WBBM: Walikota Malang, Wahyu Hidayat, serahkan piagam penghargaan WBBM kepada Kepala Dispendukcapil, Dahliana Lusi Ratnasari. (Foto: Prokopim Setda Kota Malang)
MALANG POST – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyerahkan piagam penghargaan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani dari Kemenpan-RB kepada Kepala Dispendukcapil Kota Malang, Dahliana Lusi Ratnasari, di halaman Balai Kota Malang, Senin (7/9/2026), guna mengapresiasi keberhasilan transparansi serta kualitas pelayanan publik.
Komitmen Pemkot Malang dalam memperkuat kualitas pelayanan publik dan membangun birokrasi yang berintegritas kembali mendapat apresiasi. Kali ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang berhasil memperoleh predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., berkesempatan menyerahkan piagam penghargaan WBBM tersebut kepada Kepala Dispendukcapil Kota Malang, Ir. Dahliana Lusi Ratnasari, M.M. Menurutnya, predikat WBBM menjadi bukti bahwa upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan yang berorientasi kepada masyarakat terus berjalan di lingkungan Pemerintah Kota Malang.
“Predikat WBBM ini menunjukkan bahwa reformasi birokrasi di Kota Malang terus berjalan dan memberikan hasil nyata. Pelayanan publik harus semakin mudah, cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ucapnya saat menyampaikan amanat pada rangkaian Apel ASN Pemkot Malang yang bertempat di halaman Balai Kota Malang, Senin (7/9/2026).
Atas capaian itu, Wahyu mengapresiasi hasil kerja dan komitmen seluruh jajaran Dispendukcapil dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas. “Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Dispendukcapil Kota Malang atas dedikasi dan kerja kerasnya. Penghargaan ini harus menjadi penyemangat untuk terus mempertahankan dan meningkatkan standar pelayanan,” ungkapnya.
Lebih lanjut Wahyu menjelaskan bahwa capaian WBBM tidak boleh dimaknai sebagai akhir dari proses pembenahan pelayanan. Sebaliknya, predikat tersebut harus menjadi motivasi untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan yang telah dibangun. Ia meminta Dispendukcapil terus melakukan evaluasi dan inovasi agar standar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin baik.
Wahyu berharap capaian Dispendukcapil dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi perangkat daerah lainnya di lingkungan Pemerintah Kota Malang. Menurutnya, keberhasilan membangun zona pelayanan yang bersih dan berorientasi pada masyarakat harus dapat direplikasi sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing perangkat daerah.
“Semangat dan komitmen Dispendukcapil ini patut menjadi inspirasi bagi seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Malang. Sebab, capaian ini bukan hanya prestasi satu perangkat daerah, melainkan menjadi dorongan bagi kita semua untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucap Wali Kota Wahyu.
Wahyu juga menekankan bahwa penghargaan tersebut pada akhirnya harus bermuara pada manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh jajaran Pemerintah Kota Malang untuk terus membangun budaya kerja yang berintegritas, meningkatkan profesionalitas aparatur, serta menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, transparan, dan responsif. (PKP-Eka Nurcahyo)




