MALANG POST – Perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, langsung diberikan secara maksimal kepada lima korban kecelakaan armada truk pemadam kebakaran (damkar) yang terguling di Jalan Raya Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. Wali Kota Batu, Nurochman, mendatangi RS Bhayangkara Hasta Brata untuk memastikan kondisi para korban sekaligus mengecek penanganan pascakecelakaan, Minggu (30/8/2026).
Lima korban tersebut terdiri atas empat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Batu serta seorang warga pengendara sepeda motor. Dalam kunjungan tersebut, Nurochman didampingi oleh Kepala Dinas Damkarmat, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Sosial, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu.
“Kami ingin memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang diperlukan. Tidak hanya terkait pengobatan, tetapi juga proses pendampingan setelah kecelakaan,” tutur Cak Nur, sapaan akrab Nurochman.
Kecelakaan tersebut terjadi ketika satu regu damkar tengah meluncur menuju kawasan Tlekung untuk menangani laporan kebakaran lahan. Saat melintas di ruas Jalan Raya Oro-Oro Ombo, kendaraan diduga tergelincir akibat adanya tumpahan bahan bakar solar di tikungan jalan.
Armada truk kemudian kehilangan kendali hingga terguling. Bagian belakang tangki bahkan sempat menyenggol seorang pengendara sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan.
Akibat kejadian tersebut, salah seorang petugas damkar mengalami dislokasi bahu kiri, sementara seorang warga menderita luka di bagian kepala. Korban lainnya mengalami luka-luka ringan.

MENJENGUK: Wali Kota Batu Nurochman bersama Ketua TP PKK Kota Batu saat menjenguk para korban insiden truk damkar terguling di Jalan Raya Oro-oro Ombo Kota Batu. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Atas insiden tersebut, Cak Nur mengimbau kepada pengemudi kendaraan besar, terutama yang mengangkut bahan bakar, agar selalu memastikan tangki dalam keadaan aman sebelum beroperasi. “Pastikan tangki bahan bakar tidak bocor dan tertutup rapat,” imbaunya.
Menurutnya, tumpahan solar di jalan raya bukan persoalan sepele. Selain membahayakan kendaraan yang melintas, kondisi licin tersebut berpotensi besar memicu kecelakaan fatal, terutama di kawasan tikungan tajam.
Penanganan Medis Selesai dan Pengawalan Klaim Jasa Raharja
Sementara itu, Kepala Dinas Damkarmat Kota Batu, Agung Sedayu, menyampaikan bahwa pendampingan terhadap seluruh korban dilakukan intensif sejak awal kejadian. Penanganan mencakup aspek pengobatan medis korban hingga pengurusan kerusakan kendaraan, klaim asuransi, serta santunan Jasa Raharja.
“Seluruh korban telah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit. Korban yang mengalami luka ringan sebelumnya sudah diperbolehkan pulang pada Kamis malam. Setelah menjalani penanganan intensif, korban terakhir juga diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing,” ungkap Agung.
Perhatian Pemkot Batu dipastikan tidak berhenti pada tindakan medis darurat saja. Proses pendampingan hukum dan administrasi terkait dampak kecelakaan—termasuk perbaikan kendaraan, klaim asuransi kesehatan/ketenagakerjaan, serta Jasa Raharja—terus dikawal sampai tuntas.
Kronologi Kejadian di Jalan Raya Oro-Oro Ombo
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk damkar dan sepeda motor terjadi pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan truk Hino milik Damkarmat bernomor polisi N 8281 KP yang dikemudikan Mulyadi (49), warga Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, dengan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi N 3656 KF yang dikendarai Eni Jumarti (46), warga Kecamatan Junrejo, Kota Batu.
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Matheus Jaka Iswantara, menjelaskan bahwa kronologi kejadian bermula saat truk damkar yang dikemudikan Mulyadi melaju dari arah barat menuju ke timur. Saat melintas di ruas Jalan Raya Oro-Oro Ombo, armada hendak berbelok ke kiri.
Namun, saat berbelok, kendaraan besar tersebut kehilangan kendali hingga terguling. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan (timur menuju barat), melaju sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Eni.
“Karena jaraknya sudah dekat dan tidak cukup ruang gerak, akhirnya terjadi benturan yang mengakibatkan sepeda motor terjatuh,” terang Jaka.
Benturan keras tersebut membuat pengendara sepeda motor mengalami luka-luka. Sementara itu, pengemudi truk damkar beserta tiga orang penumpangnya turut menderita luka-luka. Total terdapat lima orang korban dalam kecelakaan ini.
Kelima korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu. Rincian korban meliputi Mulyadi selaku pengemudi truk, tiga penumpang truk yakni Agustian Pramono (25), Rasidy Nurullah (29), dan Deni Wahyu Priyo Utomo (26), serta Eni Jumarti selaku pengendara Honda Vario.
Selain menimbulkan korban luka, peristiwa ini juga menyebabkan kerugian materiil. “Selain menyebabkan lima orang luka-luka, peristiwa tersebut juga menyebabkan kerugian material sekitar Rp3 juta,” kata Jaka. (Ananto Wibowo)




