UJI COBA: Pelatih RANS Nusantara FC, Kas Hartadi, ketika memimpin latihan. Sparing partner dengan Arema FC, RANS tak patok target. (Foto: RANS Official)
MALANG POST – RANS Nusantara FC, menyatakan siap menimba ilmu dan belajar dari Arema FC, dalam laga uji coba perdana mereka yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Sabtu (22/8/2026) pukul 15.00 WIB.
Ujian berat langsung menghampiri RANS Nusantara FC di masa pramusim. Tim berjuluk The Prestige Phoenix itu tidak memilih lawan yang selevel untuk laga uji coba perdana mereka.
Lawan yang bakal dihadapi adalah raksasa Super League, Arema FC. Duel sengit ini bakal digelar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen.
Pertandingan ini menjadi tolok ukur nyata bagi kesiapan fisik dan taktik pemain. RANS Nusantara FC tercatat baru menjalani masa persiapan selama tiga pekan.
Waktu tiga minggu jelas sangat singkat untuk membangun kekompakan tim. Apalagi, RANS FC belum pernah sekali pun menggelar uji coba melawan klub profesional lain.
Pelatih Kepala RANS Nusantara FC, Kas Hartadi, menyadari betul posisi timnya. Pria berkumis tebal itu bersikap sangat realistis menghadapi laga ini.
“Kita baru tiga minggu persiapan. Belum pernah uji coba melawan tim profesional. Sekarang langsung lawan Arema. Kita akan belajar dari Arema,” kata Kas Hartadi.
Kas membeberkan komposisi pemainnya musim ini. Skuad RANS FC didominasi oleh deretan pemain muda berbakat.
Meski demikian, ada beberapa pilar senior berpengalaman yang ikut membimbing. Nama-nama populer seperti Dedik Setiawan dan M. Rafli masuk dalam jajaran skuad.
Perpaduan pemain muda dan senior ini butuh waktu untuk menyatu. Pengalaman bertanding melawan tim papan atas menjadi modal yang sangat berharga.
Para pemain muda RANS FC bisa merasakan langsung atmosfer kompetisi level tertinggi.
Menghadapi Arema FC yang bertabur bintang asing, Kas tidak mau memberikan beban target yang muluk-muluk kepada anak asuhnya.
Instruksi yang diberikan tim pelatih sangat sederhana. Para pemain diminta tampil lepas dan menikmati jalannya laga.
“Kami akan coba bermain normal saja. Intinya, kembali lagi belajar dari bagaimana Arema bermain,” ujar pelatih asal Surakarta tersebut.
Kas berseloroh harapannya untuk laga akhir pekan nanti. Ia hanya ingin timnya tidak menjadi sasaran empuk gempuran Singo Edan.
“Kami akan coba tidak menjadi bulan-bulanan Arema. Karena tim kami baru persiapan tahap awal,” lanjutnya jujur.
Laga uji coba ini sekaligus menjadi ajang adaptasi lapangan bagi RANS FC. Stadion Kanjuruhan telah dipastikan menjadi markas utama (homebase) mereka untuk mengarungi Championship 2026/2027.
Bermain di Kanjuruhan memberi kesempatan bagi pemain untuk membiasakan diri. Lapangan dan atmosfer stadion harus dirasakan sejak dini.
Tim pelatih bakal memanfaatkan setiap menit pertandingan untuk melakukan evaluasi. Kekurangan tim akan langsung dibenahi usai laga berakhir.
Kas Hartadi berharap anak asuhnya bisa menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari pertarungan ini. Standar permainan tim harus terangkat sebelum kompetisi resmi bergulir. (Ra Indrata)




