KELAS DUNIA: Rektor Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., saat mencanangkan UIBU sebagai World Class Entrepreneurship University. (Foto: Ra Indrata/Malang Post)
MALANG POST – Rektor Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., mencanangkan UIBU sebagai kampus berkelas dunia dalam mencetak wirausahawan (World Class Entrepreneurship), pada prosesi wisuda ke-43 yang diikuti 941 lulusan di Ballroom Ijen Suites Resort and Convention Kota Malang, Kamis (10/9/2026).
Ketergantungan lulusan perguruan tinggi terhadap lapangan kerja sektor formal, harus diputus. Perguruan tinggi tidak boleh lagi sekadar mencetak pencari kerja (job seeker). Kampus harus bertransformasi menjadi inkubator pencipta lapangan kerja (job creator).
Visi besar itulah yang kini ditancapkan secara kuat oleh Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang.
Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., mengumumkan penetapan status UIBU sebagai kampus berorientasi World Class Entrepreneurship.
Pencanangan strategis ini, disampaikan di hadapan 941 wisudawan, keluarga, serta tamu undangan saat prosesi wisuda ke-43 UIBU di Kota Malang, Kamis (10/9/2026).
Langkah berani ini didasari pada peta rekam jejak alumni UIBU. Kampus yang berawal dari IKIP Budi Utomo ini, telah meluluskan lebih dari 53 ribu alumni.
Dari total puluhan ribu alumni tersebut, sekitar 98 persen di antaranya telah terserap penuh di dunia kerja.
Rinciannya tersebar di pelbagai sektor publik dan swasta. Sebanyak 80 persen alumni tercatat telah berkeluarga.

THE BEST: Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., bersama dengan para wisudawan terbaik dari seluruh fakultas. (Foto: Ra Indrata/Malang Post)
Alumni UIBU banyak mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), personel TNI-Polri, hingga guru profesional di sekolah serta madrasah.
Namun, perhatian khusus Sam Rektor -sebutan akrab Nurcholis Sunuyeko- tertuju pada porsi 7 persen alumni yang memilih jalur wirausaha mandiri.
Angka 7 persen pemuda yang berani membuka usaha mandiri tersebut, dinilai sebagai aset berharga. Mereka adalah motor penggerak ekonomi riil di tengah masyarakat.
“Universitas IBU mencanangkan diri sebagai perguruan tinggi World Class Entrepreneurship. Kita tidak ingin lulusan hanya mengandalkan sektor formal atau pegawai negeri,” tegas Dewan Pakar PWI Jawa Timur ini, Kamis (10/9/2026).
Nurcholis membeberkan, inti dasar dari kehidupan adalah wirausaha (entrepreneurship). Hidup adalah proses berkreasi tanpa henti.
Kreativitas itulah yang membedakan satu individu dengan individu lainnya. Kreativitas menciptakan keunikan serta daya saing.
UIBU menginginkan seluruh mahasiswa dan lulusannya, mengantongi jiwa kewirausahaan. Mereka harus memiliki jiwa mandiri, keberanian membuka usaha sendiri, serta mental pantang menyerah.
Guna mewujudkan visi global tersebut, UIBU telah merombak kurikulum pembelajaran secara mendasar.
Nilai-nilai kewirausahaan dan Kurikulum Kebudiutamaan, diintegrasikan penuh ke dalam seluruh mata kuliah di semua fakultas.
Bahkan, Kurikulum Kebudiutamaan ciptaan UIBU, kini diakui secara nasional. Kurikulum ini berhasil diadopsi dalam program Pendidikan Profesi Guru (PPG) di tingkat nasional.
“Semua hal yang terkait dengan dunia kerja, ikhtiar, dan usaha mahasiswa kita arahkan agar mereka menjadi insan entrepreneur tangguh,” tambah Pembina PWI Malang Raya ini.
Pencanangan visi wirausaha kelas dunia ini, berdiri di atas fondasi mutu akademik yang sangat kokoh.
UIBU saat ini telah mengantongi akreditasi institusi ‘Baik Sekali’ dari lembaga akreditasi nasional.
Seluruh Program Studi (Prodi) di UIBU, telah terakreditasi resmi. Mulai dari jenjang Pascasarjana, Pendidikan Jasmani dan Rekreasi, Pendidikan Biologi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Ekonomi, hingga Fakultas Teknik.
Bahkan, prestasi membanggakan baru saja diukir pada Agustus 2026 lalu. Program Studi Pendidikan Sejarah dan Sosiologi UIBU, resmi menyabet predikat Akreditasi ‘Unggul’.
“Akreditasi ‘Unggul’ adalah capaian tertinggi. Bebannya berat untuk mempertahankan. Saya meminta alumni dan mahasiswa ikut memberikan andil terbaiknya,” ulas Sam Rektor.
Transisi UIBU menuju kampus wirausaha dunia, disambut antusias oleh 941 wisudawan dari tiga fakultas dan program pascasarjana.
Termasuk rekor baru pencapaian lulusan Magister Pendidikan Olahraga (Pascasarjana) yang meluluskan 104 wisudawan dalam satu gelombang.
UIBU membuktikan bahwa kesiapan lulusan menghadapi tantangan zaman, tidak cuma diukur dari lembar ijazah. Keberanian berinovasi dan kemandirian ekonomi menjadi kunci utama menuju Indonesia Emas. (Ra Indrata)




