LAST GAME: Penampilan Bayu Setiawan di Piala Presiden 2026, adalah laga terakhirnya bersama Arema FC. Musim 2026/2027, bek sayap ini dipinjamkan ke RANS Nusantara. (Foto: Arema Official)
MALANG – Arema FC resmi meminjamkan bek sayap, Bayu Setiawan, ke klub RANS Nusantara FC, guna menambah menit bermain sekaligus membantu tim lawan mengarungi kompetisi Championship 2026/2027, Jumat (21/8/2026).
Bursa transfer pemain jelang bergulirnya musim baru, bergerak sangat cair. Manajemen klub dituntut jeli mengatur komposisi pemainnya.
Langkah taktis baru saja diambil oleh manajemen Arema FC. Singo Edan resmi meminjamkan salah satu pilar mudanya, Bayu Setiawan.
Bayu dilepas sementara ke RANS Nusantara FC. Klub berjuluk The Prestige Phoenix itu akan mengarungi kompetisi Championship 2026/2027.
Keputusan tersebut tidak diambil secara sepihak. Manajemen, tim pelatih, dan Bayu Setiawan sendiri sudah duduk bersama.
Diskusi panjang digelar untuk mencari solusi terbaik. Hasilnya, skema peminjaman dinilai menjadi opsi yang paling menguntungkan semua pihak.
Langkah ini klop dengan kebutuhan tim lawan. RANS Nusantara FC saat ini memang sedang krisis pemain di posisi spesialisasi Bayu.
Kebutuhan RANS FC menyatu dengan rencana jangka panjang Arema FC. Singo Edan ingin sang pemain tetap mendapatkan jam terbang yang cukup.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi membeberkan alasan di balik keputusan ini. Persaingan di lini belakang Arema FC musim ini terbilang sangat ketat.
Kehadiran legiun asing baru membuat posisi bek sayap makin padat. Jika bertahan, menit bermain Bayu berpotensi tergerus.
Arema FC enggan melihat bakat muda mereka hanya menjadi pemanis bangku cadangan. Sang pemain butuh iklim kompetisi yang kompetitif.
“Kami berdiskusi bersama Bayu dan tim pelatih. Di sisi lain, RANS Nusantara FC memang membutuhkan pemain di posisi Bayu,” kata Yusrinal, Jumat (21/8/2026).
Pria yang akrab disapa Inal itu menyebut skema pinjaman sebagai keputusan win-win. Sinergi antarklub berjalan dengan manis.
Bayu tetap merasakan atmosfer pertandingan resmi di kasta kedua. Sementara itu, tim pelatih Arema FC bisa terus memantau perkembangannya dari jarak dekat.
Progres permainan sang pemain akan dicatat secara berkala sepanjang musim.
“Yang terpenting, Bayu tetap berada dalam atmosfer kompetisi yang baik. Kami ingin proses perkembangannya tetap berjalan,” tambah Inal.
Inal menegaskan bahwa status Bayu tidak berubah. Sang pemain tetap menjadi bagian sah dari keluarga besar Arema FC.
Masa depan Bayu di Malang tidak mati. Manajemen tetap memasukkan nama Bayu dalam proyeksi jangka panjang klub.
Peminjaman ini murni untuk mematangkan mental dan kemampuan teknisnya di lapangan.
“Bayu tetap menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC. Kami berharap dia bisa memberikan kontribusi terbaik bersama RANS,” ujar Inal.
Manajemen berharap masa peminjaman ini dimanfaatkan dengan maksimal oleh sang pemain. Jam terbang di RANS FC harus diserap sebanyak-banyaknya.
Ketika masa pinjaman berakhir, Bayu diharapkan kembali ke Malang dengan kualitas yang lebih matang.
“Jaga performa di sana. Kembali ke Arema FC dengan kualitas yang jauh lebih siap,” pungkas Inal. (Ra Indrata)




