Alfeandra Dewangga dan Gustavo Henrique, yang terpaksa absen akibat pemulihan cedera, Jumat (11/9/2026).
Ujian berat sesungguhnya bagi konsistensi sebuah tim, baru dimulai saat melakoni laga tandang pertama. Apalagi, ketika melawat ke markas lawan, yang dikenal sangat angker, kekuatan tim terpaksa tergerus akibat absennya dua pemain pilar utama.
Kondisi dilematis itulah yang kini tengah dihadapi oleh skuad Singo Edan.
Rombongan Arema FC bertolak menuju Pulau Sulawesi, pada Jumat (11/9/2026).
Pelatih Arema FC, Marcos Vinicius dos Santos Goncalves, memutuskan memboyong sebanyak 23 pemain terbaiknya, untuk melakoni partai tandang perdana musim ini.
Singo Edan dijadwalkan menantang PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Minggu (13/9/2026) mendatang, pukul 15.30 WIB.
Namun, dalam daftar 23 nama yang diangkut, tidak terselip dua nama bintang utama Arema FC: Gustavo Henrique dan Alfeandra Dewangga.
Marcos Santos mencoret total delapan pemain dari rombongan tur Parepare.
Selain Gustavo dan Dewangga yang masuk ruang perawatan, nama lain yang ditinggal di Malang adalah Hamzah Titofani, Alfiansyah, Erlangga Setyo, Muhammad Dimas, Azmiy Aziz, serta Abyan Adwitya.
Absennya Dewangga dikarenakan cedera benturan lutut, saat melibas Isen Mulang Kalteng FC di laga pembuka.
Meski pemeriksaan medis pada Minggu (6/9/2026) menunjukkan tidak ada masalah serius pada struktur lututnya, tim medis memilih mengambil langkah preventif.
Fisioterapis Arema FC, Reta Arroyan, membeberkan, Dewangga tidak perlu dirujuk ke rumah sakit atau meja operasi, namun wajib melakoni recovery khusus selama tiga hari hingga sepekan.
“Meski begitu, dia harus menjalani recovery selama tiga hari sampai satu pekan,” terang Reta Arroyan.
Lulusan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut menceritakan, Dewangga sempat menjajal jogging pada Senin (7/9/2026) lalu.
Namun lantaran masih merasakan nyeri di belakang tempurung lutut, tim medis mengalihkan fokus latihannya pada tahap aktivasi kaki hingga rasa nyeri hilang total.
“Baru setelah dipastikan tidak ada nyeri, dia bisa melakukan program lain yang lebih berat. Seperti berlatih bersama pemain Arema FC,” tambah Reta.
Kendati pincang tanpa dua pilar, pelatih berpaspor Brasil itu tetap optimistis. Marcos bahkan membocorkan sedikit pendekatan taktik yang disiapkannya, untuk melumpuhkan Juku Eja.
Marcos menyadari, PSM memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri usai mengevaluasi kekalahan 1-3 dari Persib Bandung pada laga sebelumnya.
Hasil kekalahan PSM dari Persib tersebut, dimanfaatkan tim analisis Arema FC untuk membedah celah dan kelemahan permainan tim tuan rumah.
Marcos menegaskan, Arema FC tidak akan tampil pasif atau sekadar mengandalkan pola permainan bertahan.
“Strategi akan bergantung pada lawan. Namun, sebagai pelatih, kami akan selalu bekerja dan mempelajari lawan,” ujar Marcos Santos.
Berbekal modal manis kemenangan 4-0 di laga perdana, Marcos menuntut anak asuhnya untuk tampil lebih spartan di Parepare.
“Kami tak bosan menekankan pada tim untuk meningkatkan volume serangan, terlepas dari siapa pemainnya dan siapa lawannya,” pungkas juru taktik asal Brasil tersebut. (Ra Indrata)
Pemain Arema FC ke Parepare
- Adi Satryo (kiper)
- Syahrul Trisna (kiper)
- Gianluca Pandeynuwu (kiper)
- Diego Luiz Landis
- Walisson Maia
- Gabriel Costa
- Gustavo Franca
- Roberto Filho
- Achmad Maulana
- Johan Ahmat Farizi
- Raianderson da Costa
- Marcos Vinicius
- Leo Guntara
- Julian Guevara
- Arkhan Fikri
- Mauro Zijlstra
- Salim Akbar Tuharea
- Folro Arjidan
- Robi Darwis
- Matheus Blade
- Dendi Santoso
- Hansamu Yama Pranata




