MALANG POST – Arema FC mengamankan penyerang asal Nigeria, Samuel Otusanya, dari klub Brasil Criciúma EC guna melengkapi kuota 12 pemain asing sekaligus menambal kekosongan lini depan pasca-cederanya Gustavo Henrique menjelang perhelatan Super League musim 2026/2027.
Bursa transfer sepak bola selalu menyimpan cerita menarik. Rumor kepindahan pemain kerap meluncur lebih cepat. Publik sering mengetahuinya dari basis data digital.
Kondisi itu kini menimpa calon penyerang anyar Arema FC. Nama striker muda asal Nigeria, mendadak jadi perbincangan. Sosok tersebut adalah Samuel Otusanya.
Profil Otusanya sudah masuk dalam basis data situs Transfermarkt. Ia tercatat sebagai bagian dari skuad Singo Edan per Agustus 2026.
Isu kepindahannya makin benderang, usai rilis resmi keluar. Klub asalnya di Brasil, Criciúma EC, membeberkan kepastian tersebut.
Manajemen Criciúma sepakat memutus kontrak Otusanya lebih awal. Keputusan itu diambil agar sang pemain bisa terbang ke Malang.
“Criciúma mengumumkan pemutusan kontrak penyerang Samuel Otusanya. Pemain ini sebelumnya terikat kontrak hingga akhir musim 2027,” tulis rilis Criciúma.
Klub Brasil itu mendoakan karier sang pemain. Otusanya dipastikan melanjutkan perjalanan bersama Arema FC di Indonesia.
“Pemain sempat dipinjamkan ke Athletic Club. Ia kini akan bermain untuk Arema FC. Kami mendoakan kesuksesan untuk tantangan barunya,” lanjut rilis tersebut.
Langkah Arema FC mendatangkan Otusanya dinilai sangat tepat. Manajemen bergerak cepat berkat situasi darurat di lini depan.
Striker utama Singo Edan, Gustavo Henrique, mendadak mengalami cedera. Otot paha depan bagian kiri (quadriceps) sang pemain bermasalah.
Cedera itu didapat saat membela Arema FC di Piala Presiden 2026. Top skor ajang pramusim itu terpaksa harus menepi dari lapangan.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi membeberkan masa pemulihan sang pemain. Gustavo diprediksi absen selama 1,5 hingga 2 bulan.
Padahal kompetisi Super League 2026/2027 kian dekat. Tirai kompetisi resmi bergulir mulai 4 September mendatang.
“Hitungannya cedera ringan, tapi ringannya lumayan. Butuh waktu 1,5 bulan sampai 2 bulan,” ujar Yusrinal.
Inal sebuat estimasi terburuk pemulihan mencapai dua bulan. Artinya Gustavo akan melewatkan laga-laga awal liga.
Situasi itulah yang memaksa Arema FC berburu penyerang baru. Pilihan akhirnya jatuh kepada sosok Samuel Otusanya.
Otusanya lahir pada 27 Juni 2004. Usianya saat ini baru menginjak 22 tahun. Postur tubuhnya terbilang sangat jangkung, mencapai 186 sentimeter.
Keunggulan lain Otusanya ada pada kaki dominannya. Ia merupakan penyerang tengah berkaki kiri. Tipe pemain seperti ini sangat langka di lini depan.
Musim lalu, Otusanya sempat membela Athletic Club di Brasil. Ia tampil sebanyak 6 kali selama masa peminjaman.
Kehadiran Otusanya melengkapi kuota legiun asing Singo Edan. Arema FC kini genap memiliki 12 pemain asing.
Singo Edan memadukan deretan pemain impor untuk kompetisi musim ini:
- Lini Belakang: Diego Landis, Walison Moreira, Gabriel Silva, Gustavo Franca.
- Lini Tengah: Betinho, Matheus Blade, Julian Guevara, Careca.
- Lini Depan: Joel Vinicius, Marcos Vinicius, Gustavo Henrique, Samuel Otusanya.
Tugas berat kini berada di pundak Otusanya. Mampukah penyerang jangkung berkaki kiri ini langsung meledak sebagai mesin gol baru di Stadion Kanjuruhan? Kita tunggu kick off Super League, yang dijadwalkan mulai awal September. (Ra Indrata)




